LABU kuning selama ini lebih sering hadir di meja makan sebagai bahan kolak, sup, bubur, atau aneka kue. Warnanya yang cerah membuat sayuran ini mudah dikenali. Namun, di balik rasanya yang lembut, labu kuning menyimpan sejumlah zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
Menariknya, labu juga memiliki kisah yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Dalam Surah As-Saffat ayat 145–146, Allah menceritakan keadaan Nabi Yunus setelah dikeluarkan dari perut ikan. Nabi Yunus berada di daratan dalam kondisi sakit dan lemah. Kemudian Allah menumbuhkan untuknya tanaman dari jenis labu atau yaqthin.
Baca Juga: Jangan Bersedih Allah Bersama Kita
Beragam Manfaat dari Labu Kuning yang Jarang Diketahui
Menurut Tafsir Ringkas Kementerian Agama, tanaman tersebut menjadi salah satu bentuk pertolongan Allah. Pohonnya memberikan perlindungan dari panas matahari, sementara buahnya menjadi makanan bagi Nabi Yunus sehingga kekuatan dan kesehatannya berangsur pulih.
Kisah tersebut tentu bukan berarti labu dapat digunakan sebagai obat untuk semua penyakit. Namun, ada pelajaran menarik bahwa setelah melewati kondisi yang sangat berat, Nabi Yunus mendapatkan makanan dari tanaman yang Allah tumbuhkan untuknya.
Lalu, apa saja manfaat labu kuning bagi kesehatan?
1. Mengandung beta-karoten
Warna kuning-oranye pada labu berasal dari pigmen karotenoid, termasuk beta-karoten. Di dalam tubuh, beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A. Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga fungsi penglihatan, sistem kekebalan tubuh, serta kesehatan berbagai jaringan tubuh.
Karena itu, memasukkan labu kuning ke dalam menu sehari-hari bisa menjadi salah satu cara menikmati makanan yang kaya zat gizi.
2. Sumber serat
Labu kuning juga mengandung serat. Dalam 100 gram labu kuning, terdapat sekitar 1,2 gram serat. Serat dibutuhkan untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung fungsi usus.
Agar manfaatnya lebih optimal, labu bisa dipadukan dengan sumber serat lainnya seperti sayuran, buah, dan biji-bijian.
3. Mengandung vitamin C
Labu kuning juga menyediakan vitamin C. Zat gizi ini berperan sebagai antioksidan dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Dalam 100 gram labu kuning, kandungan vitamin C tercatat sekitar 10,6 miligram.
4. Menyediakan kalium
Selain vitamin dan serat, labu kuning mengandung kalium. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk membantu kerja otot dan saraf.
5. Mudah diolah menjadi berbagai menu
Keunggulan lainnya adalah labu kuning mudah dimasak. Teksturnya akan menjadi lembut setelah dikukus atau direbus sehingga cocok dijadikan sup, puree, bubur, atau campuran makanan lainnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Kisah Nabi Yunus mengajarkan bahwa pertolongan Allah dapat datang melalui sesuatu yang sederhana. Labu yang tumbuh di tengah kondisi yang tidak mudah menjadi bagian dari pemulihan beliau. Dari sini, kita juga dapat belajar untuk tidak meremehkan bahan makanan yang terlihat sederhana.
Labu kuning bukan makanan ajaib yang dapat menyembuhkan penyakit. Namun, kandungan beta-karoten, serat, vitamin C, kalium, dan berbagai zat gizi lainnya membuatnya layak menjadi bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang. [DW]





