• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 8 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Mau Mendaki Semeru? Ini yang Perlu Diperhatikan Perempuan Berhijab agar Tetap Nyaman

08/08/2026
in Wisata
Mau Mendaki Semeru? Ini yang Perlu Diperhatikan Perempuan Berhijab agar Tetap Nyaman

Sumber: Pixabay

66
SHARES
505
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENDAKI gunung bagi perempuan berhijab bukan halangan untuk menikmati alam. Justru dengan persiapan yang tepat, perjalanan bisa terasa lebih nyaman tanpa harus mengorbankan kenyamanan berpakaian dan kebutuhan untuk menjaga aurat. Namun, Gunung Semeru bukan medan yang bisa diperlakukan seperti perjalanan wisata biasa. Kondisi alam, cuaca, suhu dingin, jalur menanjak, serta aturan pendakian harus menjadi pertimbangan utama sebelum berangkat.

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengecek aturan terbaru pendakian Semeru. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mewajibkan pendaki melakukan booking online, membawa identitas asli, surat keterangan sehat yang berlaku sesuai ketentuan, perlengkapan pendakian minimal, serta mengikuti registrasi ulang dan briefing di Ranu Pani. Pendakian juga dilakukan dalam kelompok 2–10 orang dan diwajibkan menggunakan pemandu lokal terdaftar.

Baca Juga: Ketika Harapan kepada Allah Membuat Kita Terus Bergerak

Mau Mendaki Semeru? Ini yang Perlu Diperhatikan Perempuan Berhijab agar Tetap Nyaman

1. Pilih pakaian hijab yang praktis

Hindari menggunakan pakaian yang terlalu longgar dan mudah tersangkut ketika melewati jalur sempit atau rimbun. Pilih pakaian berlapis yang ringan sehingga mudah disesuaikan dengan perubahan suhu.

Untuk hijab, gunakan model yang sederhana dan tidak memiliki banyak aksesori menjuntai. Hijab berbahan ringan tetapi cukup menutup leher dapat membuat aktivitas lebih leluasa. Pastikan pula hijab terpasang kuat agar tidak mudah berantakan ketika terkena angin.

2. Siapkan perlengkapan untuk cuaca dingin

Perempuan berhijab tetap perlu memperhatikan perlindungan tubuh dari udara dingin. Gunakan pakaian dalam yang nyaman, jaket atau lapisan penghangat, kaus kaki, sarung tangan, dan penutup kepala yang sesuai.

Jangan mengandalkan hijab sebagai satu-satunya pelindung dari suhu dingin. Ketika berkemah, terutama malam dan dini hari, suhu dapat terasa jauh lebih rendah dibandingkan saat berjalan pada siang hari.

3. Gunakan alas kaki yang sesuai

Sepatu menjadi perlengkapan penting dalam pendakian. Pilih sepatu yang nyaman, memiliki daya cengkeram baik, dan sudah pernah digunakan sebelumnya. Jangan memakai sepatu baru langsung untuk perjalanan panjang karena berisiko menyebabkan lecet.

Kaos kaki cadangan juga sebaiknya dimasukkan ke dalam tas agar kaki tetap kering apabila terkena air atau keringat.

4. Jangan membawa pakaian terlalu banyak

Perempuan sering ingin membawa banyak pilihan pakaian untuk dokumentasi. Namun saat mendaki, setiap gram tambahan akan menjadi beban. Prioritaskan pakaian berdasarkan fungsi, bukan sekadar penampilan.

Bawa pakaian ganti secukupnya, perlengkapan ibadah, jas hujan, perlengkapan tidur, obat pribadi, serta kebutuhan kebersihan diri.

5. Perhatikan kebutuhan pribadi perempuan

Kebutuhan menstruasi juga harus dipersiapkan dengan baik. Bawa pembalut secukupnya, tisu, kantong khusus untuk membawa kembali sampah pribadi, serta perlengkapan kebersihan lainnya. Jangan meninggalkan sampah di kawasan taman nasional.

Selain itu, pastikan kebutuhan buang air dan menjaga kebersihan diri sudah dipikirkan sebelum perjalanan. Persiapan sederhana seperti ini bisa sangat membantu ketika berada jauh dari fasilitas rumah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

6. Jangan memaksakan diri

Persiapan fisik sama pentingnya dengan perlengkapan. Latihan berjalan, naik-turun tangga, atau olahraga kardio sebelum pendakian dapat membantu tubuh beradaptasi dengan aktivitas fisik.

Yang tidak kalah penting, jangan memaksakan diri ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan. Mendaki bukan perlombaan. Keselamatan harus menjadi prioritas.

7. Patuhi batas pendakian yang ditetapkan

Ketentuan Semeru dapat berubah mengikuti kondisi vulkanik. Pada pembukaan pendakian April 2026, jalur dibuka dengan batas akhir sampai Ranu Kumbolo demi keselamatan pendaki.

Karena Semeru merupakan gunung api aktif, pendaki perlu memantau informasi resmi Badan Geologi dan MAGMA Indonesia sebelum berangkat. Badan Geologi juga pernah mengeluarkan rekomendasi pembatasan aktivitas berdasarkan kondisi erupsi dan ancaman awan panas, lahar, serta lontaran material vulkanik.

Pada akhirnya, menjadi perempuan berhijab tidak membatasi seseorang untuk menikmati kegiatan pendakian. Dengan pakaian yang praktis, perlengkapan yang tepat, persiapan fisik, serta kepatuhan terhadap aturan, perjalanan menuju Semeru dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus aman. Yang terpenting, jangan mengejar foto atau target perjalanan dengan mengabaikan kondisi tubuh dan aturan keselamatan yang berlaku. [DW]

Tags: Mau Mendaki Semeru? Ini yang Perlu Diperhatikan Perempuan Berhijab agar Tetap Nyaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Makan Ikan dan Daging Hewan Darat Bersamaan

Next Post

Ketika Anak Mengeluh tentang Pesantren

Next Post
Hukum Memasukkan Anak ke Pondok Pesantren dalam Usia Belum Baligh

Ketika Anak Mengeluh tentang Pesantren

Ketika Luka Masa Lalu Terbawa ke Dalam Pernikahan

Ketika Luka Masa Lalu Terbawa ke Dalam Pernikahan

5 Akhlak Rasulullah kepada Anak

5 Akhlak Rasulullah kepada Anak

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    485 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4374 shares
    Share 1750 Tweet 1094
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    214 shares
    Share 86 Tweet 54
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9061 shares
    Share 3624 Tweet 2265
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4104 shares
    Share 1642 Tweet 1026
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11673 shares
    Share 4669 Tweet 2918
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5219 shares
    Share 2088 Tweet 1305
  • Mengenal Arabian Voal, Bahan Hijab yang Nyaman Dipakai dan Cara Merawatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga