MENGGUNAKAN makeup setiap hari sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak perempuan. Namun ada satu kebiasaan yang sering terlupakan setelah selesai berdandan yaitu membersihkan alat makeup. Kuas yang terlihat masih bagus atau spons yang hanya digunakan beberapa kali belum tentu bebas dari sisa kosmetik dan kotoran.
Kuas dan spons makeup bersentuhan langsung dengan kulit wajah. Selama digunakan alat tersebut dapat mengumpulkan minyak alami kulit serta sel kulit mati dan sisa produk kosmetik. Jika jarang dibersihkan maka kotoran dapat menumpuk dan meningkatkan risiko iritasi maupun masalah kulit. Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara membersihkan alat makeup dengan benar agar tetap higienis dan bisa digunakan lebih lama.
Baca Juga: Mengapa Pertolongan Allah Terasa Lama? Inilah Hikmah di Balik Ujian dan Penundaan Doa
Bagaimana Cara Membersihkan Alat Makeup agar Tetap Higienis dan Awet?
1. Pisahkan Alat Makeup Berdasarkan Jenisnya
Sebelum mulai membersihkan perlengkapan makeup sebaiknya pisahkan alat berdasarkan bahan dan fungsinya. Kuas makeup memiliki bulu yang perlu dirawat dengan lembut. Sementara itu spons dan beauty blender terbuat dari bahan berpori sehingga membutuhkan cara pencucian yang berbeda.
Pisahkan juga alat yang digunakan untuk produk cair seperti foundation dan concealer dari kuas yang digunakan untuk bedak. Sisa produk cair biasanya lebih mudah menempel dan menumpuk pada bulu kuas.
Dengan memisahkan alat terlebih dahulu proses pembersihan menjadi lebih teratur. Cara ini juga membantu memastikan setiap perlengkapan mendapatkan perawatan yang sesuai.
2. Cuci Kuas Makeup dengan Sampo Lembut
Kuas makeup perlu dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat menumpuknya minyak dan sisa kosmetik. American Academy of Dermatology menyarankan untuk mencuci kuas setiap tujuh hingga sepuluh hari.
Berikut langkah membersihkannya:
- Basahi bagian bulu kuas menggunakan air hangat suam-suam kuku.
- Siapkan wadah berisi air dan sedikit sampo lembut.
- Celupkan bagian ujung bulu kuas ke dalam larutan.
- Pijat bulu kuas secara perlahan menggunakan telapak tangan.
- Bilas dengan air mengalir sampai tidak ada sisa sabun dan warna kosmetik.
- Tekan perlahan menggunakan handuk bersih untuk mengurangi air.
Hindari merendam seluruh bagian kuas. Air yang masuk ke sambungan antara bulu dan gagang dapat melemahkan lem sehingga bulu kuas lebih mudah rontok.
3. Bersihkan Spons Makeup Setelah Digunakan
Spons makeup sering digunakan untuk mengaplikasikan foundation dan concealer. Teksturnya yang berpori membuat sisa kosmetik mudah tertinggal di bagian dalam.
American Academy of Dermatology menyarankan spons dibersihkan setiap selesai digunakan. Caranya cukup sederhana.
Basahi spons dengan air hangat lalu tambahkan beberapa tetes sabun cair lembut. Pijat spons secara perlahan selama kurang lebih 15 detik. Setelah itu bilas di bawah air mengalir sambil menekannya dengan lembut hingga air bilasan terlihat jernih.
Jangan memelintir atau menarik spons terlalu keras karena dapat merusak teksturnya. Setelah bersih tekan menggunakan handuk kering untuk mengurangi kelembapan.
4. Bersihkan Penjepit Bulu Mata dan Alat Berbahan Logam
Penjepit bulu mata merupakan salah satu perlengkapan makeup yang sering bersentuhan langsung dengan area mata. Bagian bantalan karet dan permukaan logamnya perlu diperhatikan karena dapat terkena sisa maskara maupun minyak kulit.
Bersihkan permukaannya menggunakan kapas atau kain bersih yang sedikit dibasahi air sabun. Gunakan kapas kecil untuk menjangkau bagian yang sulit dijangkau. Setelah itu lap kembali dengan kain lembap dan keringkan secara menyeluruh.
Jika ingin menggunakan cairan disinfektan pastikan produk tersebut sesuai untuk bahan alat makeup. Ikuti petunjuk penggunaan dan hindari cairan yang dapat merusak lapisan alat atau meninggalkan residu yang berisiko mengenai mata.
5. Jangan Lupakan Rautan Pensil Makeup
Rautan pensil alis dan eyeliner juga perlu dibersihkan secara berkala. Sisa serpihan pensil dapat menumpuk di bagian dalam dan membuat alat terlihat kotor.
Keluarkan serpihan yang tertinggal menggunakan tisu atau kapas. Bersihkan bagian yang dapat dijangkau dengan hati-hati. Jika menggunakan cairan pembersih pastikan alat benar-benar kering sebelum dipakai kembali.
Untuk pensil alis dan eyeliner sebaiknya raut bagian ujung sebelum digunakan agar permukaan yang bersentuhan dengan kulit tetap bersih.
6. Keringkan Alat Makeup dengan Benar
Membersihkan alat makeup saja tidak cukup jika proses pengeringannya kurang tepat. Kuas dan spons yang disimpan dalam keadaan lembap dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.
Letakkan kuas dalam posisi mendatar di atas handuk bersih. Posisikan bagian bulunya sedikit menggantung di tepi permukaan agar air tidak mengalir ke sambungan gagang. Sementara itu spons dapat diletakkan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.
Pastikan seluruh alat benar-benar kering sebelum dimasukkan kembali ke dalam tempat penyimpanan.
7. Simpan di Tempat Bersih dan Tidak Lembap
Setelah kering simpan perlengkapan makeup dalam wadah yang bersih dan tertutup. Hindari meletakkan kuas dan spons di tempat lembap atau dekat sumber debu.
American Academy of Dermatology juga menyarankan agar kosmetik disimpan di tempat yang bersih dan kering serta tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
Selain itu jangan membiasakan diri berbagi kuas atau spons dengan orang lain. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko perpindahan kotoran dan mikroorganisme.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Membersihkan alat makeup merupakan kebiasaan sederhana yang penting untuk menjaga kesehatan kulit dan memperpanjang usia perlengkapan kecantikan. Cuci kuas secara rutin dan bersihkan spons setelah setiap penggunaan. Jangan lupa memperhatikan alat berbahan logam serta memastikan seluruh perlengkapan benar-benar kering sebelum disimpan.
Dengan perawatan yang tepat alat makeup akan lebih nyaman digunakan dan membantu menjaga kebersihan saat berdandan. [DW]





