KOTA Malang tidak hanya dikenal karena udaranya yang sejuk dan suasananya yang nyaman. Kota ini juga menyimpan banyak cerita dari masa lalu yang masih dapat ditemukan hingga sekarang. Menariknya ada sejumlah tempat bersejarah yang bisa dikunjungi tanpa perlu membeli tiket masuk. Jadi siapa bilang wisata sejarah selalu membutuhkan biaya besar?
Bagi kamu yang ingin menikmati liburan hemat sambil mengenal perjalanan Kota Malang ada beberapa lokasi yang menarik untuk masuk dalam daftar kunjungan. Tempat-tempat ini menawarkan pengalaman berbeda. Ada kawasan dengan bangunan peninggalan kolonial. Ada taman yang menjadi bagian penting dari wajah kota. Ada pula kawasan permukiman lama yang masih mempertahankan suasana tempo dulu.
Baca Juga: Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
Ingin Liburan Hemat Sambil Menyusuri Jejak Sejarah Kota Malang? Simak Rekomendasinya di Sini!
1. Kayutangan Heritage
Kayutangan Heritage menjadi salah satu pilihan menarik untuk menikmati wisata sejarah secara gratis. Kawasan ini berada di pusat Kota Malang dan dikenal sebagai kawasan heritage yang menyimpan bangunan lama serta suasana kota tempo dulu.
Pengunjung dapat berjalan santai menyusuri kawasan sambil melihat rumah-rumah tua dan berbagai sudut bersejarah. Pemerintah Kota Malang menyebut Kayutangan sebagai kawasan yang memiliki bangunan cagar budaya serta peninggalan sejarah.
Suasana kawasan ini juga cocok untuk berburu foto. Gang-gang kecil dan bangunan lama membuat perjalanan terasa seperti kembali ke Malang pada masa lampau.
2. Alun-Alun Tugu Malang
Alun Alun Tugu Malang merupakan salah satu ikon sejarah Kota Malang yang dapat dinikmati tanpa tiket masuk. Lokasinya berada tepat di depan Balai Kota Malang.
Taman ini memiliki tugu yang menjadi salah satu simbol penting Kota Malang. Kawasan tersebut juga memiliki kolam dan taman yang membuat suasananya semakin menarik. Pemerintah Kota Malang menjelaskan bahwa area ini merupakan bekas taman pada masa kolonial yang kemudian berkembang menjadi salah satu ruang kota bersejarah.
Datang pada pagi atau sore hari bisa menjadi pilihan. Suasananya lebih nyaman untuk berjalan kaki sambil menikmati arsitektur bangunan lama di sekitarnya.
3. Alun-Alun Merdeka Malang
Alun Alun Malang juga bisa menjadi pilihan wisata sejarah gratis di pusat kota. Tempat ini merupakan ruang terbuka yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Malang.
Lokasinya dikelilingi berbagai bangunan bersejarah sehingga pengunjung tidak hanya menikmati taman. Kamu juga dapat melihat jejak perkembangan kawasan pusat Kota Malang. Pemerintah Kota Malang mencatat Alun-Alun sebagai salah satu bagian dari kawasan bersejarah kota.
Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga. Kamu juga dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Kayutangan karena lokasinya masih berada di pusat kota.
4. Ijen Boulevard
Idjen Boulevard menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta sejarah. Kawasan ini bukan museum atau bangunan tunggal. Daya tariknya justru terdapat pada jalan besar dengan pepohonan rindang dan deretan bangunan lama.
Ijen Boulevard menjadi salah satu kawasan yang memperlihatkan karakter Kota Malang sebagai kota yang memiliki warisan tata ruang dari masa kolonial. Pemerintah Kota Malang juga memasukkan Jalan Besar Ijen sebagai salah satu bagian penting dari sejarah dan kawasan heritage kota. Berjalan santai di kawasan ini bisa menjadi aktivitas sederhana untuk menikmati suasana Malang tanpa mengeluarkan biaya tiket.
5. Monumen Juang 45
Bagi pencinta sejarah perjuangan kemerdekaan ada Monumen Juang 45 di Jalan Kertanegara. Tempat ini termasuk dalam daftar wisata sejarah Kota Malang yang dicatat oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Malang.
Monumen tersebut menjadi pengingat terhadap perjuangan bangsa pada masa mempertahankan kemerdekaan. Lokasinya juga berada di kawasan pusat kota sehingga mudah dimasukkan dalam rute wisata sejarah bersama Alun-Alun Tugu dan Kayutangan.
Mengunjungi tempat seperti ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk berfoto. Lebih dari itu kamu bisa berhenti sejenak untuk mengenang perjuangan generasi terdahulu.
6. Balai Kota Malang
Malang City Hall menjadi salah satu bangunan bersejarah yang menarik untuk dilihat dari luar. Bangunan ini berada di Jalan Tugu dan termasuk dalam kawasan pusat pemerintahan Kota Malang.
Pemerintah Kota Malang mencatat Balai Kota sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang masih dapat disaksikan hingga sekarang. Kawasan di sekitarnya juga memperlihatkan perpaduan antara bangunan pemerintahan lama dan ruang terbuka hijau. Karena merupakan kantor pemerintahan maka pengunjung sebaiknya menikmati bangunan dari area yang memang terbuka untuk umum. Jangan lupa menjaga ketertiban selama berada di kawasan tersebut.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
7. Jalan-Jalan di Kawasan Heritage Malang
Jika ingin mendapatkan pengalaman wisata sejarah yang lebih lengkap kamu dapat membuat rute jalan kaki dari Alun-Alun Merdeka menuju Kayutangan kemudian berlanjut ke Alun-Alun Tugu. Rute sederhana ini memungkinkan kamu melihat beberapa wajah lama Kota Malang dalam satu perjalanan.
Kota Malang memang memiliki banyak peninggalan sejarah mulai dari bangunan kolonial hingga monumen perjuangan. Pemerintah Kota Malang bahkan telah menetapkan sejumlah bangunan sebagai cagar budaya untuk menjaga warisan sejarah kota.
Menariknya wisata seperti ini tidak selalu membutuhkan tiket mahal. Dengan berjalan kaki dan membawa bekal secukupnya kamu sudah bisa menikmati perjalanan yang informatif sekaligus menyenangkan.
Jadi jika sedang mencari wisata sejarah gratis di Kota Malang jangan hanya terpaku pada museum. Cobalah berjalan lebih pelan dan perhatikan bangunan serta kawasan di sekelilingmu. Bisa jadi cerita sejarah yang menarik justru berada di tempat yang setiap hari dilewati orang. [DW]


