• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

16/04/2025
in Berita
Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

Foto: Pinterest

81
SHARES
622
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FENOMENA astronomi berupa puncak hujan meteor Lyrid akan menghiasi Bumi pada 21-22 April 2025. Fenomena hujan meteor Lyrid ini dapat terjadi dan diamati di mana saja pada langit malam.

Pada fase puncak hujan meteor Lyrid, akan ada sekitar 18 “bintang jatuh” per jam yang bisa terlihat selama langit malam cerah.

Hujan meteor ini dinamai sesuai dengan konstelasi Lyra, sumber hujan meteor ini berasal. Para astronom menyebutnya sebagai titik pancaran hujan meteor. Lyra yang berisi bintang terang Vega, bisa dilihat di timur saat hari mulai gelap.

Baca juga: Enam Wilayah di Indonesia Mulai Masuk Musim Kemarau pada April 2025

Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

Hujan meteor Lyrid disebabkan oleh puing-puing atau debu yang ditinggalkan komet Thatcher. Saat Bumi melewati daerah penuh dengan puing-puing komet dalam jalurnya mengelilingi Matahari, akan menghasilkan fenomena hujan meteor.

Puing-puing itu akan terbakar saat memasuki atmosfer Bumi dan menghasilkan “bintang jatuh” yang mengesankan dan melesat melintasi langit.

Itulah sebabnya, hujan meteor terjadi pada waktu yang sama setiap tahun dan tampaknya berasal dari titik-titik tertentu di langit.

Lyrid adalah salah satu hujan meteor tertua yang pernah tercatat, karena telah diamati sejak 687 SM. Sementara, Thatcher adalah komet periode panjang yang ditemukan oleh astronom amatir bernama Alfred E Thatcher.

Komet ini mempunyai periode panjang yang mengorbit Matahari setiap 415,5 tahun. Terakhir kali komet ini mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari yakni pada 1861.

Alfred Thatcher menemukan komet ini pada 5 April 1861. Kini, komet itu dinamai C/1861 G1 atau Thatcher.

Saat ditemukan, komet itu berada di arah kutub utara langit, ke arah yang dilihat sebagai rasi bintang Draco. Alfred Thatcher menggunakan teleskop pembiasan berdiameter 4,5 inci (11 cm) dengan pembesaran 30 kali.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Komet itu bersinar dengan magnitudo 7,5, lebih redup daripada yang bisa dilihat oleh mata telanjang. Namun, selama beberapa minggu berikutnya ketika mendekati matahari dan Bumi, komet tersebut menjadi sangat terang.

Komet itu mulai terlihat oleh mata dan tetap terlihat hingga menghilang di senja hari pada awal Juni 1861. Para pengamat di Belahan Bumi Selatan melihat komet itu pada akhir Juli dan mengikutinya selama lima minggu berikutnya.

Mereka mengamati komet Thatcher sampai menjadi terlalu redup untuk dilihat dari permukaan Bumi. Komet Thatcher akan kembali mengorbit Matahari pada tahun 2278. Tapi, jejak puing-puingnya, hujan meteor Lyrid, akan hadir pada April setiap tahunnya. [Din]

Tags: Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inspirasi Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim Alaihissalam

Next Post

Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Next Post
Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Indonesia Welcome Australia

Indonesia Welcome Australia

SMA JISc Kembali Adakan Kreasi dan Belajar ke Blok M Jakarta

SMA JISc Kembali Adakan Kreasi dan Belajar ke Blok M Jakarta

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga