SERING kali kita mengira bahwa menyayangi diri sendiri berarti memenuhi semua keinginan, memberi hadiah, atau mencari kebahagiaan sesaat. Padahal, bentuk cinta terbesar kepada diri adalah menyelamatkan diri dari hal-hal yang dapat menjauhkan kita dari Allah. Sebab kehidupan dunia hanya sementara, sedangkan akhirat adalah tujuan yang sebenarnya.
Setiap orang tentu berharap masuk surga. Namun, harapan itu perlu dibarengi dengan amal saleh dan kesungguhan dalam beribadah. Tidak ada seorang pun yang bisa merasa aman dengan amalnya, karena kita semua masih memiliki banyak kekurangan. Ada hari ketika salat ditunda, ada waktu yang terbuang karena rasa malas, dan ada lisan yang tanpa sadar melukai orang lain. Semua itu menjadi pengingat bahwa kita masih membutuhkan taubat setiap hari.
Baca Juga: Semua Punya Waktu dan Takdir Terbaik
Sayangi Dirimu dengan Memperbaiki Hubungan kepada Allah
Rasa malas adalah ujian yang sering datang dalam ibadah. Awalnya hanya menunda salat beberapa menit, lalu menjadi kebiasaan yang terus berulang. Padahal, salat adalah tiang agama dan salah satu amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Menjaga salat tepat waktu bukan hanya kewajiban, tetapi juga bukti bahwa kita sedang menyayangi diri sendiri dengan menjaga bekal menuju akhirat.
Selain ibadah, lisan juga menjadi amanah yang sangat besar. Betapa mudahnya seseorang mengucapkan kata-kata kasar, bergunjing, atau menyebarkan sesuatu tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Luka akibat ucapan sering kali lebih sulit sembuh daripada luka fisik. Karena itu, membiasakan diri berkata baik atau memilih diam merupakan salah satu cara menjaga hati sekaligus menjaga pahala.
Menyayangi diri bukan berarti merasa diri sudah baik. Justru sebaliknya, kita berani mengakui kelemahan dan berusaha memperbaikinya sedikit demi sedikit. Hari ini mungkin kita masih sering lalai, tetapi jangan biarkan kelalaian berubah menjadi kebiasaan. Hari ini mungkin amal terasa sedikit, tetapi jangan pernah berhenti menambahnya dengan salat sunnah, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak istighfar.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Allah Maha Pengampun bagi hamba yang mau kembali kepada-Nya. Selama napas masih ada, pintu taubat masih terbuka. Maka jangan habiskan waktu hanya menyalahkan diri, tetapi gunakan kesempatan yang Allah berikan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Sayangilah dirimu dengan menjaga salat, membersihkan lisan, melawan rasa malas, dan memperbanyak amal saleh. Karena hadiah terindah yang bisa kita berikan kepada diri sendiri bukanlah kemewahan dunia, melainkan harapan untuk bertemu Allah dengan hati yang bersih dan memperoleh rahmat-Nya di akhirat nanti. [DW]





