PERNAH menikmati es buah atau minuman segar dengan butiran kecil berwarna hitam yang mengembang ketika terkena air? Itulah biji selasih, bahan yang cukup populer dalam berbagai minuman di Indonesia. Selain memberikan tekstur kenyal yang khas, biji selasih juga menyimpan potensi manfaat bagi kesehatan karena mengandung serat dan sejumlah zat gizi.
Biji selasih berasal dari tanaman basil, khususnya jenis Ocimum basilicum. Biji ini biasanya direndam terlebih dahulu hingga mengembang dan membentuk lapisan bening seperti gel. Cara penyajian tersebut membuatnya mudah dicampurkan ke dalam air minum, puding, atau makanan lainnya.
Meski ukurannya kecil, biji selasih dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Namun, manfaatnya tetap perlu dipahami secara wajar karena penelitian khusus mengenai efek biji selasih terhadap kesehatan manusia masih terbatas.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Minuman untuk Membantu Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Rutin Konsumsi Biji Selasih Ini Manfaatnya untuk Pencernaan hingga Kesehatan Tubuh
1. Membantu Melancarkan Pencernaan
Salah satu potensi manfaat biji selasih berasal dari kandungan seratnya. Serat membantu mendukung fungsi pencernaan dan menjaga keteraturan buang air besar.
Ketika biji selasih direndam, lapisan gel terbentuk di permukaannya. Serat yang dikonsumsi bersama cairan dapat membantu melunakkan tinja dan mendukung pergerakan usus. Meski begitu, manfaat ini juga bergantung pada kecukupan cairan, pola makan, dan kondisi pencernaan setiap orang.
Untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna, biji selasih sebaiknya dikonsumsi bersama makanan kaya serat lainnya, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
2. Membantu Memberikan Rasa Kenyang
Biji selasih yang mengembang mengandung serat dan menyerap air. Karakteristik tersebut dapat membantu menambah volume makanan serta memberikan rasa kenyang.
Bagi orang yang sedang mengatur pola makan, biji selasih dapat menjadi variasi tambahan dalam menu sehari-hari. Misalnya, biji selasih yang sudah direndam dapat dicampurkan ke dalam yoghurt tanpa gula tambahan atau minuman rendah gula.
Namun, biji selasih bukan bahan ajaib untuk menurunkan berat badan. Pengelolaan berat badan tetap membutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, dan kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan.
3. Berpotensi Membantu Menjaga Kesehatan Metabolik
Serat dalam makanan berperan dalam menjaga kesehatan metabolik. Asupan serat yang cukup dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat tertentu dan mendukung pengendalian kadar gula darah setelah makan.
Biji selasih berpotensi menjadi salah satu sumber serat dalam menu harian. Meski demikian, bukti klinis yang secara khusus membuktikan bahwa konsumsi biji selasih dapat mengendalikan gula darah pada manusia masih terbatas.
Karena itu, penderita diabetes tetap perlu mengikuti anjuran dokter dan tidak mengganti obat atau perawatan yang diberikan dengan konsumsi biji selasih.
4. Mendukung Pola Makan Sehat untuk Jantung
Pola makan kaya serat merupakan salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi beragam makanan berserat, termasuk buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dapat membantu mendukung pengelolaan kolesterol serta kesehatan kardiovaskular.
Biji selasih dapat melengkapi variasi sumber serat tersebut. Akan tetapi, manfaatnya tidak bisa disamakan dengan pengobatan untuk kolesterol tinggi atau penyakit jantung. Pola makan keseluruhan tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan.
5. Mengandung Antioksidan yang Mendukung Perlindungan Sel
Biji selasih juga mengandung senyawa fenolik, termasuk beberapa jenis polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa ini berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Radikal bebas terbentuk secara alami dalam tubuh dan juga dapat berasal dari paparan lingkungan. Jika jumlahnya berlebihan, kondisi tersebut dapat memicu stres oksidatif yang berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan.
Meski demikian, penelitian mengenai aktivitas antioksidan biji selasih masih terus berkembang. Mengonsumsinya tidak berarti seseorang otomatis terhindar dari penyakit. Untuk mendapatkan manfaat antioksidan secara optimal, tetap variasikan konsumsi buah, sayuran, dan sumber pangan nabati lainnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Biji selasih cukup mudah diolah di rumah. Rendam biji dalam air bersih sampai mengembang dan membentuk lapisan gel sebelum dicampurkan ke dalam minuman atau makanan. Hindari menelan biji dalam keadaan kering, terutama bagi orang yang memiliki kesulitan menelan.
Mulailah dengan porsi kecil dan tingkatkan secara bertahap sesuai toleransi tubuh. Asupan serat yang bertambah terlalu cepat dapat menyebabkan kembung atau rasa tidak nyaman pada perut. Pastikan juga kebutuhan cairan harian terpenuhi. [DW]





