• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Arwa binti Kuraiz Ibu Khalifah Utsman yang Teguh dalam Iman

20/10/2026
in Kisah
Kisah Arwa binti Kuraiz Ibu Khalifah Utsman yang Teguh dalam Iman

Sumber: Pixabay

66
SHARES
509
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI BALIK perjalanan hidup seorang tokoh besar sering kali terdapat sosok keluarga yang turut menjadi bagian penting dalam sejarahnya. Dalam sejarah Islam, Arwa binti Kuraiz dikenal sebagai ibu dari Utsman bin Affan radhiyallahu anhu, khalifah ketiga yang terkenal karena kedermawanan dan kelembutannya. Meski kisah Arwa tidak sebanyak kisah putranya, perjalanan hidupnya menyimpan pelajaran tentang keimanan, keluarga, dan bakti seorang anak kepada ibunya.

Arwa binti Kuraiz berasal dari Bani Abd Syams, salah satu kelompok dalam suku Quraisy di Makkah. Ibunya bernama Ummu Hakim al-Baidha binti Abdul Muthalib, yang merupakan bibi Rasulullah. Dengan demikian, Arwa memiliki hubungan kekerabatan dengan Rasulullah.

Baca Juga: Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Kisah Arwa binti Kuraiz Ibu Khalifah Utsman yang Teguh dalam Iman

Perjalanan Hidup Arwa binti Kuraiz

Arwa menikah dengan Affan bin Abi al-Ash. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai Utsman bin Affan dan Aminah. Setelah Affan meninggal dunia, Arwa menikah dengan Uqbah bin Abi Mu’aith dan memiliki beberapa anak lainnya.

Dalam catatan sejarah yang dinukil oleh Ibnu Sa’d dan disebutkan kembali oleh Ibnu Hajar al-Asqalani, Arwa termasuk perempuan yang memeluk Islam. Ia kemudian berhijrah ke Madinah setelah putrinya, Ummu Kultsum binti Uqbah, lebih dahulu berhijrah. Arwa juga termasuk perempuan yang berbaiat kepada Rasulullah.

Keputusan memeluk Islam dan berhijrah merupakan bagian penting dari perjalanan hidupnya. Pada masa awal Islam, kaum Muslim menghadapi berbagai perubahan sosial dan tantangan. Berpindah ke Madinah juga berarti meninggalkan lingkungan lama untuk membangun kehidupan bersama kaum Muslim lainnya.

Keteguhan dalam Memeluk Islam

Salah satu pelajaran dari kisah Arwa adalah pentingnya keteguhan dalam menjalani keyakinan. Ia tercatat sebagai perempuan yang menerima Islam dan menjadi bagian dari masyarakat Muslim di Madinah.

Tidak banyak riwayat yang menjelaskan secara terperinci bagaimana Arwa menjalani hari-harinya. Karena itu, kita tidak perlu menambahkan cerita yang tidak memiliki dasar sejarah. Namun, keputusan untuk memeluk Islam dan berhijrah menunjukkan bahwa ia mengambil bagian dalam perubahan besar pada masa awal perkembangan Islam.

Kisahnya mengingatkan bahwa kontribusi seseorang tidak selalu berupa kepemimpinan di ruang publik. Ada pula peran yang dijalankan melalui pilihan hidup, keteguhan hati, dan keterlibatan dalam komunitas.

Kasih Sayang Utsman kepada Ibunya

Salah satu bagian yang menyentuh dari kisah Arwa berkaitan dengan bakti putranya. Dalam riwayat sejarah yang dikutip oleh Ibnu Hajar al-Asqalani, Utsman bin Affan disebut mengurus jenazah ibunya ketika Arwa wafat pada masa kekhalifahannya.

Riwayat tersebut juga menggambarkan Utsman berdoa memohon ampunan dan rahmat Allah untuk ibunya. Kisah ini menjadi pengingat tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, bahkan ketika seseorang telah memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat.

Kedudukan sebagai pemimpin tidak menghapus kewajiban seorang anak untuk menghormati dan mendoakan orang tuanya. Doa bagi orang tua merupakan bentuk kasih sayang yang dapat terus dilakukan, baik ketika mereka masih hidup maupun setelah meninggal dunia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Teladan yang Bisa Dipetik

Arwa binti Kuraiz mengajarkan pentingnya menjaga keimanan, berani mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab. Kisahnya juga mengingatkan kita untuk menghargai peran perempuan dalam sejarah Islam, termasuk mereka yang tidak banyak disebut dalam pembahasan populer.

Sementara itu, sikap Utsman bin Affan terhadap ibunya menjadi teladan tentang bakti kepada orang tua. Keduanya mengingatkan bahwa kemuliaan bukan hanya terlihat dari kedudukan seseorang, tetapi juga dari iman, hubungan keluarga, dan kebaikan yang dijaga sepanjang hidup. [DW]

Tags: Kisah Arwa binti Kuraiz Ibu Khalifah Utsman yang Teguh dalam Iman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Asma binti Nu’man Pelajaran tentang Pilihan dan Keteguhan Hati

Next Post

Tetap Sederhana meski Bisa Kaya

Next Post
Menjaga Rumah Surga

Tetap Sederhana meski Bisa Kaya

7 Inspirasi Outfit Muslimah untuk Acara Lamaran yang Anggun dan Berkesan

7 Inspirasi Outfit Muslimah untuk Acara Lamaran yang Anggun dan Berkesan

Wanita Shalat Berjamaah di Masjid

Jangan Pernah Tinggalkan, Inilah 5 Keistimewaan yang Diberikan pada Ahli Dhuha

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9571 shares
    Share 3828 Tweet 2393
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1381 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11857 shares
    Share 4743 Tweet 2964
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2531 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Jangan Pernah Tinggalkan, Inilah 5 Keistimewaan yang Diberikan pada Ahli Dhuha

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Keutamaan Istighfar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Belajar Bersyukur agar Hati Lebih Tenang dan Bahagia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga