KALAU membicarakan jajanan tradisional Aceh, kue timpan menjadi salah satu yang menarik untuk dicoba. Kue basah ini mempunyai tekstur lembut dan kenyal dengan rasa manis serta gurih yang berpadu pas. Adonannya umumnya menggunakan tepung ketan dan pisang raja, kemudian diberi isian seperti srikaya atau kelapa manis. Setelah dibungkus daun pisang, timpan dikukus sampai matang sehingga aromanya semakin harum. Kue ini juga kerap disajikan saat Lebaran, kenduri, maupun acara keluarga.
Untuk membuatnya di rumah, resep berikut menggunakan isian srikaya sederhana dengan tambahan kelapa dan nangka. Jumlah bahan dapat disesuaikan apabila ingin membuat porsi lebih banyak.
Baca Juga: Daun Suji Bukan Sekadar Pewarna Alami Ini Potensi Manfaatnya untuk Kesehatan
Resep Kue Timpan Khas Aceh yang Legit dan Lembut
Bahan Adonan Kulit
- 300 gram tepung ketan putih
- 5 buah pisang raja matang
- 75 ml santan
- ½ sendok teh garam
- Daun pisang muda secukupnya
- 2 sendok makan minyak untuk mengoles daun pisang
Pisang raja sebaiknya sudah benar-benar matang agar kulit timpan terasa lebih lembut dan memiliki aroma pisang yang kuat. Kombinasi pisang, tepung ketan, dan santan merupakan salah satu karakter utama kue timpan.
Bahan Isian Srikaya
- 2 butir telur ayam
- 75 gram gula pasir
- 75 ml santan
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh tepung terigu
- 50 gram kelapa parut
- 3–4 buah nangka, potong kecil-kecil
- 1 lembar daun pandan
Isian srikaya memberikan rasa manis dan gurih yang membuat timpan semakin nikmat. Nangka bisa digunakan untuk menambah aroma dan sensasi rasa buah di bagian dalam kue. Beberapa resep tradisional juga menggunakan kelapa manis sebagai alternatif isian.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Cara Membuat Isian
- Pecahkan telur ke dalam wadah, kemudian tambahkan gula pasir dan garam. Aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan tepung terigu, lalu tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
- Tambahkan kelapa parut, potongan nangka, dan daun pandan.
- Tuangkan adonan ke dalam wajan. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar bagian bawah tidak gosong.
- Setelah adonan berubah menjadi lebih kental, matikan api dan biarkan sampai agak dingin.
Cara Membuat Adonan Kulit
- Kupas pisang raja, kemudian haluskan menggunakan garpu sampai tidak terlalu bertekstur kasar.
- Masukkan tepung ketan dan garam. Aduk hingga kedua bahan tercampur.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni. Jangan langsung menuangkan seluruh santan karena tingkat kelembapan pisang bisa berbeda.
- Uleni sampai adonan lembut, menyatu, dan mudah dibentuk.
Cara Membungkus dan Mengukus
- Bersihkan daun pisang, kemudian potong menjadi beberapa lembar dengan ukuran yang cukup untuk membungkus timpan.
- Olesi bagian dalam daun pisang dengan sedikit minyak agar kue tidak mudah lengket.
- Ambil satu bagian adonan kulit, letakkan di atas daun pisang, kemudian pipihkan.
- Tambahkan isian srikaya secukupnya di bagian tengah.
- Bentuk adonan menjadi lonjong dan tutup isian dengan rapi.
- Bungkus seperti membuat pepes, kemudian sematkan kedua ujung daun pisang.
- Susun timpan di dalam kukusan yang sudah panas. Kukus sekitar 15–25 menit sampai matang. Durasi dapat berbeda sesuai ukuran dan jumlah timpan.
- Setelah matang, angkat dan biarkan sebentar sebelum disajikan.
Kue timpan paling nikmat disantap ketika masih hangat karena teksturnya terasa lembut dan aromanya lebih harum. Namun, setelah dingin pun rasanya tetap enak untuk teman minum kopi atau teh. Agar hasilnya tidak keras, hindari menggunakan tepung ketan terlalu banyak saat menguleni. Buat adonan cukup lembut tetapi tetap dapat dipulung. [DW]





