• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 26 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

14/10/2024
in Berita
Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

Foto: aljazeera.com

93
SHARES
719
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GUNAWAN Setiawan merupakan generasi keempat pembuat dan penjual batik di keluarganya, dan berasal dari kota kerajaan bersejarah Surakarta, atau Solo, di Jawa Tengah yang juga dikenal sebagai ibu kota batik Indonesia.

Dikutip dari Aljazeera.com, meski asal muasal teknik ini sulit dipastikan, batik diperkirakan sudah ada sejak zaman kuno ketika orang melilitkan kain di tubuh mereka sebagai pakaian dan mulai mewarnainya dengan warna berbeda serta menghiasinya dengan motif, kata Setiawan.

Batik diperkirakan berasal dari Indonesia tetapi teknik serupa juga ditemukan di Mesir, Malaysia, Sri Lanka, India dan beberapa wilayah Cina.

Solo bukan satu-satunya tempat di mana batik mencerminkan lingkungan. Masyarakat yang tinggal di dekat laut cenderung menggunakan warna biru dan hijau, kata Setiawan, sementara mereka yang tinggal di dekat gunung berapi aktif menggunakan warna merah dan jingga.

Baca juga: Desainer Indonesia, Merdi Sihombing, Kembali Memukau di Ajang Melbourne Fashion Festival 2024 Lewat Koleksi Batik Pewarnaan Alam dari Banyuwangi

Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

Oleh karena itu, ada desain batik khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu yang baru melahirkan, bayi yang sedang belajar berjalan, acara pernikahan, pemakaman, dan bahkan saat seseorang mendapat promosi jabatan.

Namun, meski batik telah diproduksi di Indonesia selama berabad-abad, kini batik menghadapi tantangan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Alpha Febela Priyatmono, pakar batik di Solo, mengatakan seni batik perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas, bukan sekadar tekstil.

Ia menambahkan bahwa beberapa desain modern menggunakan senyawa kimia untuk memecah lilin sebelum mencetak kain dan tidak dapat diklasifikasikan sebagai batik karena menyimpang dari proses tradisional.

Untuk mengedukasi masyarakat, Priyatmono memiliki berbagai program, termasuk mengajarkan batik kepada anak muda melalui motif yang lebih sederhana dan tidak rumit. Ada pula pilihan yang menggunakan lilin dan kain yang ramah lingkungan, serta pewarna alami untuk membuat batik.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Beroperasi sejak tahun 1546, Kampung Batik Laweyan di Solo merupakan salah satu pusat batik utama di kota ini. Kawasan itu mengalami pasang surut nasib.

Dari yang pada puncak kejayaannya menjadi tempat tinggal bagi ratusan pembuat dan pedagang batik, permintaan menurun pada tahun 1970-an dan pandemi COVID-19, Laweyan mengalami dampak buruk.

Namun, saat ini kata Priyatmono, sudah ada kebangkitan kembali, dengan sekitar 40 hingga 50 pedagang berdiri di kawasan itu. Sementara itu, Setiawan mengatakan prospek batik cukup menjanjikan.

Indonesia telah lama memberikan pakaian dan produk batik kepada para tamu kehormatan. Pada pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun lalu, para pemimpin terlihat menyambut Presiden Joko Widodo dengan mengenakan batik.

Para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) juga mengenakannya saat bertemu di Indonesia pada tahun 2013.

Beberapa tokoh masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai pemakai batik rutin di dalam dan luar negeri, termasuk wakil presiden terpilih dan mantan walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan menteri pariwisata, Sandiaga Uno.

Versi Indonesia dari Jumat santai juga memperlihatkan pegawai negeri sipil dan pekerja kantoran mengenakan batik dan negara ini merayakan Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober setiap tahun. [Din]

Tags: Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muhammad Shaquell Rasendrio Mahyudi, Siswa JISc Raih Medali Emas pada Piala Kemenpora RI

Next Post

Godaan Enak Itu Lebih Berat

Next Post
Keseimbangan Itu Perlu

Godaan Enak Itu Lebih Berat

Dikemas Dengan Baitullah For Kids #SemuaBisaUmroh Gandeng Anak-Anak TK dan SD Mengenal Baitullah

Dikemas Dengan Baitullah For Kids #SemuaBisaUmroh Gandeng Anak-Anak TK dan SD Mengenal Baitullah

Bahas Komunikasi Interpersonal, Muslimah Wahdah Sulsel Harap Kualitas Tenaga Humas Lebih Baik

Bahas Komunikasi Interpersonal, Muslimah Wahdah Sulsel Harap Kualitas Tenaga Humas Lebih Baik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9408 shares
    Share 3763 Tweet 2352
  • Simak Beberapa Dampak Buruk Akibat Mencuci Muka secara Berlebihan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ular dan Penampakan Jin

    545 shares
    Share 218 Tweet 136
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11792 shares
    Share 4717 Tweet 2948
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4257 shares
    Share 1703 Tweet 1064
  • Tips Memilih Sepatu Formal Lokal Pria untuk Kerja

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1311 shares
    Share 524 Tweet 328
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2426 shares
    Share 970 Tweet 607
  • Kenali Gejala dan Cara Mencegah dari Super Flu yang Tengah Ramai

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Perkuat Madrasah Seluruh Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga