• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

21/07/2026
in Ustazah
Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

Sumber: Pixabay

68
SHARES
523
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
ADA hari-hari yang tampak biasa, tetapi perlahan mengubah perjalanan sebuah keluarga. Salah satunya adalah hari ketika anak pertama melangkahkan kaki memasuki sekolah untuk pertama kalinya.
Seragam yang masih kebesaran. Tas yang hampir sebesar tubuhnya. Sepatu yang masih mengilap. Tangan kecil yang menggenggam erat jemari ayah atau ibunya. Lalu perlahan genggaman itu dilepaskan. Anak berjalan menuju ruang kelas, sementara orang tua berdiri di belakang, tersenyum sambil menahan haru.
Mungkin yang merasa khawatir bukan hanya anak. Sering kali justru orang tuanya. Sesungguhnya, hari pertama sekolah bukan hanya transisi bagi anak. Ia adalah transisi bagi seluruh keluarga.
Baca Juga:  Kisah Teladan Khalidah binti Qais yang Menunjukkan Keteguhan Iman di Masa Rasulullah

Saat Anak Masuk Sekolah, Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh

Dalam ilmu keluarga tentang tahapan perkembangan keluarga, setiap perubahan besar dalam siklus kehidupan keluarga merupakan krisis perkembangan (developmental crisis). Disebut krisis bukan karena selalu buruk, tetapi karena keluarga dituntut menyesuaikan diri dengan peran, kebiasaan, dan tanggung jawab yang baru.

Keluarga yang mampu beradaptasi akan tumbuh semakin kuat, sedangkan keluarga yang tidak siap sering kali mengalami berbagai konflik dan tekanan.

Allah SWT. mengingatkan bahwa kehidupan memang berjalan melalui berbagai ujian dan perubahan. _”Sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”_ (QS. Al-Baqarah: 155).

Ayat ini mengajarkan bahwa setiap fase kehidupan membutuhkan kesabaran, termasuk fase-fase baru dalam keluarga.

Masuk sekolah bukan hanya terkait urusan akademik. Sejak hari itu ritme keluarga berubah. Waktu bangun pagi menjadi lebih disiplin. Orang tua belajar mengatur jadwal. Anak mulai mengenal lingkungan baru, guru baru, teman baru, bahkan aturan baru yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.

Di sisi lain, orang tua sering dihantui banyak pertanyaan.
“Apakah anak saya akan baik-baik saja?”
“Apakah ia bisa berteman?”
“Apakah gurunya menyayanginya?”
“Apakah saya sudah menjadi orang tua yang cukup baik?”

Semua pertanyaan itu sangat manusiawi.

Namun, jangan sampai kecemasan orang tua justru menjadi beban tambahan bagi anak. Anak akan belajar membaca emosi orang tuanya. Ketika orang tua tenang, anak lebih mudah merasa aman. Ketika orang tua panik, anak pun lebih mudah merasa takut.

Karena itu, sekolah pertama sesungguhnya bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung. Ia adalah tempat pertama anak belajar percaya diri, belajar mandiri, belajar berpisah dengan orang tua, belajar bekerja sama, belajar mengelola emosi, dan belajar menghadapi kehidupan.

Di sinilah peran keluarga tidak tergantikan. Sekolah hanya mendidik beberapa jam setiap hari. Selebihnya, keluargalah yang menjadi sekolah kehidupan.
Rasulullah Saw bersabda: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya…” (HR. Bukhari dan Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Hadis ini mengingatkan bahwa pendidikan paling mendasar tetap bermula dari rumah. Maka, saat anak memasuki sekolah, jangan hanya bertanya, “Apa yang dipelajari anak hari ini?” Tetapi bertanyalah juga, “Bagaimana perasaan anak hari ini?”
Anak tidak selalu membutuhkan solusi. Kadang ia hanya membutuhkan pelukan, didengarkan, dan diyakinkan bahwa rumah selalu menjadi tempat paling aman untuk kembali.
Beberapa pengingat bagi orang tua:
– Dampingi, tetapi jangan mengambil alih semua kesulitan anak.
– Bangun rutinitas pagi yang tenang, bukan penuh bentakan.
– Berpisahlah dengan senyum, bukan dengan rasa cemas yang berlebihan.
– Apresiasi setiap kemajuan kecil, bukan hanya nilai yang tinggi.

Sumber: Kajian Telegram Ustadzah Eko Yuliarti Siroj

Tags: Saat Anak Masuk Sekolah Anak Belajar dan Orang Tua Bertumbuh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengalah untuk Saudara Mukmin

Next Post

Diam yang Menyelamatkan

Next Post
Diam yang Menyelamatkan

Diam yang Menyelamatkan

Kebiasaan Mengganti Skincare dapat memicu Beruntusan hingga Reaksi Alergi

Kebiasaan Mengganti Skincare dapat memicu Beruntusan hingga Reaksi Alergi

Sebaik-Baik Kalian adalah Suami yang Paling Baik Terhadap Keluarganya

Sebaik-Baik Kalian adalah Suami yang Paling Baik Terhadap Keluarganya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9481 shares
    Share 3792 Tweet 2370
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11822 shares
    Share 4729 Tweet 2956
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1339 shares
    Share 536 Tweet 335
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4285 shares
    Share 1714 Tweet 1071
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4847 shares
    Share 1939 Tweet 1212
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2448 shares
    Share 979 Tweet 612
  • Hukum Sesama Besan Menikah

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Tips Sebelum Berpergian Menggunakan Kereta Api

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Nalar untuk Bangun Subuh

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Tetap Dakwah meski Sakit Parah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga