• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Survei LKSP: Warga Depok Siap Hadapi Covid-19 tapi Ada yang Perlu Bantuan

15/04/2020
in Berita
74
SHARES
566
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Jakarta. Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) bersama komunitas Sahabat Depok mengukur persepsi masyarakat Kota Depok terhadap situasi pandemi Covid-19.

Warga Depok adalah pasien pertama positif Covid-19 yang diumumkan oleh Pemerintah Pusat. Hingga kini Depok berstatus zona merah dan resmi diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Direktur Eksekutif LKSP Astriana B. Sinaga mengatakan survei dilaksanakan pada rentang 6-10 April 2020 dengan 549 responden yang layak olah data dari seluruh kelurahan di Depok (63 Kelurahan).

“Metoda penentuan responden menggunakan Krejcie-Morgan dengan margin of error 3,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden ditentukan secara acak dan equal size pada tiap kelurahan. Penentuan responden memperhatikan keseimbangan berdasar jenis kelamin serta kelompok usia,” papar Astriana (14/4/2020).

Astriana menjelaskan, responden mengisi daftar pertanyaan secara online, setelah dipilih secara acak dan dipastikan terkontak secara individual.

Hasil Survei

Sebagian besar responden (99,09 persen) mengetahui tentang merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, termasuk Kota Depok. Mayoritas responden (98 persen) juga mengetahui cara pencegahan penularan Covid-19.

Temuan selanjutnya, sebagian besar responden (93,08 persen) menyatakan setuju dengan kebijakan pembatasan gerak (social/physical distancing) Akan tetapi, lebih banyak responden yang memilih kebijakan ketat berupa karantina wilayah (59,93 persen) atau biasa disebut lockdown, dibanding dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (35,52 persen).

Astriana melanjutkan, mayoritas responden (79,96 persen) bersikap waspada terhadap Covid-19, sekitar 18,03 persen merasa khawatir atau takut, serta 2,01 persen memandang biasa saja.

Astriana menggarisbawahi terkait kesiapan warga Kota Depok menghadapi dampak dari Covid-19. Selisih antara warga yang siap menghadapi dampak dengan warga yang tidak siap cukup kecil. Warga Depok yang tidak siap menghadapi dampak corona perlu bantuan.

“Sebagian besar responden (55 persen) siap menghadapi dampak Covid-19. Namun, cukup besar responden (45 persen) yang menyatakan tidak siap. Warga yang tidak siap membutuhkan bantuan biaya hidup sehari-hari (53,23 persen), bantuan sembako (33,06 persen), makanan siap saji (4,03 persen). Hanya 9,68 persen yang berusaha mandiri,” ungkap Astriana.

Dampak dari corona yang paling berpengaruh ke warga adalah sektor ekonomi warga (85,64 persen), dampak sosial (7,55 persen), dampak keamanan (5,71 persen) dan dampak politik (1,10 persen).

Koordinator Sahabat Depok Anshari Tarmizie menambahkan, responden yang mengetahui merebaknya Covid-19 dan cara pencegahannya mayoritas didapat lewat media sosial (47,43 persen), lalu televisi (39,15 persen), aparat pemerintah (9,38 persen), dan teman (1,65 persen) atau sumber lain (2,39 persen).

“Temuan ini mengindikasikan media sosial merupakan sumber informasi terbesar. Sehingga Satgas Covid-19 Kota Depok harus memaksimalkan penggunaan saluran media sosial dengan menggandeng komponen di luar pemerintahan yang memiliki kompetensi guna menggaungkan informasi valid terkait Covid-19,” usul Anshari.

Anshari juga mencatat temuan terkait harapan masyarakat untuk perbaikan kinerja Pemerintah Daerah dalam menangani pandemi.

Secara kinerja penanggulangan Covid-19, mayoritas responden ingin agar ada peningkatan kinerja pemerintah daerah soal keterbukaan (37,85 persen), cepatnya pelayanan (33,98 persen) dan responsif menghadapi keluhan (27,18 persen).

“Artinya memang lagi-lagi informasi yang terbuka menjadi salah satu kebutuhan utama saat ini. Satgas Covid perlu memperbaiki organisasi penanganan wabah ini yang bisa dimonitor dan diukur setiap saat, sehingga setiap keluhan penanganan bisa terdokumentasi dan ditinjau untuk perbaikannya,” papar Anshari. Warga Depok yang memiliki potensi dan kompetensi perlu dilibatkan secara nyata.

Komunitas Sahabat Depok sendiri sudah menyalurkan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, serta disinfektan dan sarana kesehatan untuk warga. [Mh]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Zakat Pegawai PLN Menyambung Asa Idris Sang Manusia Batu

Next Post

Makan Siang Istimewa dengan Gulai Udang Kentang

Next Post

Makan Siang Istimewa dengan Gulai Udang Kentang

Buku Soal Corona

Buku Soal Corona

Pepes Ikan Layang, Menu Kampung Sehat dan Praktis

  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9676 shares
    Share 3870 Tweet 2419
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2602 shares
    Share 1041 Tweet 651
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4370 shares
    Share 1748 Tweet 1093
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1459 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Dapur agar Rumah Tetap Bersih dan Nyaman?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga