• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 11 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Giliran Krisis Tahu Tempe

22/02/2022
in Editorial
Giliran Krisis Tahu Tempe

Ilustrasi, foto: blogspot.com

95
SHARES
732
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ibu-ibu sepertinya harus super sabar. Belum lagi minyak goreng beres, tahu tempe kini kosong. Pasalnya, para pengrajinnya mogok tidak produksi lantaran bahan baku mahal.

Ibu-ibu di Jakarta dan sekitarnya dibuat susah dengan keberadaan tahu tempe. Sejak Senin kemarin, tahu tempe hilang di pasaran.

Hal ini karena asosiasi pengrajin tahu tempe sepakat menghentikan produksi. Bahan baku kedelai yang biasa mereka beli seharga 9 ribu per kilo, kini sudah 12 ribu.

Mereka pun sepakat mogok produksi tahu tempe selama tiga hari: Senin, Selasa, sampai Rabu esok. Mereka menuntut agar pemerintah menormalkan harga kedelai. Aksi yang semula di wilayah Jabodetabek, dikabarkan kini didukung asosiasi se-Jabar, Jateng, dan Jatim.

Kedelai bahan baku tahu tempe di Indonesia merupakan produk impor dari Amerika. Sekitar 90 persen kedelai untuk tahu tempe diimpor dari Amerika. Sisanya, Kanada dan lainnya.

Masalah kenaikan harga ini bisa dibilang hal rutin yang kerap terjadi. Hal ini karena Indonesia sangat bergantung dengan produk pangan dari Amerika itu.

Selama bertahun-tahun, tidak ada solusi jitu mengatasi masalah ini. Tidak ada upaya untuk menjadikan kedelai bermutu sebagai produk asli Indonesia. Padahal, negeri ini diklaim sebagai negara agraris.

Tahu tempe bisa dibilang sebagai panganan menarik. Ia merupakan makanan rakyat bawah, tapi diimpor dari negara yang kaya raya seperti Amerika.

Asosiasi tahu tempe menyatakan memang tidak turun ke jalan untuk melakukan aksi demo. Mereka menegaskan, jika sampai Rabu tuntutannya tidak terpenuhi. Maka mau tidak mau, akan ada kenaikan harga.

Ujung-ujungnya, rakyat lagi yang menjadi korban. Dengan begitu, bukan hanya pertamax kelas atas saja yang menerapkan harga pasar global. Tahu dan tempe pun ikut-ikutan sama. [Mh]

 

 

Tags: Krisis Tahu Tempe
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pecinta Makanan di Arab Saudi Naik Level karena Media Sosial

Next Post

Kita Butuh Cermin Hidup

Next Post
Antara Kebutuhan dan Keinginan

Kita Butuh Cermin Hidup

Doa untuk Bayi Baru Lahir

Kumpulan Doa untuk Bayi Baru Lahir

Pengembangan Kelebihan Anak

Pengakuan dan Pengembangan Kelebihan Anak Menjadi Keistimewaan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8625 shares
    Share 3450 Tweet 2156
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11432 shares
    Share 4573 Tweet 2858
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3882 shares
    Share 1553 Tweet 971
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2205 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2303 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Bagaimana Cara Ikhlas dari Kehilangan yang Terjadi dalam Hidup?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4404 shares
    Share 1762 Tweet 1101
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    574 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga