• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 10 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Menyoal Kontroversi Hijab UNIQLO: Ketika Model Fashion Bersinggungan dengan Identitas dan Nilai Agama

10/08/2026
in Berita
Menyoal Kontroversi Hijab UNIQLO: Ketika Model Fashion Bersinggungan dengan Identitas dan Nilai Agama

Sumber: Instagram Resmi UNIQLO Indonesia

66
SHARES
504
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RENCANA peluncuran koleksi hijab terbaru UNIQLO Indonesia tengah menjadi perhatian di media sosial. Bukan semata karena kehadiran produk baru dari salah satu brand fashion global, tetapi karena model hijab yang ditampilkan dianggap berbeda dari pemahaman hijab yang umum dikenal oleh sebagian Muslimah di Indonesia.

UNIQLO disebut akan menghadirkan tiga produk, yaitu AIRism UV Protection Hijab, Georgette Hijab, dan Satin Hijab. Koleksi tersebut dijadwalkan hadir pada pertengahan Agustus 2026. Dalam materi promosinya, kain digunakan untuk menutup rambut dan kemudian diikat di bagian belakang kepala, sementara bagian leher masih terlihat.

Baca Juga: Menag Dukung Rencana Pembangunan Rumah Ibadah Enam Agama di UI

Menyoal Kontroversi Hijab UNIQLO: Ketika Model Fashion Bersinggungan dengan Identitas dan Nilai Agama

Model tersebut kemudian memunculkan perdebatan. Sebagian masyarakat menilai tampilannya memiliki kemiripan dengan tichel atau mitpachat, yakni penutup kepala yang digunakan oleh sebagian perempuan Yahudi Ortodoks. Dari sinilah muncul pertanyaan mengenai apakah sebuah produk yang disebut sebagai “hijab” seharusnya hanya dimaknai sebagai kain untuk menutup rambut atau memiliki cakupan yang lebih luas sesuai dengan pemahaman dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta…”

Para sahabat kemudian bertanya apakah yang dimaksud adalah Yahudi dan Nasrani. Rasulullah SAW menjawab, “Lantas siapa lagi?” Hadis tersebut tercantum dalam HR. Muslim No. 2669.

Pesan yang ingin disampaikan dari hadis tersebut adalah pentingnya seorang Muslim memiliki identitas dan tidak mengikuti sesuatu secara membabi buta hanya karena menjadi tren. Dalam konteks fashion, pemaknaan ini dapat menjadi bahan renungan ketika sebuah gaya berpakaian memiliki kemiripan dengan simbol atau tradisi kelompok tertentu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang lebih penting untuk didiskusikan adalah bagaimana konsumen Muslim memahami istilah “hijab”. Dalam ajaran Islam, hijab tidak hanya berkaitan dengan rambut, tetapi juga berkaitan dengan prinsip menutup aurat dan menjaga kesopanan dalam berpakaian. Karena itu, sebuah produk yang menggunakan label hijab tentu wajar jika kemudian dinilai berdasarkan pemahaman tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bahwa fashion bukan sekadar persoalan warna, bahan, dan model. Pakaian juga dapat berkaitan dengan identitas, budaya, keyakinan, bahkan simbol keagamaan.

Bagi konsumen Muslim, hadirnya koleksi hijab dari brand global dapat menjadi pilihan baru. Namun, pilihan tersebut tetap perlu disikapi dengan pemahaman. Jangan sampai istilah keagamaan hanya menjadi label pemasaran tanpa memahami nilai yang terkandung di dalamnya.

Pada akhirnya, kontroversi ini bukan sekadar tentang apakah model hijab UNIQLO bagus atau tidak. Persoalannya lebih dalam: ketika fashion global menggunakan istilah dan simbol yang berkaitan dengan agama, sejauh mana sebuah brand memahami makna di baliknya? Dan sebagai konsumen Muslim, apakah kita cukup mengikuti tren, atau tetap mempertimbangkan identitas dan nilai yang kita yakini?

Menurut pemahaman secara nilai syari, “hijab artinya penutup” (Lisaanul Arab).

Secara istilah, makna hijab adalah sebagaimana dijelaskan Al Munawi berikut ini:

الحجاب: كل ما ستر المطلوب أو منع من الوصول إليه، ومنه قيل للستر حجاب لمنعه المشاهدة، وقيل للبواب حاجب لمنعه من الدخول. وأصله جسم حائل بين جسدين

“Hijab adalah segala hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi atau terlarang untuk menggapainya. Diantara penerapan maknanya, hijab dimaknai dengan as sitr (penutup), yaitu yang mengalangi sesuatu agar tidak bisa terlihat. Demikian juga al bawwab (pintu), disebut sebagai hijab karena menghalangi orang untuk masuk. Asal maknanya, hijab adalah entitas yang menjadi penghalang antara dua entitas lain” (At Tauqif ‘ala Muhimmat At Ta’arif, 1/136).

Intinya adalah, hendaknya wanita Muslimah yang shalihah tidak sekedar mengetahui makna hijab, khimar dan jilbab, namun juga mempelajari mengenai syarat-syarat hijab yang syar’i. Seperti apa berhijab yang syar’i itu? Ketika ia mengetahui bahwa salah satu makna jilbab adalah “kain yang menutupi kepala, leher, hingga ke dada.[DW]

Tags: Menyoal Kontroversi Hijab UNIQLO: Ketika Model Fashion Bersinggungan dengan Identitas dan Nilai Agama
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mintalah Kasih Sayang Allah

Next Post

Kemenhaj Operasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Umroh di Bandara Soekarno-Hatta

Next Post
Kemenhaj Operasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Umroh di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenhaj Operasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Umroh di Bandara Soekarno-Hatta

Airbus A380 Mendarat di Tangerang

Airbus A380 Mendarat di Tangerang, Intip Kemegahan Pesawat Dua Lantai

Menag Tegaskan Pentingnya Transformasi Menyeluruh dalam Pengelolaan Rumah Ibadah

Menag Tegaskan Pentingnya Transformasi Menyeluruh dalam Pengelolaan Rumah Ibadah

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    240 shares
    Share 96 Tweet 60
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9072 shares
    Share 3629 Tweet 2268
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    503 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4382 shares
    Share 1753 Tweet 1096
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4109 shares
    Share 1644 Tweet 1027
  • KPIPA Luncurkan Al-Aqsa Memanggil Perempuan Jawa Barat (ALMA)

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Inilah Kelebihan Bahan Jersey untuk Gamis tapi Ketahui Juga Kekurangannya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa setelah Shalat sesuai Sunnah Nabi

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga