DAPUR merupakan salah satu area rumah yang paling sering digunakan setiap hari. Berbagai aktivitas seperti memasak dan mencuci peralatan makan hingga menyimpan bahan makanan berlangsung di ruangan ini. Namun ada kalanya dapur mengeluarkan bau tidak sedap yang membuat penghuni rumah merasa kurang nyaman.
Aroma tersebut bisa berasal dari sisa makanan di tempat sampah. Saluran pembuangan yang kotor hingga bahan makanan yang sudah membusuk di dalam kulkas juga dapat menjadi penyebabnya. Jika tidak segera ditangani bau bisa menyebar ke ruangan lain dan membuat suasana rumah terasa kurang segar.
Menjaga dapur tetap harum sebenarnya tidak harus menggunakan pengharum ruangan. Kebersihan dan sirkulasi udara yang baik menjadi kunci utamanya. Berikut beberapa tips mengatasi bau tidak sedap di dapur yang bisa diterapkan sehari-hari.
Baca Juga: Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?
Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Dapur agar Rumah Tetap Bersih dan Nyaman?
1. Segera Buang Sampah Sisa Makanan
Salah satu sumber bau paling umum di dapur adalah sampah organik. Sisa sayuran dan kulit buah hingga tulang ikan dapat membusuk apabila dibiarkan terlalu lama.
Biasakan membuang sampah setiap hari terutama setelah selesai memasak. Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup agar aroma tidak menyebar ke seluruh ruangan.
Pilih tempat sampah yang mudah dibersihkan dan gunakan kantong plastik sebagai pelapis. Jika terdapat cairan atau sisa makanan yang menempel segera bersihkan agar tidak menjadi sumber bau.
2. Bersihkan Tempat Sampah Secara Rutin
Mengganti kantong sampah saja terkadang belum cukup untuk menghilangkan aroma tidak sedap. Bagian dasar dan dinding tempat sampah juga dapat menyimpan sisa cairan yang menimbulkan bau.
Cuci tempat sampah menggunakan air dan sabun secara berkala. Setelah dibersihkan keringkan sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Jangan lupa membersihkan bagian tutup karena area tersebut sering terkena percikan sisa makanan. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga dapur tetap higienis.
3. Perhatikan Kebersihan Saluran Pembuangan Air
Saluran pembuangan wastafel bisa menjadi sumber aroma tidak sedap akibat penumpukan lemak dan sisa makanan. Jika dibiarkan kotoran tersebut dapat menimbulkan bau yang sulit dihilangkan.
Bersihkan saringan wastafel setiap selesai mencuci peralatan masak. Buang sisa makanan yang tersangkut kemudian cuci menggunakan sabun.
Pastikan tidak ada tumpukan kotoran di sekitar lubang pembuangan. Jika bau tetap muncul meskipun sudah dibersihkan periksa kemungkinan adanya penyumbatan atau masalah pada pipa.
4. Bersihkan Kulkas Secara Berkala
Kulkas sering kali menjadi tempat penyimpanan berbagai bahan makanan. Namun makanan yang sudah kedaluwarsa atau membusuk dapat menghasilkan aroma menyengat.
Periksa isi kulkas setidaknya satu kali dalam seminggu. Buang bahan makanan yang sudah rusak dan bersihkan tumpahan saus atau cairan dari bahan makanan.
Untuk menghilangkan bau yang tertinggal bersihkan bagian dalam kulkas menggunakan larutan air dan soda kue. Cara ini juga direkomendasikan oleh United States Department of Agriculture atau USDA.
Kamu juga bisa meletakkan soda kue dalam wadah terbuka di dalam kulkas untuk membantu menyerap aroma. Pastikan bahan tersebut tidak bersentuhan langsung dengan makanan.
5. Bersihkan Kompor dan Area Memasak
Percikan minyak dan sisa bumbu yang menempel pada kompor dapat menimbulkan aroma tidak sedap ketika terkena panas berulang kali.
Setelah selesai memasak tunggu hingga kompor cukup dingin. Kemudian bersihkan permukaannya menggunakan kain dan cairan pembersih yang sesuai dengan material kompor.
Jangan lupa membersihkan bagian sekitar tungku dan dinding dapur yang terkena percikan minyak. Jika menggunakan cooker hood bersihkan juga filter penangkap lemak sesuai petunjuk produsen.
6. Pastikan Sirkulasi Udara Berjalan Baik
Dapur yang pengap membuat aroma masakan dan asap lebih mudah tertahan di dalam ruangan. Karena itu penting untuk memastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik.
Buka jendela atau pintu ketika memasak apabila kondisi lingkungan memungkinkan. Jika tersedia gunakan exhaust fan atau cooker hood untuk membantu mengeluarkan udara dari dapur.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau EPA juga menyarankan penggunaan ventilasi saat memasak. Nyalakan cooker hood ketika memasak dan biarkan tetap menyala sekitar 10 hingga 20 menit setelah selesai.
7. Jangan Biarkan Peralatan Kotor Menumpuk
Piring dan wajan bekas memasak yang dibiarkan semalaman dapat menjadi sumber bau. Sisa makanan yang menempel akan semakin sulit dibersihkan jika sudah mengering.
Biasakan mencuci peralatan setelah selesai digunakan. Bersihkan spons dan lap dapur secara rutin karena keduanya dapat menyimpan sisa kotoran dan kelembapan.
Ganti spons yang sudah berbau atau terlihat kotor secara permanen. Pastikan lap dapur dikeringkan setelah digunakan agar tidak menjadi lembap.
8. Gunakan Bahan Alami untuk Membantu Menyerap Bau
Selain menjaga kebersihan kamu bisa menggunakan beberapa bahan sederhana untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap. Soda kue dan arang aktif misalnya dapat digunakan untuk menyerap bau di area tertentu.
Letakkan bahan tersebut dalam wadah terbuka di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. Namun bahan penyerap bau bukan pengganti kegiatan membersihkan sumber kotoran.
Hindari mencampurkan cairan pembersih seperti pemutih dengan cuka atau amonia karena dapat menghasilkan gas berbahaya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Mengatasi bau tidak sedap di dapur membutuhkan kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten. Mulai dari membuang sampah hingga membersihkan kulkas dan saluran air serta memastikan ventilasi berfungsi dengan baik.
Jika sumber bau berhasil ditemukan dan segera dibersihkan maka dapur akan terasa lebih segar dan nyaman digunakan. Selain itu kebersihan dapur juga membantu menjaga keamanan makanan serta kesehatan seluruh anggota keluarga. [DW]




