• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Gerakan #BersamaLawan Terorisme Diluncurkan

04/06/2018
in Berita
70
SHARES
536
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Depok (4/6)– Gerakan penyadaran masyarakat dengan tagar #BersamaLawanTeorisme telah diluncurkan dan beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam waktu singkat, petisi online yang digagas Koalisi Masyarakat untuk Kebebasan Sipil itu telah ditandatangani oleh 250 netizen dan akan terus bertambah.

“Petisi ini bermula dari keprihatinan peserta focus group discussion (FGD) tentang menangkal terorisme yang sudah kita lakukan selama dua kali. Ternyata rangkaian aksi teror di Indonesia terus terjadi dan menimbulkan rasa takut meluas (fear of crime). Bahkan, berkembang suasana saling curiga dan adu domba,” ujar Astriana Baiti Sinaga, Sekretaris Jenderal Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppind) sebagai salah seorang pencetus koalisi.

Diskusi bertema “Menangkal Terorisme melalui Ketahanan Keluarga” digelar di hotel Santika, Depok (1/6) dengan pembicara kunci Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI) dan narasumber: Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi BNPT), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Muhammad Iqbal (Dekan Fakultas Psikologi UMB), Aan Rohana (Wakil Ketua Alppind), dan Ryan Muthiara Wasti (Kepala Divisi Advokasi Paham Indonesia).

Dalam pengantarnya, Hidayat menegaskan institusi keluarga berada di garda terdepan untuk menyelamatkan anggota masing-masing dari kemungkinan terjebak terorisme. “Penguatan lembaga keluarga penting, karena yang terpapar dampak mengerikan bila terjadi terorisme adalah anggota keluarga, baik ayah, ibu, maupun anak-anak, sebelum yang lain.  Jika dalam keluarga ada yang terlibat terorisme, maka akan terasa bagai neraka dunia bagi anggota keluarga itu,” ungkap Hidayat. Akibatnya keluarga menjadi tidak harmonis, relasi keluarga dengan masyarakat juga bermasalah, bahkan keluarga besar ikut tertekan.

Ketua Komnas HAM menyatakan tindak pidana terorisme merupakan kejahatan serius, tapi bukan kejahatan luar biasa.  Dalam HAM ada empat jenis tindak kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), yaitu: genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi. “Karena kejahatan serius, maka penanganan terorisme juga harus serius, tidak hanya represif dan pendekatan keamanan. Aspek pencegahan berperan penting, termasuk melalui pembinaan keluarga,” jelas Damanik.

Problem utama yang timbul akibat dari kejahatan teroris adalah kekacuan sosial, ekonomi dan politik dalam masyarakat. Terorisme dapat terjadi dalam komunitas masyarakat mana pun dan diawali dengan berkembangnya paham radikal dalam masyarakat, sehingga dapat meresahkan. Karena itu, tidak boleh terjadi stigma terhadap kelompok tertentu, apalagi pemeluk agama yang sesungguhnya merupakan benteng untuk mencegah terorisme.

Setelah mengamati perbincangan dalam FGD dan masukan dari berbagai komponen masyarakat, koalisi menegaskan: “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi” (sesuai UUD NRI Tahun 1945, Pasal 28G, ayat 1).

Koalisi mendesak agar stigma radikal dan teroris tidak dilekatkan pada kelompok tertentu, apalagi umat Islam yang telah berjasa memerdekakan dan membangun Indonesia. “Pembinaan kerohanian di sekolah/kampus adalah bagian dari pembentukan karakter, sebagaimana aksi solidaritas terhadap rakyat terjajah (di Palestina, Rohingya dll) merupakan manifestasi Pembukaan UUD NRI tahun 1945. Kami mendesak agar RUU Ketahanan Keluarga segera dibahas DPR RI dan mewaspadai bibit terorisme gaya baru, seperti menyerbu kantor media massa atau menuntut pembubaran organisasi/partai Islam tanpa bukti pelanggaran hukum,” ungkap Sapto Waluyo, Direktur Center for Indonesian Reform (CIR) yang mendukung koalisi #BersamaLawanTerorisme. (https://www.change.org/p/bonsoir-andika-gmail-com-bersama-lawan-terorisme-dalam-segala-bentuknya). (Mh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gersangnya Pohon-Pohon Kehidupan dalam Rumah Kita

Next Post

Masjid Tokyo Jadi Masjid Terindah di Seluruh Jepang

Next Post

Masjid Tokyo Jadi Masjid Terindah di Seluruh Jepang

Setelah 500 Tahun Akhirnya Al-Quran Kuno Ini Kembali ke Istana Topkapi

UNICEF: Hampir Separuh Anak-anak Afghanistan Tidak Bersekolah

  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7990 shares
    Share 3196 Tweet 1998
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1908 shares
    Share 763 Tweet 477
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5009 shares
    Share 2004 Tweet 1252
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3516 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2932 shares
    Share 1173 Tweet 733
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2143 shares
    Share 857 Tweet 536
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga