• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Demokrasi Kita dalam Bahaya

14/04/2019
in Berita
77
SHARES
589
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

oleh: Hersubeno Arief

ChanelMuslim.com–Hari tenang yang dimulai hari ini Ahad (14/4) tidak setenang yang diperkirakan. Jagad media sosial digemparkan pembajakan akun milik sejumlah figur penting. Semua akun yang dibajak milik para pendukung Prabowo-Sandi, atau mereka yang posisinya berdiri berseberangan dengan pemerintah.

Akun twitter milik pendiri jaringan media Jawa Pos Dahlan Iskan dibajak. Followernya sebanyak 2.2 juta hilang. Akun itu dibajak tak lama setelah Dahlan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Sandi Jumat (12/4). Akun berhasil diambil-alih, namun followernya tidak kembali.

Akun mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu dibajak saat dia hadir dalam debat capres terakhir Sabtu malam (13/4). Said Didu selama ini dikenal sangat kritis dan banyak mempersoalkan kelakukan curang pemerintah, terutama Kementerian BUMN.

Cuitan terakhirnya yang paling menggegerkan adalah rencana pengerahan 150 ribu pegawai BUMN untuk mendukung kampanye Paslon 01 di GBK. Covernya peringatan HUT BUMN. Sebuah ritual yang selama ini tidak pernah dilakukan secara besar-besaran.

Said menyadari akun miliknya dengan follower sebanyak 229.000 itu dibajak ketika pada pukul 23.30 WIB dia tak bisa menggunakannya. Pada saat bersamaan sejumlah orang menghubunginya dan mengabarkan akunnya kemungkinan dibajak.

Ada tujuh mention/postingan berupa fitnah kepada Ustad Abdul Somad diakun twitter Said Didu. Sejumlah akun pendukung paslon 01, beberapa diantaranya merupakan figur penting, kedapatan me-like dan re-twitt mention tersebut.

Bukan hanya twitter, akun facebook dan email Said Didu juga dibajak pada saat bersamaan. Sampai Ahad sore akun tersebut tak dapat diambil alih.

Selain Dahlan dan Said Didu secara mengejutkan akun milik Ustaz Abdul Somad (UAS) juga menghilang. Lenyapnya akun milik UAS dikabarkan oleh aktivis medsos Mustofa Nahrawardaya melalui akun @Tofalemons.

“Akun milik Dahlan Iskan lenyap. Milik Said Didu lenyap. Milik UAS lenyap. Jadi kesimpulannya: yang disikat HANYA milik oposisi. Ini menjadi pemicu kekalahan petahana. Percayalah!” cuit Mustofa.

UAS bertemu dengan Prabowo menyampaikan dukungan dan pesan dari sejumlah kyai hanif dan kasyaf Kamis (11/4). Setelah itu berbagai fitnah terhadap UAS bermunculan di medsos, salah satunya menggunakan akun milik Said Didu.

Pembajakan sejumlah akun ini menunjukkan adanya operasi yang sistematis dan terencana terhadap para pendukung Prabowo-Sandi dan para penentang pemerintah. Di sejumlah WA Group beberapa figur yang dikenal sebagai pendukung Paslon 01 menyebut pembajakan itu hanya sandiwara. Mereka dituduh bermain peran sebagai korban, playing victim dengan target melakukan pembusukan dan mendeligitimasi pemilu.

Sebelumnya, akun milik Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan akun milik Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono juga dibajak.

Akun-akun itu digunakan untuk menyebar foto-foto tak senonoh yang disebut milik Ferdinand dan Sugiono. Akun mereka juga digunakan untuk saling menyerang. Tampaknya sang pembajak ingin mengadu domba dan menakut-nakuti.

Democracy under attack

Menyikapi pembajakan tersebut, Said Didu bersama sejumlah tokoh antara lain Sudirman Said, Erwin Aksa, Faldo Maldini dan Zeng Wie Jian menggelar jumpa pers di Jakarta, Ahad sore (14/4). Akun Faldo juga pernah dibajak, namun berhasil diambil alih kembali.

Said Didu menilai ada kelompok dan kekuatan yang bermain di belakang aksi pembajakan ini. “Mereka ingin mengadu domba umat dan memfitnah ulama,” tegasnya.

Untungnya, publik sudah memahami apa yang terjadi. Di luar mereka yang me-like dan me-retwitt postingan fitnah atas UAS, ada ribuan komentar yang mengecam dan menyayangkannya.

Sudirman Said mengingatkan, siapapun yang bermain di belakang aksi ini, baik kelompok di luar maupun di dalam pemerintahan, agar segera menghentikan aksi mereka.

“Jangan merusak demokrasi yang sedang kita bangun. Saya ingatkan Anda semua tidak akan berkuasa selamanya. Tolong tinggalkan warisan yang baik. Anda pasti ingin dikenang secara baik oleh anak dan cucu,” ujarnya memperingatkan.

Pembajakan atas akun kubu oposisi ini menunjukkan adanya sebuah kepanikan. Mereka menggunakan segala cara, termasuk kecurangan dan kejahatan IT untuk menang.

Arus besar dukungan para tokoh besar mulai dari UAS, Ustaz Adi Hidayat, Abdullah Gymnastiar, Ustaz Arifin Ilham, Imam Shamsi Ali dari New York, Sjafrie Sjamsoeddin, Dahlan Iskan, dan Gatot Nurmantyo dipastikan akan mengubah permainan. Mengubah konstelasi politik. Mereka adalah game changers.

Pembajakan ini bisa diartikan sebagai serangan atas kebebasan berekspresi, menyatakan pendapat melalui lisan dan tulisan. Serangan atas demokrasi yang kita bangun dengan susah payah.

Our democracy is under attack. Demokrasi kita dalam bahaya! Rakyat harus bergerak untuk menyelamatkan.

Gunakan hak suara. Awasi dan laporkan semua bentuk kecurangan.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara-cara PKI di Kasus “Serangan” UAS

Next Post

Mengunjungi Masjid Nur Salma Centennial Tower

Next Post

Mengunjungi Masjid Nur Salma Centennial Tower

Yuk Sarapan Kekinian dengan Flatbreads Mangga Telur

Tips Memilih Margarin yang Bagus dan Aman

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9106 shares
    Share 3642 Tweet 2277
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Warna Baju yang Cocok untuk Tipe Kulit Sawo Matang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4398 shares
    Share 1759 Tweet 1100
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga