ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 19 November 2019 | 22 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
BERITA

BAZNAS dan IPB Selenggarakan The Islamic Economics Winter Course

14 October 2019 12:20:31
BAZNAS dan IPB Selenggarakan The Islamic Economics Winter Course
Foto: Official

ChanelMuslim.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan The Islamic Economics Winter Course (IEWC) di Gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, Bogor, mulai Senin (14/10) hingga Sabtu (19/10). Hadir sebagai pembicara kunci, Ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo, MBA CA. Sebanyak 10 tokoh regulator, praktisi, peneliti dan akademisi juga hadir sebagai pembicara, antara lain Prof Aslam Haneef dari Interational Islamic University Malaysia;  Direktur International Centre For Education In Islamic Finance (INCEIF) Malaysia, Prof Dr Azmi Omar; Prof Dr Yusman Syaukat dari IPB. 

Hadir pula Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dr. Dadang Muljawan serta Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Dr Irfan Syauqi Beik. Para peserta merupakan pelaku industri, akademisi dan peneliti yang datang dari berbagai negara seperti Nigeria, Bangladesh, Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Dalam acara ini akan dibahas isu-isu global terkini terkait perbankan dan keuangan syariah baik dari aspek ekonomi maupun hukum syariah serta isu-isu keuangan inklusif dan sosial syariah. Bambang Sudibyo mengatakan berbagai data menguatkan optimisme akan masa depan ekonomi islam, termasuk pengelolaan zakat nasional yang cerah, sehingga penting untuk menyiapkan layanan yang terbaik bagi muzaki dan mustahik. Dengan layanan terbaik ini, zakat akan makin tumbuh dengan baik dan memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia islam masa kini.

“Populasi Muslim saat ini sekitar 22 persen dari populasi dunia, dan di antara semua agama di dunia pertumbuhan pemeluk Islam adalah yang terbesar. Dengan  pertumbuhan populasi tercepat ini, diperkirakan pada tahun 2050 Muslim sudah menjadi yang terbesar,” kata Bambang saat menyampaikan materi 'The Role of Zakat in the Contemporary Development of Islamic World'.

Tren perkembangan demografi ini tentu berdampak besar pada potensi dan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk di dalamnya zakat.

“Misalnya, sistem keuangan syariah dunia yang pada 2017 nilainya hanya USD 2,438 Miliar pada 2023 diperkirakan akan menjadi 3,809 miliar. Bisnis makanan halal yang nilainya hanya USD 1,303 miliar pada 2017,  pada 2023 diperkirakan ajan menjadi USD 1,863 miliar,” katanya. 

Begitu pula dengan wisata perjalanan halal yang pada 2017 nilainya hanya USD 177 miliar, kelak pada 2023 diperkirakan akan naik menjadi USD 274 miliar. Irfan Syauqi Beik mengatakan, sektor ekonomi syariah menjadi salah satu sektor yang memiliki tren pertumbuhan yang cepat dibandingkan sektor yang lain. Perkembangan yang dinamis ini tentunya harus didukung dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk memberikan dukungan bagi industri-industri yang bergerak dalam sektor ekonomi syariah. 

 
 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
BERITA
17 September 2018 17:21:13

Konsep Halal Mengembalikan Islam Kaffah

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284