• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

5 Alasan Bulan Muharram bukan Bulan Pembawa Sial

07/07/2024
in Syariah, Unggulan
Mengubah Gereja atau Rumah Ibadah Lain Menjadi Masjid

Mengubah Gereja atau Rumah Ibadah Lain Menjadi Masjid (foto: pixabay)

133
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BULAN Muharram adalah bulan mulia dan agung, bukan bulan musibah dan pembawa sial. Sebagian masyarakat meyakini bulan Muharram adalah bulan banyak musibah dan pembawa sial. Keyakinan ini tentu sama sekali tidak ada dasarnya.

5 Alasan Bulan Muharram bukan Bulan Pembawa Sial

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan, hal ini perlu dikoreksi pada beberapa sisi:

Bulan Muharram Bulan Mulia dan Agung

Justru bulan muharram ini bulan mulia dan agung. Bulan yang di dalamnya dianjurkan puasa ‘Asyura, yang dapat menghapuskan dosa setahun lalu.

Bulan ini pula Allah Ta’ala selamatkan Nabi Musa’ Alaihissalam dan Bani Israil dari kejaran musuhnya (Fir’aun).

Bulan Muharram adalah Salah Satu dari Empat Asyhurul Hurum

Bulan Muharram adalah salah satu dari empat asyhurul hurum (bulan-bulan haram), yang dihormati sejak masa pra Islam.

Bulan Haram, dinamakan demikian karena dahulu haramnya berperang pada bulan-bulan itu.

Menurut mayoritas ulama, larangan tersebut telah mansukh (dihapus hukumnya) oleh ayat: wa qaatiluuhum haitsu tsaqiftumuuhum (dan perangilah mereka di mana saja kamu jumpai mereka).

(Imam Ibnu Jarir, Jami’ Al Bayan, 9/478-479. Imam Ibnu Rajab, Lathaif Al Ma’arif, Hlm. 116)

Di bulan-bulan haram ini, ditekankan lagi keharaman berbuat zalim. (QS. At Taubah: 36), walau sebenarnya kezaliman itu diharamkan sepanjang waktu.

Imam Ibnu Katsir mengatakan:

أي: في هذه الأشهر المحرمة؛ لأنه آكد وأبلغ في الإثم من غيرها، كما أن المعاصي في البلد الحرام تضاعف

Di bulan-bulan haram ini, berbuat zalim itu lebih berat lagi dosanya, sebagaimana maksiat di tanah haram juga berlipat-lipat dosanya. (Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 4/148)

Baca Juga: Bulan Muharram bukan Bulan Musibah dan Pembawa Sial

Musibah merupakan Ketetapan Allah

Musibah apa pun yang menimpa manusia sudah Allah Ta’ala tetapkan baginya bukan karena waktu seperti hari, dan bulan.

Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”

(QS. At-Taubah: 51).

Ayat lainnya:

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya.

Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Yunus: 107).

Thiyarah merupakan Jenis Syirik

Menuduh Muharram membawa sial dan musibah, adalah thiyarah (merasa sial) dan itu termasuk salah satu jenis syirik.

Berdasarkan hadis:

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ثَلَاثًا وَمَا مِنَّا إِلَّا وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ

Thiyarah adalah syirik, thiyarah adalah syirik -tiga kali-. Tidaklah di antara kita kecuali beranggapan seperti itu, akan tetapi Allah menghilangkannya dengan tawakal.”

(HR. Abu Daud no. 3910, shahih)

Mencela Zaman adalah Terlarang

Menyebut Muharam bulan pembawa sial sama juga mencela waktu atau zaman, dan itu adalah terlarang.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لا يسب أحدكم الدهر فإن الله هو الدهر

Janganlah salah seorang di antara kamu mencaci maki zaman (Ad Dahr), sesungguhnya Allah adalah Ad Dahr. (HR. Muslim No. 2247)

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

Tags: 5 Alasan Bulan Muharram bukan Bulan Pembawa Sial
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kehidupan Setelah Gempa Bumi, Sekolah Lego di Lombok (1)

Next Post

Mengejar Nilai Usia Kita

Next Post
Di Penghujung Ramadan

Mengejar Nilai Usia Kita

Kehidupan Setelah Gempa Bumi, Sekolah Lego di Lombok (2)

Kehidupan Setelah Gempa Bumi, Sekolah Lego di Lombok (2)

AQL Muharram Fest 2024 Hadirkan Materi Unlimited Quran Miracles for Family

AQL Muharram Fest 2024 Hadirkan Materi Unlimited Quran Miracles for Family

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8707 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga