• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Bolehkah Tidur di kala Junub?

05/07/2021
in Khazanah
Ketika Tidur Menjadi Jalan Husnul Khatimah

Foto: Pixabay

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Sebagai suami istri jima adalah salah satu hal yang menjadi kebutuhan dan bernilai sedekah. Umumnya hubungan suami istri dilakukan dimalam hari dan mungkin banyak yang kemudian tidur dalam keadaan junub. Bolehkah tidur dalam keadaan junub?

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Umar bin Khaththab bertanya kepada Rasulullah, ‘Apakah salah seorang dari kami (boleh) tidur dalam keadaan junub? ” Beliau berkata, “Ya, jika ia telah berwudhu, maka hendaklah ia tidur (meski) dalam keadaanjunub” (HR. Muslim)

Baca Juga: Alasan Waktu Tidur Lansia Lebih Sedikit

Bolehkah Tidur di kala Junub?

Hadits diatas diriwayatkan dari Umar bin Khattab dan secara lahiriah Ibnu Umar hadir pada saat umar bertanya kepada Rasulullah. Dalam hadits tersebut disebutkan bolehnya tidur dalam keadaan junub dengan berwudhu terlebih dulu. Hal ini kemudian dikuatkan dengan hadits-hadits lain.

Diriwayatkan dari Urwah dari Aisyah ia berkata, “Biasanya Nabi SAW jika mau tidur sedang ia dalam keadaan junub, maka beliau mencuci kemaluannya dan berwudhu seperti wudhu hendak shalat”

Berwudhu sebagaimana wudhu yang dilakukan oleh seseorang yang akan melaksanakan shalat, bukan berarti ia berwudhu karena hendak mengerjakan shalat.

Diriwayatkan dari Nafi dari Abdullah ia berkata, “Umar meminta fatwa kepada Nabi SA W, ‘Apakah salah seorang dari kami (boleh) tidur dalam keadaan junub?’ Maka beliau bersabda,

‘Ya, jika ia telah berwudhu. “‘

Dari Ibnu Umar bahwa ia berkata, “Umar Bin Khaththabmenyebutkan kepada Rasulullah bahwa ia mengalami junub pada malam hari, maka Rasulullah bersabda kepadanya, ‘Berwudhulah, cucilah kemaluanmu dan tidurlah’.”

Jumhur ulama berpendapat, “Wudhu di sini adalah wudhu secara syar’i. Adapun hikmahnya adalah meringankan hadats apalagi berdasarkan pendapat atau madzab yang membolehkan mandi secara terpisah-pisah.

Sehingga, seseorang yang berniat mandi saat berwudhu akan mengangkat hadats dari anggota wudhu berdasarkan pendapat yang shahih.” Keterangan ini dikuatkan pula oleh riwayat Ibnu Abi Syaibah yang dinukil oleh orang-orang tsiqah dari Syaddad bin Aus. Ia berkata, “Jika seseorang di antara kalian junub pada waktu malam kemudian ingin tidur hendaklah ia berwudhu, sesungguhnya berwudhu itu setengah mandi junub.”

Ada pula yang berpendapat, bahwa hikmahnya adalah karena wudhu merupakan salah satu bentuk dari dua thaharah yang dapat digantikan dengan tayamum. Al Baihaqi telah meriwayatkan dengan sanad hasan dari Aisyah bahwa Nabi SAW jika sedang junub dan ingin tidur, maka beliau wudhu atau tayamum. Kemungkinan tayamum di sini adalah ketika sulit mendapatkan air.

Ada yang mengatakan hikmahnya (wudhu) di sini adalah membangkitkan gairah untuk mengulang  jima atau mendorong untuk mandi.

Ibnu Daqiq Al ‘Id berkata, “Imam Syafi’i menetapkan bahwa perbuatan demikian tidak berlaku bagi wanita yang sedang haid. Sebab jika ia mandi (sebelum haidnya berhenti) hadatsnya tidak terangkat, berbeda dengan orang yang junub. Tetapi jika haidnya berhenti, maka hal itu dianjurkan.”

Dari hadits ini kita dapat mengambil pelajaran diantaranya;

  1. Tidak harus menyegerakan mandi wajib, hanya saja hal itu akan menyulitkan ketika ingin melaksanakan shalat.
  2. Anjuran untuk membersihkan diri ketika hendak tidur.
  3. Ibnu Al Jauzi berkata, “Hikmah dari itu semua adalah, karena malaikat akan menjauh dari sesuatu yang kotor dan bau yang tidak enak. Lain halnya dengan syetan yang akan mendekati sesuatu yang kotor dan bau yang tidak enak, wallahu a lam.(w)

 

Sumber : Fathul Baari, Ibnu Hajar Al Asqalani, Jilid II

Tags: Bolehkah Tidur di kala Junub?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Mie Goreng Kikil

Next Post

Saat di rumah, Inilah Sumber Stress Ibu Bekerja

Next Post
Ini 5 Cara Bagi Suami Mengatasi Istri Pemalas

Saat di rumah, Inilah Sumber Stress Ibu Bekerja

Imam Ahmad bin Hanbal

Ketika Imam Ahmad bin Hanbal Menuntut Ilmu

Tidak Memberatkan Beban Suami dengan Tuntutan di Luar Kemampuan

Ada Jerawat Membandel di Dagumu? Singkirkan dengan 3 Cara Alami ini

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9278 shares
    Share 3711 Tweet 2320
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11741 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga