• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Dari Diskusi Buku Diary 212: Buat Apa Reuni Akbar 212

20/11/2017
in Berita
79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – "Reuni Akbar 212 harus memiliki konteks dan tujuan yang jelas. Jangan sampai cuma jadi wisata berjamaah.’’

Demikian disampaikan para pembicara Diskusi Buku Diary 212, menanggapi seruan Ketua Presidium Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif, untuk mengikuti Reuni Akbar 212 di Lapangan Monas (Monumen Nasional) Jakarta Pusat pada 2 Desember 2017 mendatang. 

Reuni Akbar, ungkap Ma’arif, akan didahului dengan Konggres Nasional Alumni 212 pada 30 November-1 Desember 2017.

Diskusi Buku Diary 212 yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Abrar dan LPPDI Thoriquna, itu berlangsung pada Ahad (19/11) di Masjid Al Abrar, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. 

Tampil sebagai pembicara adalah Nurbowo (Penyusun Buku Diary 212), Edy Mulyadi (Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah, Korps Mubaligh Jakarta), Mukhlis (Pembina LPPDI Thoriquna), dengan Slamet Ma’arif sebagai keynote speaker.

‘’Aksi Bela Islam 212 tahun 2016 tujuannya jelas, yaitu menuntut penista agama dihukum sesuai dengan hukum positif yang berlaku sebagaimana telah dihukum para penista agama sebelumnya seperti Permadi, Lia Eden, Ahmad Musadeq, dan lain-lain,’’ tutur Edy Mulyadi yang juga mantan wartawan media nasional.

Selain tujuan yang spesifik, kata M Iqbal Siregar dari Thoriquna, Reuni Akbar 212 juga kudu ada tindaklanjut yang jelas. 

‘’Follow up-nya apa? Kalau Aksi Bela Islam 212 kan jelas, yaitu mengawal proses hukum atas penista agama,’’ ucapnya.

‘’Jika Reuni Akbar 212 hanya bermaksud ‘show of force’ maka jumlah peserta minimal sama dengan peserta Aksi Bela Islam 212 sebanyak sekitar 7,5 juta orang.
Syukur-syukur bisa dilempengin jadi 10 juta peserta, sehingga shaf terdepan di Monas, terbelakang di Blok M. Kalau kurang dari itu malah jadi blunder,’’ imbuh penyusun buku.

Ma’arif mengemukakan, paska Aksi Bela Islam 212 rezim menerapkan Islamophobia-policies.

‘’Kriminalisasi ulama dan aktivis Islam, belah bambu ormas Islam, stigmatisasi anti-Pancasila dan Kebhinekaan,’’ ia menyebut deretan kebijakan anti-Islam.

Menurut Mukhlis, untuk menghadapi kondisi tersebut, umat dan gerakan Islam harus menata tiga hal.

‘’Pertama, kita harus membersihkan hati kita dari penyakit. Kedua, kita harus menyempurnakan amal kita, seperti shalat wajib berjamaah di masjid. Dan ketiga, kita jangan berpecah belah karena organisasi,’’ tutur Pembina Thoriquna.

Mukhlis mengapresiasi munculnya Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) yang dirintis KH M Al Khaththath. Namun, GISS jangan berhenti membawa jamaah ke masjid. Karena itu, Mukhlis menyerukan gerakan ‘Minal Masjid ilal  Jihad’. Maknanya, masjid harus difungsikan sebagai basis perjuangan dan jihad di segala bidang.

Sementara itu, Edy Mulyadi menandaskan bahwa perjuangan Islam harus berupaya meraih kekuasaan. Sebab, dengan kekuasaanlah, ajaran kebenaran dan kebaikan bisa efektif ditegakkan.

‘’Alexis itu dulu berkali-kali didemo, tapi tidak pernah tutup. Tapi cukup dengan selembar surat berkop Pemprov DKI yang menolak perpanjangan ijinnya, Alexis langsung tutup,’’ Edy mencontohkan efektivitas kekuasaan untuk nahi munkar.
[]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Komunitas Pemerhati Literasi Kids Jaman Now

Next Post

Resolusi Bersatu Umat Islam Surakarta

Next Post

Resolusi Bersatu Umat Islam Surakarta

Syeikh Nashif Nashir Ingatkan Pentingnya Membela Masjid Al-Aqsha

Inspirasi Busana Muslim Batik Tulis Cirebon dan Tenun NTT

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1923 shares
    Share 769 Tweet 481
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8070 shares
    Share 3228 Tweet 2018
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11207 shares
    Share 4483 Tweet 2802
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4172 shares
    Share 1669 Tweet 1043
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga