• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Si Adidaya Ini Kian Tak Berdaya dengan Si Super Kecil Corona

13/04/2020
in Editorial
74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Boleh jadi, inilah sejarah kematian terdahsyat bagi sejarah Amerika. Data menunjukkan, per tanggal 12 April (Ahad), tercatat 555.313 orang positif corona. Dan, sebanyak 20.020 orang tewas setelah mengidap virus asal Wuhan itu.

Siapa sangka, negara yang menyatakan diri sebagai adidaya itu kini benar-benar menjadi negara yang paling tidak berdaya di dunia menghadapi corona. Bandingkan dengan negeri asal virus itu yang korban tewasnya sekitar 3 ribuan, Amerika sudah berada hampir 7 kali lipatnya. Hanya dalam kurun waktu 1 bulan 10 hari.

Angka ini pula menunjukkan bahwa korban tewas karena corona sama dengan 7 kali lipat korban tewas peristiwa 9/11 pada tahun 2001. Padahal, di kasus 9/11 itu, Amerika membuat monumen sebagai peristiwa terbesar sejarah duka Amerika.

Kasus Miris di New York

Dari semua negara bagian di Amerika, New York adalah wilayah yang paling parah terdampak corona. Hampir separuh warga Amerika yang positif merupakan warga New York. Angka yang tewas bahkan sama dengan tiga kali korban tewas di peristiwa 9/11.

Media mungkin masih merekam bagaimana reaksi gubernur New York, Andrew Cuomo, ketika ditemukan kasus kedua positif corona di wilayah dengan akses ekonomi terbesar di Amerika itu pada awal Maret lalu. Sang gubernur berujar, “New York adalah kota dengan sistem pelayanan kesehatan yang terbaik di planet ini.”

Dengan sombong ia menambahkan, kalau pun keadaannya memburuk, tidak akan pernah sama buruknya dengan yang terjadi di negara lain.

Setelah keadaan kian memburuk, dua pekan setelah itu, wali kota New York, Bill de Blasio melakukan langkah tegas. Ia mengumumkan penutupan sekolah, restoran, bar, dan lainnya.

Awalnya, kebijakan ini ditentang sang atasan, sang gubernur Andrew Cuomo. Menurutnya, kebijakan tersebut akan beresiko terhadap masalah ekonomi dan sosial. Saat itu, terjadilah tarik menarik kebijakan yang membuat bingung warga New York, termasuk wilayah yang bersebelahan.

Sepekan setelah keadaan kian memburuk, sang gubernur pun akhirnya mendukung kebijakan bawahannya. Ia pun menambahkan, semua warga New York harus tetap berada di rumah. Sayangnya, keadaan kota yang diistilahkan sebagai kota tak pernah tidur itu pun sudah nyaris tak tertolong. Dalam satu hari, 4 ratusan warga tewas karena corona.

New York telah “menyumbang” Amerika dalam angka korban kematian karena virus mematikan ini sebagai negara pertama di dunia yang paling parah terkena wabah. Dan angka itu menyalip jumlah yang sebelumnya dimiliki Italia.

Trumph dan Mainan Pencitraannya

Publik di Amerika, kini, disuguhi dengan aneka debat yang saling menyalahkan antar pejabat yang berwenang. Sang gubernur dan wali kota New York menyalahkan kepemimpinan Donald Trumph yang lamban dalam menjalankan administrasi tes covid-19.

Sementara itu, sang wali kota juga menyalahkan gubernur yang lamban menyuplai alat ventilator yang dibutuhkan sebagai alat bantu pernafasan pasien.

Di level yang lebih tinggi, para anggota senat mengkritik Trumph yang memanfaatkan wabah corona sebagai momen pencitraan dengan selalu tampil di televisi. Hal tersebut diungkapkan karena Trumph selalu menyengajakan untuk tampil di televisi tanpa ada langkah solusi yang kongkrit.

Terakhir, Trumph menyalahkan organisasi kesehatan dunia WHO sebagai penyebab parahnya keadaan di Amerika. Menurut Trumph, WHO lebih memperhatikan Cina daripada Amerika. Padahal, menurutnya, suplai dana terbesar untuk WHO berasal dari Amerika.

Trumph pun mengancam lembaga ini dengan menyetop bantuan dana dari Amerika tersebut. Tapi terakhir, hal tersebut diralat Trumph.

Inilah wajah asli Amerika. Melalui wabah corona, dunia kini seperti bisa mengukur seperti apa Amerika sebenarnya. Sebuah negara adidaya yang sangat tidak berdaya dengan serangan makhluk terkecil di dunia. (Mh)

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bahaya Senioritas

Next Post

MUI Ajak Umat Muslim Petik Hikmah dari Pandemi COVID-19 Sebagai Rahmat

Next Post

MUI Ajak Umat Muslim Petik Hikmah dari Pandemi COVID-19 Sebagai Rahmat

Mantan Bintang Sepak Bola Didier Drogba Buka Rumah Sakitnya untuk Pasien Covid-19

Israel Tutup Daerah Yahudi Uktra Ortodoks di Yerusalem untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3447 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Funwalk An Nahl Islamic School Jadi Simbol Sinergi Orang Tua dan Sekolah Dampingi Anak

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga