SETIAP pagi, kita melangkah keluar rumah untuk menjalani berbagai aktivitas. Ada yang berangkat bekerja, mencari nafkah, menuntut ilmu, mengantar anak, atau menyelesaikan urusan lainnya. Di tengah kesibukan tersebut, kita sering kali langsung bergegas tanpa menyadari bahwa ada amalan sederhana yang bisa dilakukan sebelum melangkah keluar, yaitu membaca doa.
Dalam Islam, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk senantiasa mengingat Allah dalam berbagai keadaan, termasuk ketika meninggalkan rumah. Doa keluar rumah bukan sekadar rangkaian kalimat yang diucapkan sebelum bepergian, melainkan bentuk pengakuan bahwa manusia membutuhkan pertolongan dan perlindungan Allah dalam menjalani kehidupan.
Baca Juga: Rutin Konsumsi Biji Selasih Ini Manfaatnya untuk Pencernaan hingga Kesehatan Tubuh
Mulai Aktivitas dengan Tenang Lewat Doa Keluar Rumah yang Diajarkan Rasulullah
Bacaan Doa Keluar Rumah dan Artinya
Doa keluar rumah yang diajarkan Rasulullah sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Abu Dawud nomor 5095 adalah sebagai berikut.
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Artinya, “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Doa ini mengandung pesan yang mendalam. Ketika mengucapkan bismillah, kita memulai langkah dengan menyebut nama Allah. Kalimat tawakkaltu ‘alallah menunjukkan bahwa kita menyerahkan urusan kepada-Nya setelah berusaha. Sementara itu, pengakuan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah mengingatkan bahwa kemampuan manusia memiliki keterbatasan.
1. Mengawali Aktivitas dengan Mengingat Allah
Membaca doa sebelum keluar rumah membantu kita memulai aktivitas dengan kesadaran bahwa Allah selalu menjadi tempat bergantung. Rutinitas yang padat terkadang membuat pikiran langsung dipenuhi pekerjaan, target, dan berbagai kekhawatiran.
Dengan membiasakan diri membaca doa, kita memiliki jeda sejenak untuk mengingat Allah sebelum menghadapi kesibukan. Kebiasaan ini juga dapat menjadi pengingat agar setiap aktivitas dijalani dengan niat yang baik.
2. Menumbuhkan Sikap Tawakal
Tawakal bukan berarti menyerahkan semuanya tanpa melakukan usaha. Sebaliknya, seorang Muslim tetap perlu mempersiapkan diri, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan mengambil langkah yang diperlukan.
Setelah berusaha, hasil akhirnya diserahkan kepada Allah. Sikap ini membantu kita memahami bahwa tidak semua hal dapat berjalan sesuai rencana. Ketika menghadapi kesulitan, kita tetap berusaha mencari jalan keluar tanpa kehilangan harapan kepada-Nya.
3. Memohon Perlindungan dalam Perjalanan
Saat berada di luar rumah, ada berbagai keadaan yang tidak selalu bisa kita kendalikan. Karena itu, memohon pertolongan Allah menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Meski demikian, doa perlu disertai ikhtiar nyata. Berkendara dengan tertib, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga barang bawaan, dan memperhatikan keselamatan tetap harus dilakukan.
4. Mengingat Keterbatasan Diri
Kalimat laa haula wa laa quwwata illa billah mengajarkan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan mutlak. Apa pun kemampuan, jabatan, dan pencapaian yang dimiliki tetap berada dalam ketentuan Allah.
Kesadaran ini dapat membantu kita menjalani kehidupan dengan lebih rendah hati dan tidak mudah merasa mampu menghadapi semuanya sendirian.
5. Membiasakan Amalan Kecil secara Konsisten
Doa keluar rumah merupakan amalan sederhana yang mudah dibiasakan. Kita bisa mengajarkannya kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami pentingnya mengingat Allah sebelum memulai kegiatan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Semoga setiap langkah yang kita ambil menjadi bagian dari ikhtiar menuju kebaikan. Jangan biarkan kesibukan membuat kita lupa berdoa. Awali perjalanan dengan menyebut nama Allah, lakukan usaha terbaik, dan serahkan hasilnya kepada-Nya. [DW]





