• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 10 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

16/04/2025
in Berita
Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

Foto: Pinterest

83
SHARES
639
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FENOMENA astronomi berupa puncak hujan meteor Lyrid akan menghiasi Bumi pada 21-22 April 2025. Fenomena hujan meteor Lyrid ini dapat terjadi dan diamati di mana saja pada langit malam.

Pada fase puncak hujan meteor Lyrid, akan ada sekitar 18 “bintang jatuh” per jam yang bisa terlihat selama langit malam cerah.

Hujan meteor ini dinamai sesuai dengan konstelasi Lyra, sumber hujan meteor ini berasal. Para astronom menyebutnya sebagai titik pancaran hujan meteor. Lyra yang berisi bintang terang Vega, bisa dilihat di timur saat hari mulai gelap.

Baca juga: Enam Wilayah di Indonesia Mulai Masuk Musim Kemarau pada April 2025

Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025

Hujan meteor Lyrid disebabkan oleh puing-puing atau debu yang ditinggalkan komet Thatcher. Saat Bumi melewati daerah penuh dengan puing-puing komet dalam jalurnya mengelilingi Matahari, akan menghasilkan fenomena hujan meteor.

Puing-puing itu akan terbakar saat memasuki atmosfer Bumi dan menghasilkan “bintang jatuh” yang mengesankan dan melesat melintasi langit.

Itulah sebabnya, hujan meteor terjadi pada waktu yang sama setiap tahun dan tampaknya berasal dari titik-titik tertentu di langit.

Lyrid adalah salah satu hujan meteor tertua yang pernah tercatat, karena telah diamati sejak 687 SM. Sementara, Thatcher adalah komet periode panjang yang ditemukan oleh astronom amatir bernama Alfred E Thatcher.

Komet ini mempunyai periode panjang yang mengorbit Matahari setiap 415,5 tahun. Terakhir kali komet ini mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari yakni pada 1861.

Alfred Thatcher menemukan komet ini pada 5 April 1861. Kini, komet itu dinamai C/1861 G1 atau Thatcher.

Saat ditemukan, komet itu berada di arah kutub utara langit, ke arah yang dilihat sebagai rasi bintang Draco. Alfred Thatcher menggunakan teleskop pembiasan berdiameter 4,5 inci (11 cm) dengan pembesaran 30 kali.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Komet itu bersinar dengan magnitudo 7,5, lebih redup daripada yang bisa dilihat oleh mata telanjang. Namun, selama beberapa minggu berikutnya ketika mendekati matahari dan Bumi, komet tersebut menjadi sangat terang.

Komet itu mulai terlihat oleh mata dan tetap terlihat hingga menghilang di senja hari pada awal Juni 1861. Para pengamat di Belahan Bumi Selatan melihat komet itu pada akhir Juli dan mengikutinya selama lima minggu berikutnya.

Mereka mengamati komet Thatcher sampai menjadi terlalu redup untuk dilihat dari permukaan Bumi. Komet Thatcher akan kembali mengorbit Matahari pada tahun 2278. Tapi, jejak puing-puingnya, hujan meteor Lyrid, akan hadir pada April setiap tahunnya. [Din]

Tags: Hujan Meteor Lyrid Akan Hiasi Bumi Pada 21-22 April 2025
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Risiko Penggunaan Dot bagi Bayi

Next Post

Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Next Post
Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Tips Merawat Amal Saleh Setelah Ramadan

Indonesia Welcome Australia

Indonesia Welcome Australia

SMA JISc Kembali Adakan Kreasi dan Belajar ke Blok M Jakarta

SMA JISc Kembali Adakan Kreasi dan Belajar ke Blok M Jakarta

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8614 shares
    Share 3446 Tweet 2154
  • 5 Cara Membuahkan Pohon Anggur

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11425 shares
    Share 4570 Tweet 2856
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4402 shares
    Share 1761 Tweet 1101
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Simak Tips Membersihkan Kulkas dengan Baik agar Tetap Higienis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5407 shares
    Share 2163 Tweet 1352
  • Kisah Cinta Abu dan Ummu Dar

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga