• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Alhamdulillah Pasca Tuntutan, Akhirnya Pembangunan Masjid Agung Baiturahman Wamena Papua Dilanjutkan

06/03/2016
in Berita
73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
image
Ilustrasi

ChanelMuslim.com – Alhamdulillah, pasca pertemuan yang digelar menyikapi tuntutan dari Persekutuan Gereja-gereja Jayawijaya (PGGJ) agar rencana  pembangunan Masjid Agung Baiturahman Wamena tidak dilanjutkan pada Kamis (25/02) lalu sudah mencapai kata sepakat. Semua pihak akhirnya bersepakat untuk meneruskan rencana pembangunan Masjid Agung Baiturahman Wamena.

Kesepakatan menjadi hasil dari Pertemuan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dengan beberapa tokoh pada Kamis (03/03) di ruang kerja Bupati.

Hadir dalam kesempatan ini, forum komunikasi pimpinan daerah Jayawijaya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), panitia pembangunan masjid, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jayawijaya, Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya (PGGJ), pimpinan 15 denominasi gereja dengan seluruh komponen, serta pihak Kementerian Agama dan DPR Papua.

Dalam pertemuan itu, disepakati  bahwa pembangunan Masjid Baitur Rachman Wamena akan dilanjutkan dengan sedikit perubahan pada luas bangunan dan tinggi menara.  Rencana awal panitia pembangunan masjid adalah dua lantai dengan ukuran 40×40 M2.

“Dari pertemuan itu diputuskan pembangunan masjid tetap akan dilanjutkan, dengan catatan jika awalnya tinggi kubah dan menara masjid 20 meter, akhirnya diturunkan jadi 15 meter,” kata Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo sembari mengatakan bahwa IMB yang sudah dikeluarkan akan disesuaikan.

Bangunan yang awalnya dua lantai juga diubah menjadi satu lantai saja. Luas bangunannya yang semula 40 meter persegi, disepakati menjadi 25 meter persegi, tidak termasuk sayap kiri kanan, masing-masing 6 meter. Totalnya luas bangunan kurang lebih 38 meter.

“Keputusan ini kita sepakati bersama, dan kita akan jalani. Saya meminta kepada panitia pembangunan Masjid, untuk revisi kembali gambar yang sudah disampaikan pada pemerintah dan disampaikan lagi untuk kita menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pengganti yang sudah kita terbitkan sebelumnya,” katanya.

Adapun tuntutan PGJJ terkait jilbab, TOA, musolla tanpa izin, dan lainnya tidak dibahas Bupati karena poin-poin tersebut udah dicabut oleh PGJJ dihadapan Kapolda di Jayapura. 

John Wempi berharap masalah ini tidak dilebih-lebihkan. Sebab, poin-poin tuntutan PGGJ kepada pemerintah sudah selesai dan dicabut yang ditandai penandatanganan kesepakatan.

“Sembilan poin tuntutan itu sudah selesai di Polda beberapa waktu lalu. Semua menandatangani surat, sudah dicabut. Jadi, masing-masing pihak, baik tuntutan dari umat muslim Pegunungan Tengah Papua yang telah menyampaikan tuntutan maupun dari PGGJ, masing-masing telah mencabut. Itu sudah tidak lagi,” katanya.

Lanjutnya, dengan adanya putusan ini, saya harap semua masyarakat menerimanya. Saya rasa masyarakat di lembah ini tahu adat dan budaya. Kalau ada masalah kita bisa bicarakan di Honai Adat. Di Polda juga saya sampaikan bahwa kembalikan hal ini kepada saya karena saya orang adat, saya orang budaya, kita akan putuskan di Honai kita sendiri.

“Jadi, hari ini kita putuskan dan saya kira akan diterima semua pihak dan ini keputusan yang terbaik,” lanjutnya.

Ketua PGGJ, Pendeta Abraham Ungirwalu mengakui bahwa setelah dilakukan perundingan bersama di Polda, semua pihak sepakat untuk tidak saling menuntut.

Soal perubahan dan perkembangan pembangunan masjid, PGGJ menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk diputuskan secara bijak.

“Kami sudah saling memahami dan menerima satu dengan yang lain sebagai bagian dari satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kami tetap memiliki komitmen untuk tetap membangun kebersamaan dan cinta kasih dalam keberagaman,” katanya.

Pihaknya mengharapkan agar terus meningkatkan perdamaian dan kerukunan serta membangun relasi yang baik antara semua pihak.

“Kami juga akan menyampaikan semua kesepakatan ini kepada jemaat-jemaat dari 15 denominasi Gereja di Jayawijaya, sehingga menjadi ketentuan dan kesepakatan bersama yang bisa mencapai arus bawah. Dengan demikian suasana kondusif dirindukan bersama terpelihara dengan baik,” katanya.

image
Kapolda-mediasi-Isu-Wamena.png

Sementara itu, Ketua MUI Jayawijaya, Solehudin mengatakan kesepakatan bersama ini sangat bijak.

“Dengan adanya kesepakatan ini, saya mengimbau kepada seluruh umat Islam di Jayawijaya dan lebih umum di pegunungan tengah untuk menerima dan mengetahui serta melaksanakan sebaik-baiknya,” katanya.

Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Oditha R Hutabarat mengharapkan keputusan bersama itu menguntungkan semua pihak, baik pihak muslim maupun pihak kristen.

“Dari panitia pembangunan Masjid, maupun FKUB dan PGGJ juga menerima apa yang bupati akan putuskan,” katanya. (jwt/kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Meski Satu-Satunya Program Pascasarjana Keperawatan di Surabaya, Universitas Nadhatul Ulama Batasi Penerimaan Hanya 40 Orang

Next Post

Dubes Palestina: Hubungan Indonesia dengan Israel Tidak Baik

Next Post

Dubes Palestina: Hubungan Indonesia dengan Israel Tidak Baik

3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

Anak Demam? Jangan Kompres dengan Air Es

Di Sela KTT OKI, Menlu RI Adakan Pertemuan Bilateral

  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9633 shares
    Share 3853 Tweet 2408
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Simak Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit yang Jarang Diketahui

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4343 shares
    Share 1737 Tweet 1086
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2431 shares
    Share 972 Tweet 608
  • PEVS 2026 Perluas Pasar Kendaraan Listrik, Tawarkan Hadiah hingga Rp200 Juta

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga