• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

50 Orang Terkaya di Indonesia Kuasai 50 persen APBN

18/03/2021
in Ekonomi
50 Orang Terkaya di Indonesia Kuasai 50 persen APBN

50 Orang Terkaya di Indonesia Kuasai 50 persen APBN (foto: pixabay)

94
SHARES
722
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sebanyak 50 orang terkaya di Indonesia menguasai sekitar 50 persen atau Rp1.200 trilyun APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.  Anggaran tersebut dikelola atau terkoneksi oleh jejaring bisnis yang mereka miliki.

Hal itu disampaikan oleh Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Fachri Aidulsyah dalam webinar bertajuk “Mengidentifikasi Peraturan dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan Pertautan Turunannya pada Sektor Sumber Daya Alam, Ahad (14/3/).

Baca Juga: Kisah Sederhana Orang Terkaya Asia

Orang Terkaya Menguasai 66,96 persen Aset dalam Sistem Jasa Keuangan

“Kepemilikan modal (kapital) sangat mudah mempengaruhi kebijakan-kebijakan strategis di Indonesia. Hal ini terjadi sejak era Indonesia merdeka. Dari sekitar 1200-an triliyun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia pada tahun 2011, sekitar 50 persen anggaran tersebut dikelola atau terkoneksi oleh jejaring bisnis lima puluh orang terkaya di Indonesia,” ujar Fachri atau yang akrab disapa Adul tersebut.

Fachri menambahkan, pada 2017, penguasaan aset di dalam sistem jasa keuangan (perbankan, e-commerce, dsb), 48 grup konglomerasi menguasai sekitar 66,96 persen aset dalam sistem jasa keuangan tersebut. Konglomerat tersebut, di antaranya Chairul Tanjung dan Aburizal Bakrie, yang saat ini juga adalah pemilik usaha pada sektor media dan juga batu bara.

Sebagian besar dari mereka sudah hadir, berjejaring dan menjadi bagian dari klien Soeharto sejak Orde Baru (Orba), dan kebangkitan konglomerat tidak jauh dari sektor tambang pada tahun 1960-an akhir. Sebagian besar kesuksesan gurita bisnis mereka dimulai dari penguasaan terhadap sektor tambang.

Hal paling penting, kata Fachri, ketika berbicara tambang dan oligarki, tentu kita tidak lepas dari pertautan sejarah, tentang negara, pasar dan rakyat, lalu berkaitan dengan krisis, pandemi, bencana dan sebagainya.

“Seringkali, krisis, pandemi, dan bencana alam tersebut dijadikan penguasa sebagai alat untuk menciptakan UU atau kebijakan yang sensitif bagi kehidupan ekonomi politik masyarakat,” lanjutnya.

Menurut pegiat Marepus Corner itu, persoalan deregulasi terjadi sejak era Soeharto, yang dipengaruhi oleh persoalan krisis yang menimpa saat itu.

Pada persoalan disaster capitalism (bencana atau krisis), kanal kapitalis melakukan transformasi diri untuk semakin mengukuhkan kekokohan bisnis ekonomi politik mereka atau kanal oligarki mereka.

“Di antaranya yang terjadi di Indonesia ini adalah pandemi Covid-19 untuk mengesahkan UU Cipta Kerja dan cepatnya proses pengesahan revisi UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) dalam rangka menguntungkan tujuh perusahaan minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Ketika Si Miskin Membiayai Orang Kaya

Pengaruhi Praktik Pemilihan Umum

Pertautan oligarki dan kroni kapitalisme ini juga berhubungan dengan dukungan pada praktik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten. Tujuannya dalam rangka melanggengkan aktivitas bisnis mereka.

“Realita pemilu 2019 yang menciptakan politiasasi masyarakat yang begitu besar. Kedua kubu Prabowo – Jokowi memiliki pertautan ekonomi bisnis yang sama, meski di publik mereka bersaing secara politik, namun di belakang, mereka saling berkolaborasi dalam menjalankan aktivitas bisnis mereka,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Kajian Hukum KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Mira Fajri mengatakan bahwa deregulasi merupakan konsepsi yang bisa mewakili ruh dari UU Cipta Kerja.

Terkait dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/2021 tentang Minuman Keras (Miras), lalu pada (02/03)  Perpres tersebut dicabut.

“Berdasarkan Perpres tersebut diketahui bahwa sebenarnya konsepsi Daftar Negatif Investasi (DNI) merupakan salah satu instrumen deregulasi dalam UU Cipta Kerja sehingga industri Miras dalam UU Cipta Kerja ini masuk dalam bidang usaha yang terbuka,” jelasnya.

Nurfadli, salah satu peserta webinar berpendapat, “Pengesahan UU Cipta Kerja terbukti menjadi persoalan deregulasi, intriks dan hegemonik telah mengeksploitasi beberapa sektor. Ini bukan sekadar kebijakan, lebih dari itu menjadi alat pemersatu bagi kelas oligarki di negeri ini.” [ind/DR]

Tags: 50 Orang Terkaya di Indonesia Kuasai 50 persen APBN
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Sate Ayam Manis Mudah

Next Post

Banyaknya Kematian Mendadak

Next Post
Banyaknya Kematian Mendadak

Banyaknya Kematian Mendadak

5 Tips Agar Lipstik Tahan Lama di Bibir

5 Tips Agar Lipstik Tahan Lama di Bibir

Fakir fii sabilillah

Fakir Fii Sabilillah, Dimana Mereka?

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    3597 shares
    Share 1439 Tweet 899
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4092 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9044 shares
    Share 3618 Tweet 2261
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4731 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga