• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 8 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Numpang Terbang di Ban Pesawat, Mario Dituntut 7 Bulan Penjara

24/03/2016
in Berita
73
SHARES
562
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

mario-steven-ambarita-tengah-dikawal-oleh-personel-polda-riau-_150410185728-801
Chanelmuslim—Hampir setahun yang lalu, tepatnya Selasa (7/4/2015) sekira pukul 13.25 WIB, seorang remaja bernama Mario Steven Ambarita, nekad menyusup ke sebuah pesawat Garuda Indonesia yang hendak take off di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA 177 itu lepas landas menuju Jakarta. Mario yang tak memiliki tiket resmi tersebut berusaha ikut terbang dengan cara naik ke bagian roda pesawat!

Penerbangan selama 90 menit itu berjalan mulus. Namun, saat pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, petugas bandara mendapati Mario dalam kondisi menggigil dan keluar darah dari lubang telinganya, saat dirinya keluar dari sela roda pesawat. Petugas pun mengamankannya. Mario kemudian diserahkan ke aparat hukum karena dianggap melanggar hukum soal penerbangan.

Mario selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka oleh PPNS Dirjen Perhubungan Udara. Namun, PPNS tidak melakukan penahanan karena ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara dan mengembalikan yang bersangkutan ke orang tuanya di Rokan Hilir.

Setelah dikembalikan ke keluarganya, Mario lagi-lagi kembali membuat ulah dengan cara melarikan diri sebelum akhirnya ditemukan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 19 April 2015.

Setelah berkas tuntutan hukumnya dinyatakan lengkap dan disidang, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pekanbaru menuntut Mario dengan hukuman tujuh bulan penjara.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru dipimpin Ketua Majelis Hakim Irwan Efendi, Rabu(23/3), itu JPU Neni Lubis, SH menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 421 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

“Dalam kasus ini, kami tidak mewajibkan terdakwa membayar denda,” ucap JPU Neni. Menurutnya, tuntutan itu berdasarkan keterangan saksi, fakta yang mencuat di persidangan, beserta barang bukti yang dihadirkan. Tuntutan juga mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.

Saat mendengar tuntutan tersebut, terdakwa terlihat santai tanpa ekspresi berlebihan. Begitu juga saat diberikan kesempatan oleh hakim terkait tuntutan itu, Mario menyatakan menerima tanpa mengajukan pembelaan.

Pada suatu kesempatan, Mario mengaku melakukan aksi nekatnya terbang ke Jakarta dengan cara menyusup pesawat karena ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Mario selama ini mengaku sebagai penggemar berat Presiden yang kerap disapa Jokowi itu.

Karena beralasan tak punya ongkos itu ia pun nekad. Padahal aksinya itu sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya karena perbedaan tekanan tubuh dan lingkungan bisa memicu pendarahan berat melalui lubang-lubang tubuh, membuat paru-paru dan jantung bengkak. Ditambah temperatur ekstrim dingin dalam keadaan seketika mencegah tubuh beraklimatisasi dan dapat berakibat pada kematian! (mr/Antara/Republika/Riauterkini)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Universitas Pertamina Gelar Education Fair 2016

Next Post

Resep Minuman Sehat Wajib Dicoba: Es Kunyit Asam Gula Jawa

Next Post

Resep Minuman Sehat Wajib Dicoba: Es Kunyit Asam Gula Jawa

8 Tahapan Mengatur Kemarahan pada Istri agar Tak Berujung KDRT

Kenapa Bayi Baru Lahir Perlu Diberikan Kolostrum?

Kak Seto: Tingkatkan Peran Masyarakat untuk Tekan Angka Kekerasan Anak

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Jangan Terbawa Arus

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7806 shares
    Share 3122 Tweet 1952
  • Resep Singkong Keju Goreng

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga