MEMILIH hijab bukan hanya soal warna dan motif. Bahan kain juga punya peran penting karena berhubungan langsung dengan kenyamanan saat beraktivitas. Salah satu bahan yang cukup populer di kalangan hijabers adalah Arabian Voal. Kain ini banyak dipilih karena tampilannya rapi, relatif mudah dibentuk, dan cocok digunakan untuk berbagai gaya hijab, mulai dari tampilan sehari-hari hingga acara yang lebih formal.
Perlu diketahui, istilah Arabian Voal lebih banyak digunakan sebagai nama atau kategori bahan di pasaran. Karena itu, komposisi dan karakter kainnya bisa berbeda antara satu produsen dengan produsen lainnya. Secara umum, kain voal dikenal sebagai kain yang ringan, lembut, memiliki tekstur halus, tidak terlalu licin, serta relatif mudah dibentuk. Beberapa jenis voal juga dibuat dari katun atau campuran serat lainnya.
Baca Juga: Ketika Harapan kepada Allah Membuat Kita Terus Bergerak
Mengenal Arabian Voal, Bahan Hijab yang Nyaman Dipakai dan Cara Merawatnya
Karakteristik Arabian Voal
Salah satu daya tarik Arabian Voal adalah teksturnya yang memiliki sedikit struktur sehingga hijab tidak mudah jatuh atau bergeser ketika digunakan. Karakter tersebut membuat bagian depan hijab lebih mudah dibentuk dan terlihat rapi.
Voal juga dikenal memiliki karakter yang cukup breathable. Bahan yang ringan dan tidak terlalu rapat membuatnya terasa nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari, terutama di negara dengan cuaca tropis seperti Indonesia.
Selain itu, permukaannya yang tidak terlalu licin membuat hijab lebih mudah ditata. Bagi perempuan yang menyukai gaya hijab dengan bentuk tegak di bagian dahi, karakter kain seperti ini dapat menjadi pilihan yang menarik.
Cara Mencuci Arabian Voal
Agar hijab tetap awet, cara mencucinya tidak boleh sembarangan. Jika memungkinkan, cucilah hijab dengan tangan menggunakan air bersuhu normal dan deterjen yang lembut. Hindari mengucek terlalu keras, terutama pada bagian yang memiliki motif atau detail tertentu.
Hijab sebaiknya juga dicuci secara terpisah dari pakaian yang memiliki ritsleting, kait, atau benda tajam karena dapat menarik serat kain.
Setelah dicuci, jangan memeras hijab dengan gerakan memuntir. Tekan perlahan untuk mengurangi air, kemudian jemur di tempat yang teduh. Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat memengaruhi warna kain, terutama pada hijab berwarna pekat atau memiliki motif.
Tips Menyetrika dan Menyimpan
Arabian Voal yang sudah kering dapat disetrika menggunakan suhu sedang. Sebaiknya perhatikan pula label perawatan dari produk karena setiap kain bisa memiliki ketahanan panas yang berbeda.
Untuk penyimpanan, pastikan hijab benar-benar kering sebelum dimasukkan ke lemari. Hijab dapat dilipat dengan rapi atau digantung menggunakan hanger khusus agar tidak terlalu banyak bekas lipatan.
Hindari penggunaan peniti secara berlebihan pada kain karena tusukan yang berulang dapat merusak serat. Jarum atau aksesori hijab yang tajam juga sebaiknya digunakan dengan hati-hati.
Pada akhirnya, Arabian Voal menarik bukan hanya karena tampilannya, tetapi juga karena karakter kainnya yang mendukung berbagai gaya hijab. Namun, sebelum membeli, perhatikan komposisi bahan, ketebalan, tekstur, dan petunjuk perawatan dari produsen. Dengan pemakaian dan perawatan yang tepat, hijab kesayangan dapat tetap nyaman, rapi, dan cantik lebih lama. [DW]





