RIBUAN kembang endhog diarak menyusuri jalanan Banyuwangi dalam pawai Endhog-Endhogan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pawai yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi itu menempuh jarak sekitar tiga kilometer, dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan dan berakhir di Kantor Bupati Banyuwangi.
Kembang endhog yang menjadi bagian utama pawai berupa telur yang telah direbus dan dihias. Ribuan telur tersebut ditata pada batang pohon pisang berhias atau jodhang.
Baca juga: Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki
Ribuan Kembang Endhog Diarak di Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad
Jodhang kemudian diarak menggunakan beragam kendaraan, mulai dari becak hingga sepeda hias. Tabuhan rebana, musik Islami, dan lantunan selawat mengiringi perjalanan pawai.
Di sepanjang rute, warga berjejer menyaksikan iring-iringan. Saat peserta membagikan telur, warga pun antusias berebut kembang endhog.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Tradisi tersebut juga menarik perhatian wisatawan asing yang kebetulan melintas. Roman, wisatawan asal Prancis, mengaku tertarik melihat suasana perayaan Maulid Nabi di Banyuwangi.
Roman bersama rombongan berada di Banyuwangi selama tiga hari untuk menikmati sejumlah destinasi wisata dan keindahan alam.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Endhog-Endhogan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, tetapi juga tradisi masyarakat Banyuwangi yang terus dijaga. [Din]





