• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

21/07/2026
in Ustazah
Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

Sumber: Pixabay

66
SHARES
505
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
ADA hari-hari yang tampak biasa, tetapi perlahan mengubah perjalanan sebuah keluarga. Salah satunya adalah hari ketika anak pertama melangkahkan kaki memasuki sekolah untuk pertama kalinya.
Seragam yang masih kebesaran. Tas yang hampir sebesar tubuhnya. Sepatu yang masih mengilap. Tangan kecil yang menggenggam erat jemari ayah atau ibunya. Lalu perlahan genggaman itu dilepaskan. Anak berjalan menuju ruang kelas, sementara orang tua berdiri di belakang, tersenyum sambil menahan haru.
Mungkin yang merasa khawatir bukan hanya anak. Sering kali justru orang tuanya. Sesungguhnya, hari pertama sekolah bukan hanya transisi bagi anak. Ia adalah transisi bagi seluruh keluarga.
Baca Juga:  Kisah Teladan Khalidah binti Qais yang Menunjukkan Keteguhan Iman di Masa Rasulullah

Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

Dalam ilmu keluarga tentang tahapan perkembangan keluarga, setiap perubahan besar dalam siklus kehidupan keluarga merupakan krisis perkembangan (developmental crisis). Disebut krisis bukan karena selalu buruk, tetapi karena keluarga dituntut menyesuaikan diri dengan peran, kebiasaan, dan tanggung jawab yang baru.

Keluarga yang mampu beradaptasi akan tumbuh semakin kuat, sedangkan keluarga yang tidak siap sering kali mengalami berbagai konflik dan tekanan.

Allah SWT. mengingatkan bahwa kehidupan memang berjalan melalui berbagai ujian dan perubahan. _”Sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”_ (QS. Al-Baqarah: 155).

Ayat ini mengajarkan bahwa setiap fase kehidupan membutuhkan kesabaran, termasuk fase-fase baru dalam keluarga.

Masuk sekolah bukan hanya terkait urusan akademik. Sejak hari itu ritme keluarga berubah. Waktu bangun pagi menjadi lebih disiplin. Orang tua belajar mengatur jadwal. Anak mulai mengenal lingkungan baru, guru baru, teman baru, bahkan aturan baru yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.

Di sisi lain, orang tua sering dihantui banyak pertanyaan.
“Apakah anak saya akan baik-baik saja?”
“Apakah ia bisa berteman?”
“Apakah gurunya menyayanginya?”
“Apakah saya sudah menjadi orang tua yang cukup baik?”

Semua pertanyaan itu sangat manusiawi.

Namun, jangan sampai kecemasan orang tua justru menjadi beban tambahan bagi anak. Anak akan belajar membaca emosi orang tuanya. Ketika orang tua tenang, anak lebih mudah merasa aman. Ketika orang tua panik, anak pun lebih mudah merasa takut.

Karena itu, sekolah pertama sesungguhnya bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung. Ia adalah tempat pertama anak belajar percaya diri, belajar mandiri, belajar berpisah dengan orang tua, belajar bekerja sama, belajar mengelola emosi, dan belajar menghadapi kehidupan.

Di sinilah peran keluarga tidak tergantikan. Sekolah hanya mendidik beberapa jam setiap hari. Selebihnya, keluargalah yang menjadi sekolah kehidupan.
Rasulullah Saw bersabda: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya…” (HR. Bukhari dan Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Hadis ini mengingatkan bahwa pendidikan paling mendasar tetap bermula dari rumah. Maka, saat anak memasuki sekolah, jangan hanya bertanya, “Apa yang dipelajari anak hari ini?” Tetapi bertanyalah juga, “Bagaimana perasaan anak hari ini?”
Anak tidak selalu membutuhkan solusi. Kadang ia hanya membutuhkan pelukan, didengarkan, dan diyakinkan bahwa rumah selalu menjadi tempat paling aman untuk kembali.
Beberapa pengingat bagi orang tua:
– Dampingi, tetapi jangan mengambil alih semua kesulitan anak.
– Bangun rutinitas pagi yang tenang, bukan penuh bentakan.
– Berpisahlah dengan senyum, bukan dengan rasa cemas yang berlebihan.
– Apresiasi setiap kemajuan kecil, bukan hanya nilai yang tinggi.

Sumber: Kajian Telegram Ustadzah Eko Yuliarti Siroj

Tags: Saat Anak Masuk Sekolah Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengalah untuk Saudara Mukmin

Next Post

Kebiasaan Mengganti Skincare dapat memicu Beruntusan hingga Reaksi Alergi

Next Post
Kebiasaan Mengganti Skincare dapat memicu Beruntusan hingga Reaksi Alergi

Kebiasaan Mengganti Skincare dapat memicu Beruntusan hingga Reaksi Alergi

Sebaik-Baik Kalian adalah Suami yang Paling Baik Terhadap Keluarganya

Sebaik-Baik Kalian adalah Suami yang Paling Baik Terhadap Keluarganya

Penguatan Tata Kelola jadi Kunci Bangun Ekosistem Ekonomi Haji dan Umroh

Penguatan Tata Kelola jadi Kunci Bangun Ekosistem Ekonomi Haji dan Umroh

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8927 shares
    Share 3571 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4026 shares
    Share 1610 Tweet 1007
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11609 shares
    Share 4644 Tweet 2902
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4696 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga