• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

14/10/2024
in Berita
Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

Foto: aljazeera.com

91
SHARES
701
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GUNAWAN Setiawan merupakan generasi keempat pembuat dan penjual batik di keluarganya, dan berasal dari kota kerajaan bersejarah Surakarta, atau Solo, di Jawa Tengah yang juga dikenal sebagai ibu kota batik Indonesia.

Dikutip dari Aljazeera.com, meski asal muasal teknik ini sulit dipastikan, batik diperkirakan sudah ada sejak zaman kuno ketika orang melilitkan kain di tubuh mereka sebagai pakaian dan mulai mewarnainya dengan warna berbeda serta menghiasinya dengan motif, kata Setiawan.

Batik diperkirakan berasal dari Indonesia tetapi teknik serupa juga ditemukan di Mesir, Malaysia, Sri Lanka, India dan beberapa wilayah Cina.

Solo bukan satu-satunya tempat di mana batik mencerminkan lingkungan. Masyarakat yang tinggal di dekat laut cenderung menggunakan warna biru dan hijau, kata Setiawan, sementara mereka yang tinggal di dekat gunung berapi aktif menggunakan warna merah dan jingga.

Baca juga: Desainer Indonesia, Merdi Sihombing, Kembali Memukau di Ajang Melbourne Fashion Festival 2024 Lewat Koleksi Batik Pewarnaan Alam dari Banyuwangi

Gunawan Setiawan, Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik

Oleh karena itu, ada desain batik khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu yang baru melahirkan, bayi yang sedang belajar berjalan, acara pernikahan, pemakaman, dan bahkan saat seseorang mendapat promosi jabatan.

Namun, meski batik telah diproduksi di Indonesia selama berabad-abad, kini batik menghadapi tantangan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Alpha Febela Priyatmono, pakar batik di Solo, mengatakan seni batik perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas, bukan sekadar tekstil.

Ia menambahkan bahwa beberapa desain modern menggunakan senyawa kimia untuk memecah lilin sebelum mencetak kain dan tidak dapat diklasifikasikan sebagai batik karena menyimpang dari proses tradisional.

Untuk mengedukasi masyarakat, Priyatmono memiliki berbagai program, termasuk mengajarkan batik kepada anak muda melalui motif yang lebih sederhana dan tidak rumit. Ada pula pilihan yang menggunakan lilin dan kain yang ramah lingkungan, serta pewarna alami untuk membuat batik.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Beroperasi sejak tahun 1546, Kampung Batik Laweyan di Solo merupakan salah satu pusat batik utama di kota ini. Kawasan itu mengalami pasang surut nasib.

Dari yang pada puncak kejayaannya menjadi tempat tinggal bagi ratusan pembuat dan pedagang batik, permintaan menurun pada tahun 1970-an dan pandemi COVID-19, Laweyan mengalami dampak buruk.

Namun, saat ini kata Priyatmono, sudah ada kebangkitan kembali, dengan sekitar 40 hingga 50 pedagang berdiri di kawasan itu. Sementara itu, Setiawan mengatakan prospek batik cukup menjanjikan.

Indonesia telah lama memberikan pakaian dan produk batik kepada para tamu kehormatan. Pada pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun lalu, para pemimpin terlihat menyambut Presiden Joko Widodo dengan mengenakan batik.

Para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) juga mengenakannya saat bertemu di Indonesia pada tahun 2013.

Beberapa tokoh masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai pemakai batik rutin di dalam dan luar negeri, termasuk wakil presiden terpilih dan mantan walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan menteri pariwisata, Sandiaga Uno.

Versi Indonesia dari Jumat santai juga memperlihatkan pegawai negeri sipil dan pekerja kantoran mengenakan batik dan negara ini merayakan Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober setiap tahun. [Din]

Tags: Generasi Keempat Pembuat dan Penjual Batik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muhammad Shaquell Rasendrio Mahyudi, Siswa JISc Raih Medali Emas pada Piala Kemenpora RI

Next Post

Godaan Enak Itu Lebih Berat

Next Post
Keseimbangan Itu Perlu

Godaan Enak Itu Lebih Berat

Dikemas Dengan Baitullah For Kids #SemuaBisaUmroh Gandeng Anak-Anak TK dan SD Mengenal Baitullah

Dikemas Dengan Baitullah For Kids #SemuaBisaUmroh Gandeng Anak-Anak TK dan SD Mengenal Baitullah

Bahas Komunikasi Interpersonal, Muslimah Wahdah Sulsel Harap Kualitas Tenaga Humas Lebih Baik

Bahas Komunikasi Interpersonal, Muslimah Wahdah Sulsel Harap Kualitas Tenaga Humas Lebih Baik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8847 shares
    Share 3539 Tweet 2212
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11566 shares
    Share 4626 Tweet 2892
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4672 shares
    Share 1869 Tweet 1168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3985 shares
    Share 1594 Tweet 996
  • Berbagai Jenis Kacang dan Manfaatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3454 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • 5 Wisata Kuliner Murah Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus yang Wajib Dicoba

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga