TEH hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman yang mengandung senyawa alami dengan potensi manfaat bagi kesehatan. Berbeda dari teh hitam, daun teh hijau tidak melalui proses fermentasi sehingga sejumlah komponen alaminya tetap terjaga. Teh hijau berasal dari tanaman Camellia sinensis dan mengandung polifenol, termasuk katekin, serta kafein dalam jumlah tertentu.
Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat, minum teh hijau setiap hari dapat memberikan beberapa manfaat. Namun, penting untuk memahami bahwa teh hijau bukan obat dan manfaatnya tidak selalu sama pada setiap orang.
Baca Juga: Waspadai 5 Makanan yang Bisa Memicu Gejala Asma pada Sebagian Orang
Minum Teh Hijau Setiap Hari, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?
1. Membantu Mendukung Kesehatan Jantung
Salah satu alasan teh hijau banyak diteliti adalah kandungan polifenolnya. Sejumlah penelitian mengamati hubungan antara konsumsi teh hijau dan kesehatan jantung. National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) mencatat bahwa pada populasi Asia, konsumsi teh hijau dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah, meskipun hubungan tersebut tidak ditemukan secara konsisten pada populasi Barat.
Artinya, teh hijau dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi tidak dapat dianggap sebagai cara tunggal untuk mencegah penyakit jantung.
2. Membantu Menjaga Kadar Kolesterol
Manfaat lain yang cukup menarik berkaitan dengan kolesterol. NCCIH menyebutkan bahwa penelitian terkontrol menunjukkan teh hijau dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL dalam jumlah kecil. Namun, sebagian besar penelitian tersebut menggunakan produk ekstrak teh hijau, bukan sekadar minuman teh hijau yang diseduh.
Karena itu, jangan menganggap minum teh hijau otomatis dapat mengatasi kolesterol tinggi. Pola makan, aktivitas fisik, berat badan, dan pengobatan jika diperlukan tetap memiliki peran penting.
3. Berpotensi Membantu Mengontrol Berat Badan
Kandungan katekin dan kafein dalam teh hijau diketahui memiliki efek sederhana terhadap berat badan. Namun, efeknya cenderung kecil dan sangat dipengaruhi pola makan serta aktivitas fisik seseorang.
Bahkan, NCCIH mencatat bahwa tinjauan Cochrane terhadap sejumlah uji klinis menemukan penurunan berat badan dari preparat teh hijau sangat kecil dan tidak dianggap penting secara klinis.
Jadi, teh hijau tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan minuman rendah kalori, tetapi bukan minuman ajaib untuk menurunkan berat badan.
4. Menjadi Sumber Senyawa Antioksidan
Teh hijau mengandung polifenol yang menjadi salah satu komponen yang banyak dikaitkan dengan manfaat kesehatan. Senyawa tersebut termasuk kelompok katekin yang memiliki aktivitas antioksidan.
Mengonsumsi teh hijau sebagai pengganti minuman tinggi gula dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk mendukung pola makan yang lebih sehat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Membantu Meningkatkan Kewaspadaan
Teh hijau mengandung kafein sehingga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Jumlah kafeinnya memang berbeda-beda tergantung jenis teh, takaran, dan cara penyeduhan.
Bagi sebagian orang, secangkir teh hijau pada pagi atau siang hari dapat menjadi alternatif minuman berkafein selain kopi.
***
Minum teh hijau sebagai minuman pada jumlah moderat umumnya dianggap aman bagi orang dewasa. Namun, teh hijau tetap mengandung kafein sehingga konsumsi berlebihan dapat menjadi masalah bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Hal yang perlu dibedakan adalah teh hijau seduhan dan ekstrak teh hijau dalam bentuk suplemen. Kasus gangguan hati yang jarang terjadi lebih banyak dilaporkan pada produk ekstrak teh hijau, terutama dalam bentuk tablet atau kapsul. Teh hijau juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat.
Karena itu, jika ingin menjadikan teh hijau sebagai minuman harian, pilihan paling sederhana adalah teh hijau yang diseduh tanpa banyak tambahan gula. Nikmati sebagai bagian dari pola makan bergizi, tidur cukup, olahraga rutin, dan gaya hidup sehat. [DW]





