ChanelMuslim.com – Isi surat Umar kepada sahabatnya: “Jangan jadi kroninya setan” ditulis oleh Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal. Ini jadi pelajaran berharga, bagaimana surat Umar ini pada sahabatnya mengajarkan kita agar semangat berdakwah dan tidak jadi kroninya setan dalam membuat ahli maksiat bertambah sesat.
Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Hatim, diceritakan dari ayahku (Abu Hatim), diceritakan oleh Musa bin Marwan Ar-Riqqi, โUmar Ibnu Ayyub menceritakan kepada kami, diceritakan kepada kami dari Jaโfar bin Barqan, dari Yazid bin Al-Asham, ia berkata,
โDahulu ada seorang dari Syam yang kuat. Awalnya ia jadi utusan Umar bin Al-Khaththab lantas ia menghilang dari Umar. Kemudian Umar bertanya, โApa yang dilakukan Fulan bin Fulan?โ
Orang-orang mengatakan, โIa sekarang jadi pecandu minuman keras.โ
Lantas Umar memanggil sekretarisnya, lalu memerintahkan, โTulislah.โ Umar mendiktekan,
ู ููู ุนูู ูุฑู ุจููู ุงูุฎูุทููุงุจู ุฅูููู ูููุงููู ุงุจููู ูููุงูููุ ุณููุงูู ู ุนูููููููุ [ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู] : ููุฅููููู ุฃูุญูู ูุฏู ุฅููููููู ุงูููู ุงูููุฐูู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ููููุ ุบูุงููุฑู ุงูุฐููููุจู ููููุงุจููู ุงูุชููููุจูุ ุดูุฏูููุฏู ุงูุนูููุงุจูุ ุฐููู ุงูุทููููููุ ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ูููู ุฅููููููู ุงูู ูุตูููุฑู
โDari Umar bin Al-Khaththab kepada Fulan bin Fulan. Semoga keselamatan untukmu. Amma baโdu.
Sungguh untukmu aku menyanjung Allah yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia, Allah itu Maha mengampuni dosa dan menerima taubat lagi keras hukuman-Nya, Allah Yang mempunyai karunia, tiada sesembahan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nya-lah kembali (semua makhluk).โ
Baca Juga:ย Umar bin Khattab Memecat Pejabat yang Tidak Lemah Lembut kepada Keluarga
Isi Surat Umar kepada Sahabatnya
Kemudian Umar berkata pada sahabatnya,
ุงูุฏูุนูููุง ุงูููู ููุฃูุฎูููููู ู ุฃููู ููููุจููู ุจูููููุจูููุ ููุฃููู ููุชูููุจู ุงูููู
โBerdoalah kepada Allah untuk saudara kalian agar ia bisa menerima hidayah dengan hatinya, lalu semoga ia bisa bertaubat kepada Allah.โ
Ketika surat Umar sampai di tangannya, ia membaca surat tersebut dan ia terus mengulanginya. Ia membaca,
ุบูุงููุฑู ุงูุฐููููุจู ููููุงุจููู ุงูุชููููุจู ุดูุฏููุฏู ุงููุนูููุงุจู
โAllah Yang Maha mengampuni dosa dan Menerima taubat lagi keras hukuman-Nyaโ, berarti Allah telah mengingatkanku akan hukuman-Nya dan telah memberikan janji padaku jika mau memohon ampun kepada-Nya.โ
Dikeluarkan pula oleh Al-Hafizh Abu Nuโaim dari hadits Jaโfar bin Barqan, ada tambahan,
ููููู ู ููุฒููู ููุฑูุฏููุฏูููุง ุนูููู ููููุณูููุ ุซูู ูู ุจูููู ุซูู ูู ููุฒูุนู ููุฃูุญูุณููู ุงููููุฒูุนู
โDirinya terus mengulangi bacaan ayat tadi, kemudian ia menangis, kemudian ia sekarat dengan akhir yang baik.โ
Lalu berita meninggalnya orang tersebut sampai kepada โUmar radhiyallahu โanhu, ia pun berkata,
ููููุฐูุง ููุงุตูููุนูููุงุ ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูููุชูู ู ุฃูุฎูุงููู ู ุฒูููู ุฒููููุฉู ููุณูุฏููุฏููููู ูููููููููููููุ ููุงุฏูุนููุง ุงูููู ูููู ุฃููู ููุชูููุจู ุนูููููููุ ูููุงู ุชูููููููููุง ุฃูุนูููุงููุง ูููุดููููุทูุงูู ุนููููููู
โDemikianlah yang harus dilakukan. Jika kalian melihat saudara kalian tergelincir pada suatu kesalahan, maka tunjukkanlah ia ke jalan yang benar, dan ajak ia pada kebaikan, berdoalah kepada Allah untuknya agar ia bertaubat kepada-Nya. Dan janganlah jadi kroni (kawan dekatnya) setan untuk menyesatkannya.โ
(Dikeluarkan oleh Abu Nuโaim dalam tarjamah Yazid Al-Asham dengan sanad dan matannya, yaitu dalam Hilyah Al-Auliyaโ, 4:97-98.
Ibnu Katsir menyebutkan pula dari jalur Abu Nuโaim dengannya kemudian menyatakan bahwa sanadnya jayyid, dan di dalamnya ada inqithaโโterputusโ, Musnad Al-Faruq, 2:517.
Lihat catatan kaki Tafsir Al-Qurโan Al-โAzhim karya Ibnu Katsir, penerbit Ibnul Jauzi, tahqiq: Prof. Dr. Hikmat bin Baysir bin Yasin, 6:481).[ind]
(bersambung)
sumber: rumaysho.com





