TERKADANG kita merasa ragu untuk berbuat baik karena takut dinilai buruk oleh orang lain. Ada kalanya niat tulus justru disalahpahami. Kebaikan yang dilakukan dengan sepenuh hati tidak selalu mendapatkan apresiasi. Bahkan tidak jarang seseorang yang berusaha membantu malah dianggap memiliki maksud tersembunyi.
Namun jangan biarkan penilaian manusia membuat kita berhenti melakukan kebaikan. Sebab berbuat baik bukan tentang seberapa banyak orang yang memuji kita. Bukan pula tentang seberapa sering nama kita disebut atau seberapa besar penghargaan yang diberikan. Kebaikan sejatinya merupakan wujud kepedulian dan ketulusan hati yang tidak selalu membutuhkan pengakuan.
Baca Juga: Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
Mengapa Sebagai Manusia Jangan Pernah Lelah Berbuat Baik Meski Tidak Dihargai?
Jika hari ini kamu sedang berusaha menjadi pribadi yang lebih baik jangan minder dengan langkah kecil yang kamu lakukan. Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk membantu sesama. Tidak harus memiliki kedudukan tinggi untuk memberikan manfaat. Bahkan senyuman yang tulus perkataan yang menenangkan dan kesediaan mendengarkan keluh kesah seseorang bisa menjadi kebaikan yang berarti.
Jangan pula membandingkan perjalanan kebaikanmu dengan orang lain. Setiap orang memiliki kemampuan dan kesempatan yang berbeda. Ada yang mampu membantu melalui harta. Ada yang memberikan tenaga. Ada pula yang memilih mendoakan orang lain dalam diam. Selama dilakukan dengan niat yang baik setiap orang memiliki kesempatan untuk menebarkan manfaat sesuai kemampuannya.
Sayangnya kita terkadang terlalu sibuk memikirkan penilaian manusia. Kita merasa sedih ketika usaha tidak dihargai. Kita kecewa ketika ketulusan dibalas dengan perlakuan yang menyakitkan. Bahkan kita mulai mempertanyakan apakah kebaikan yang selama ini dilakukan benar-benar memiliki arti.
Dalam keadaan seperti itu ingatlah bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Allah mengetahui niat yang tersembunyi di dalam hati. Dia mengetahui perjuangan yang tidak dilihat manusia dan pengorbanan yang tidak pernah diceritakan kepada siapa pun.
Allah berfirman dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7 yang artinya bahwa siapa pun yang mengerjakan kebaikan seberat zarah niscaya dia akan melihat balasannya. Ayat ini mengingatkan kita bahwa tidak ada kebaikan yang luput dari pengetahuan Allah.
Karena itu teruslah berbuat baik tanpa menjadikan pujian sebagai tujuan utama. Jika kebaikanmu dilupakan manusia jangan buru-buru merasa bahwa semuanya sia-sia. Jika ketulusanmu diragukan jangan langsung kehilangan semangat. Evaluasi diri apabila memang ada yang perlu diperbaiki tetapi jangan biarkan prasangka orang lain memadamkan niat baikmu.
Meski demikian berbuat baik bukan berarti harus membiarkan diri terus-menerus disakiti. Kamu tetap boleh menjaga batasan dan menjauh dari keadaan yang merugikan. Ketulusan perlu berjalan bersama kebijaksanaan.
Pada akhirnya tugas kita bukan memastikan semua orang menyukai kebaikan yang kita lakukan. Tugas kita adalah berusaha menjaga niat dan melakukan hal yang benar sesuai tuntunan agama.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Teruslah berbuat baik meski tidak selalu terlihat. Sebab penilaian manusia bisa berubah tetapi Allah mengetahui setiap usaha yang dilakukan dengan tulus. Semoga kita menjadi pribadi yang istiqamah dalam kebaikan dan tidak mudah menyerah hanya karena kurangnya penghargaan dari sesama manusia. [DW]





