• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Kita Hidup di Era Post Truth, Fakta yang Sering Kalah oleh Opini

20/12/2021
in Khazanah
Kita Hidup di Era Post Truth, Fakta yang Sering Kalah oleh Opini
82
SHARES
632
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sahabat Muslim, tahukah kamu bahwa saat ini, kita hidup di era Post Truth? Dalam Oxford Dictionaries, Post Truth didefinisikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan atau merujuk kepada keadaan di mana fakta-fakta objektif kurang berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan emosi dan keyakinan pribadi.

Baca Juga: Koleksi Terbaru Raisin by Chaera Lee Hadir dengan Warna Natural

Kita Hidup di Era Post Truth

Arti dari fakta objektif adalah mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi.

Di era ini, kebenaran sudah menjadi sesuatu yang subjektif alias semua orang bisa menafsirkannya.

Maksud dari fakta subjektif adalah mengenai atau menurut pandangan (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya.

Dikutip dari buku “Muslim 4.0” yang ditulis oleh Yanuardi Syukur & Tri Putranto, Dramawan yang bernama Steve Tesich memopulerken istilah ini dalam esai yang terbit di majalah The Nation pada 1992.

Dituliskan bahwa kita sebagai orang bebas, maka juga bebas memutuskan apa yang ingin kita hidupkan di dunia post truth ini.

Hal ini tentu saja sangat sesuai dengan kondisi yang terjadi hari ini. Kita bisa melihat bagaimana di media sosial-media sosial, tidak jarang kita kebingungan menemukan fakta yang sesungguhnya.

Di medsos, opini terkadang jauh lebih kuat dibanding fakta dan data atau bukti. Seseorang lebih percaya dengan kata-kata manis dari tokoh yang dipercayainya, padahal belum tentu itu faktanya.

Selain itu, seseorang yang belum mengerti apa pun, setelah melihat opini dari orang lain, entah karena opini tersebut banyak diikuti atau disukai orang lain, maka orang tersebut juga ikut-ikutan memercayai opini tersebut.

Kembali lagi seperti yang telah disebutkan, orang-orang jauh lebih percaya opini daripada fakta sebenarnya.

Opini seolah-olah menenggelamkan fakta sesungguhnya. Seperti kata seorang Filsuf, AC Grayling yang menyatakan bahwa fakta apa pun itu bisa tenggelam oleh kerasnya suara dari si pengirim pesan.

Hal tersebut terbukti saat ini karena medsos seperti sudah menjadi arena pertarungan di mana yang bersuara paling keras akan menang.

Tidak peduli itu fakta atau bukan, yang penting suaranya keras sehingga bisa membuat orang-orang percaya.

Sahabat Muslim, melihat fenomena ini, tentunya kita sebagai Muslim, jangan sampai menjadi orang yang juga hanya mengandalkan opini.

Kita harus benar-benar teliti atau tabayun terkait sebuah informasi yang didapat. Selain itu, kita juga perlu menjadi pribadi yang bisa menyebarkan fakta sesungguhnya. [Cms]

Tags: Post truth
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masterchef (Chapter 3: Kembali dan Kemenangan)

Next Post

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Next Post
Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (2)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (2)

Total Bantuan Beasiswa Capai 700 Juta, ini Beasiswa Lazada Forward Scholarship untuk Mahasiswa S1

Total Bantuan Beasiswa Capai 700 Juta, ini Beasiswa Lazada Forward Scholarship untuk Mahasiswa S1

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    301 shares
    Share 120 Tweet 75
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9108 shares
    Share 3643 Tweet 2277
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4399 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2421 shares
    Share 968 Tweet 605
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga