• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Kita Hidup di Era Post Truth, Fakta yang Sering Kalah oleh Opini

20/12/2021
in Khazanah
Kita Hidup di Era Post Truth, Fakta yang Sering Kalah oleh Opini
82
SHARES
629
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sahabat Muslim, tahukah kamu bahwa saat ini, kita hidup di era Post Truth? Dalam Oxford Dictionaries, Post Truth didefinisikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan atau merujuk kepada keadaan di mana fakta-fakta objektif kurang berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan emosi dan keyakinan pribadi.

Baca Juga: Koleksi Terbaru Raisin by Chaera Lee Hadir dengan Warna Natural

Kita Hidup di Era Post Truth

Arti dari fakta objektif adalah mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi.

Di era ini, kebenaran sudah menjadi sesuatu yang subjektif alias semua orang bisa menafsirkannya.

Maksud dari fakta subjektif adalah mengenai atau menurut pandangan (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya.

Dikutip dari buku “Muslim 4.0” yang ditulis oleh Yanuardi Syukur & Tri Putranto, Dramawan yang bernama Steve Tesich memopulerken istilah ini dalam esai yang terbit di majalah The Nation pada 1992.

Dituliskan bahwa kita sebagai orang bebas, maka juga bebas memutuskan apa yang ingin kita hidupkan di dunia post truth ini.

Hal ini tentu saja sangat sesuai dengan kondisi yang terjadi hari ini. Kita bisa melihat bagaimana di media sosial-media sosial, tidak jarang kita kebingungan menemukan fakta yang sesungguhnya.

Di medsos, opini terkadang jauh lebih kuat dibanding fakta dan data atau bukti. Seseorang lebih percaya dengan kata-kata manis dari tokoh yang dipercayainya, padahal belum tentu itu faktanya.

Selain itu, seseorang yang belum mengerti apa pun, setelah melihat opini dari orang lain, entah karena opini tersebut banyak diikuti atau disukai orang lain, maka orang tersebut juga ikut-ikutan memercayai opini tersebut.

Kembali lagi seperti yang telah disebutkan, orang-orang jauh lebih percaya opini daripada fakta sebenarnya.

Opini seolah-olah menenggelamkan fakta sesungguhnya. Seperti kata seorang Filsuf, AC Grayling yang menyatakan bahwa fakta apa pun itu bisa tenggelam oleh kerasnya suara dari si pengirim pesan.

Hal tersebut terbukti saat ini karena medsos seperti sudah menjadi arena pertarungan di mana yang bersuara paling keras akan menang.

Tidak peduli itu fakta atau bukan, yang penting suaranya keras sehingga bisa membuat orang-orang percaya.

Sahabat Muslim, melihat fenomena ini, tentunya kita sebagai Muslim, jangan sampai menjadi orang yang juga hanya mengandalkan opini.

Kita harus benar-benar teliti atau tabayun terkait sebuah informasi yang didapat. Selain itu, kita juga perlu menjadi pribadi yang bisa menyebarkan fakta sesungguhnya. [Cms]

Tags: Post truth
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masterchef (Chapter 3: Kembali dan Kemenangan)

Next Post

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Next Post
Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (1)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (2)

Akan Datang kepada Manusia, Tahun-tahun Penuh Kebohongan (2)

Total Bantuan Beasiswa Capai 700 Juta, ini Beasiswa Lazada Forward Scholarship untuk Mahasiswa S1

Total Bantuan Beasiswa Capai 700 Juta, ini Beasiswa Lazada Forward Scholarship untuk Mahasiswa S1

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4421 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8655 shares
    Share 3462 Tweet 2164
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11453 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga