• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Media Massa dan Perang Manipulasi

21/07/2026
in Khazanah
Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

Ilustrasi, foto: freepik.com

68
SHARES
524
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MEDIA massa adalah pembawa kabar untuk banyak orang. Dan, perang manipulasi di situ nyaris tak terhindarkan.

Di era digital saat ini, perkembangan media massa begitu luar biasa. Bahkan saat ini, tugas besar media massa bisa dilakukan oleh individu melalui media sosial.

Hal ini menjadikan perang manipulasi di dunia informasi menjadi begitu liar. Bahkan ada kecenderungan saat ini, media sosial menjadi ‘leader’ dari dunia informasi, bukan lagi tivi atau lainnya.

Manipulasi Hubungan

Manipulasi ini merupakan taktik psikologis yang membuat target meragukan realitas, ingatan, atau apa yang diyakininya.

Perhatikan apa yang sedang viral tentang sosok pemain bola muda Spanyol yang sedang jadi sorotan: Yamal. Sosoknya begitu menarik karena skill permainan yang tinggi dan ‘kesolehan’ sebagai seorang muslim.

Di sebuah medsos digambarkan bagaimana sebuah video yang begitu apik menayangkan Yamal sedang khusyuk berdoa dan bersyukur atas kemenangan timnya. Sementara, di sisi lain, ada tayangan kericuhan antara dua tim yang sulit dikendalikan.

Jika tayangan itu ditambah lagi dengan tayangan-tayangan tentang Yamal ketika melakukan sujud syukur di tengah lapangan, kian menunjukkan kesolehan yang luar biasa.

Umat Islam pun bangga. Bahwa, ada dari kalangan mereka yang top di dunia bola yang merupakan seorang muslim yang soleh. Yaitu, Yamal.

Namun, ada berita atau tayangan yang mengenalkan siapa pasangan sang idola itu. Ia hanya seorang wanita yang tanpa hijab.

Sepintas, informasi ini biasa saja, atau mungkin melengkapi sosok Yamal. Tapi, ketika informasi ini digencarkan setelah sosok ‘soleh’ Yamal yang gemar berdoa dan bersujud itu, maka akan menjadi seperti pembuyar sosok solehnya.

Hampir bisa dipastikan, dua sumber informasi itu dilakukan oleh dua pihak yang berbeda, bahkan berseberangan. Satu pihak menyuguhkan kesolehan Yamal, di pihak lain menampilkan sosok ‘biasa’ Yamal seperti umumnya selebritas lainnya.

Perang Psikologis

Jangan terlalu percaya dengan viral yang direkayasa. Misalnya, banyaknya peristiwa pembunuhan, selingkuh, bahkan korupsi oleh pihak tertentu.

Hal ini karena apa yang bisa viral tidak lagi alami. Melainkan, bisa direkayasa sesuai pesanan dari mereka yang berkepentingan.

Jika kepentingannya menakut-nakuti, maka yang selalu viral adalah peristiwa pembunuhan, penculikan, perkosaan, dan sejenisnya. Jika kepentingannya untuk ‘membuai’, maka yang diviralkan adalah artis atau tokoh publik yang selingkuh., sangat kaya, dan lainnya.

Di zaman Orba dahulu ada isu tentang biskuit beracun, ‘kolor ijo’, ekstrim kanan dan kiri, dan lainnya.

Biasanya, isu-isu ini muncul di saat hebohnya kasus buruk pejabat negara. Dengan cara ini, orang menjadi teralihkan atau takut untuk mengangkat nilai kebenaran.

Manipulasi Kebenaran Informasi

Manipulasi ini adalah dengan menyebarkan data atau informasi yang menyesatkan atau hoaks. Ketika hoaks dalam posisi seimbang dengan informasi yang benar, maka publik akan bingung menentukan mana yang benar dan salah.

Misalnya, ketika tersebar meluas kabar banyaknya tokoh-tokoh non muslim yang masuk Islam, ada yang viral mengabarkan bahwa seorang ustaz murtad atau keluar dari Islam.

Kabar ini tentu tidak dengan hanya tulisan atau suara. Tapi, dilengkapi dengan potongan video yang direkayasa.

Inilah zaman di mana kebohongan bisa menjadi rujukan. Dan, para pembohong bisa menjadi panutan.

Karena itu, perkaya literasi kita dalam dunia informasi. Hal ini agar kita tidak menjadi percaya dengan yang bohong, atau meragukan hal yang sahih. [Mh]

 

 

Tags: Media Massa dan Perang Manipulasi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Entry Program Percepat Adaptasi dan Perkuat Integritas ASN Kemenhaj

Next Post

Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa’ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Next Post
Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa'ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa'ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Sering Sebal karena Anak Tidak Mau Belajar? Coba Belajar Bersama, Bun

Sering Sebal karena Anak Tidak Mau Belajar? Coba Belajar Bersama, Bun

JISC Light Run 2026 Berakhir Sukses, Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat

JISC Light Run 2026 Berakhir Sukses, Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9388 shares
    Share 3755 Tweet 2347
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4822 shares
    Share 1929 Tweet 1206
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4247 shares
    Share 1699 Tweet 1062
  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1302 shares
    Share 521 Tweet 326
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11783 shares
    Share 4713 Tweet 2946
  • Harman Subakat Ungkap Guru Berperan Menumbuhkan Manusia, dari Ruang Kelas hingga Dunia Kerja

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga