TAHUKAH Sahabat Muslim bahwa ketika adanya wabah tha`un dan kita memilih diam di rumah, hal tersebut bisa membuat kita mendapatkan pahala syahid.
Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa Imam Ahmad dalam Musnadnya menulis:
ุนููู ุนูุงุฆูุดูุฉูุ ุฃููููููุง ููุงููุชู: ุณูุฃูููุชู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุนููู ุงูุทููุงุนููููุ ููุฃูุฎูุจูุฑูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู: ” ุฃูููููู ููุงูู ุนูุฐูุงุจูุง ููุจูุนูุซููู ุงูููู ุนูููู ู ููู ููุดูุงุกูุ ููุฌูุนููููู ุฑูุญูู ูุฉู ููููู ูุคูู ููููููุ ููููููุณู ู ููู ุฑูุฌููู ููููุนู ุงูุทููุงุนููููุ ููููู ูููุซู ููู ุจูููุชููู ุตูุงุจูุฑูุง ู ูุญูุชูุณูุจูุง ููุนูููู ู ุฃูููููู ููุง ููุตููุจููู ุฅููููุง ู ูุง ููุชูุจู ุงูููู ูููู ุฅููููุง ููุงูู ูููู ู ูุซููู ุฃูุฌูุฑู ุงูุดูููููุฏู “
Dari Aisyah, dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang wabah thaun, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberitahunya: “Thaun adalah sebuah adzab yang dikirimkan oleh Allah Ta’ ala terhadap siapa saja yang Dia kehendaki, lalu Allah menjadikannya rahmat bagi orang-orang mukmin.
Tidaklah seorang hamba yang terkena wabah tha’un lantas ia berdiam di rumahnya dengan sabar dan berharap pahala, ia tahu bahwa Thaun tidak akan menimpanya kecuali yang telah ditetapkan Allah padanya, melainkan hamba tersebut akan mendapatkan seperti pahala orang yang syahid.”
Baca Juga:ย Wabah Syirik
Diam di Rumah saat Adanya Wabah Tha`un Bisa Mendapatkan Pahala Syahid
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, no. 26139. Syaikh Syuโaib al Arnauth mengatakan: SHAHIH sesuai standar Bukhari. (Taโliq Musnad Ahmad, 43/235)
Juga Bukhari no. 3474, dan 5734, dengan lafaz agak berbeda: fayamkutsu fi baladih (lantas dia berdiam di negerinya).
Apa makna hadits ini?
Al Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah menyebut ada TIGA GAMBARAN dalam hadits ini:
ู ููููููู ู ููุฐูุง ุงููุญูุฏููุซู ููู ูุง ุงููุชูุถูู ู ูููุทูููููู ุฃูููู ู ููู ุงุชููุตููู ุจูุงูุตููููุงุชู ุงููู ูุฐููููุฑูุฉู ููุญูุตููู ูููู ุฃูุฌูุฑู ุงูุดูููููุฏู ููุฅููู ููู ู ููู ูุชู ุจูุงูุทููุงุนูููู ููููุฏูุฎููู ุชูุญูุชููู ุซูููุงุซู ุตูููุฑู ุฃูููู ู ููู ุงุชููุตููู ุจูุฐููููู ููููููุนู ุจููู ุงูุทููุงุนูููู ููู ูุงุชู ุจููู ุฃููู ููููุนู ุจููู ููููู ู ููู ูุชู ุจููู ุฃููู ููู ู ููููุนู ุจููู ุฃูุตูููุง ููู ูุงุชู ุจูุบูููุฑููู ุนูุงุฌูููุง ุฃููู ุขุฌูููุง
Pemahaman tersurat yang kita tangkap dari hadits ini adalah siapa pun yang disifati dengan gambaran yang tersebut dalam hadits ini maka dia mendapatkan pahala mati syahid, walau dia tidak mati karena thaโun. Ada TIGA GAMBARAN yang termasuk dalam hadits ini:
1. Siapa pun yang disebutkan seperti itu, lalu dia kena thaโun dan mati karenanya
2. Atau dia kena thaโun tapi tidak mati karenanya
3. Atau pada dasarnya dia tidak kena thaโun, dan dia wafat oleh sebab lainnya baik segera atau nanti-nanti.
(Fathul Bari, 13/129)
Demikian. Wallahu a’lam.[ind/Cms]





