PERJALANAN dakwah Islam pada masa Rasulullah tidak hanya dihiasi oleh perjuangan para sahabat laki-laki, tetapi juga oleh keteguhan hati para perempuan yang rela mengorbankan kenyamanan demi mempertahankan keimanan. Salah satu di antaranya adalah Fatimah binti Utbah, seorang shahabiyah yang mungkin jarang dibahas, tetapi memiliki kisah hidup yang sarat makna. Keberaniannya dalam menerima Islam menjadi bukti bahwa hidayah Allah dapat mengubah hati siapa saja, bahkan dari lingkungan yang sebelumnya memusuhi dakwah Rasulullah.
Fatimah binti Utbah berasal dari keluarga terpandang di kalangan Quraisy. Ayahnya adalah Utbah bin Rabi’ah, salah seorang pemuka Quraisy yang dikenal memiliki pengaruh besar di Makkah. Keluarganya termasuk golongan yang pada awalnya menentang dakwah Rasulullah. Meski tumbuh di tengah lingkungan yang belum menerima Islam, Allah memberikan hidayah kepada Fatimah sehingga ia memilih memeluk agama yang dibawa Nabi Muhammad.
Baca Juga: Kisah Teladan Khalidah binti Qais yang Menunjukkan Keteguhan Iman di Masa Rasulullah
Sosok Fatimah binti Utbah yang Memilih Iman di Atas Segalanya
Keputusan tersebut tentu bukan hal yang mudah. Pada masa itu, menjadi seorang muslim berarti siap menghadapi tekanan sosial, penolakan keluarga, bahkan ancaman keselamatan. Namun, Fatimah tidak menjadikan semua itu sebagai alasan untuk berpaling dari kebenaran. Ia percaya bahwa keimanan kepada Allah jauh lebih berharga daripada kedudukan ataupun kemewahan yang dimiliki keluarganya.
Dalam sejumlah riwayat sejarah, Fatimah binti Utbah dikenal sebagai istri dari Sa’id bin Zaid radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat yang termasuk dalam sepuluh orang yang dijamin masuk surga (Al-‘Asyarah Al-Mubasyyarun bil Jannah). Kehidupan rumah tangga mereka dibangun di atas fondasi iman dan ketakwaan. Bersama suaminya, Fatimah berusaha menjalani kehidupan sesuai tuntunan Rasulullah, meskipun tantangan yang dihadapi kaum muslimin saat itu sangat berat.
Sebagai seorang muslimah, Fatimah menunjukkan bahwa peran perempuan dalam Islam tidak hanya terbatas di dalam rumah. Ia menjadi pendamping yang menguatkan suaminya dalam perjuangan menegakkan agama Allah. Keteguhan seorang istri sering kali menjadi sumber semangat bagi keluarganya untuk tetap istiqamah di tengah ujian.
Kisah Fatimah juga mengajarkan bahwa latar belakang keluarga bukanlah penentu kemuliaan seseorang. Walaupun berasal dari keluarga yang pada awalnya memusuhi Islam, ia tidak membiarkan keadaan tersebut menghalangi langkahnya menuju hidayah. Dalam Islam, kemuliaan seseorang diukur dari ketakwaannya, bukan dari nasab atau status sosial.
Keteladanan Fatimah binti Utbah juga tampak dari kesediaannya menerima perubahan hidup setelah memeluk Islam. Ia memahami bahwa menjadi seorang muslim berarti siap menjalani kehidupan dengan nilai-nilai yang diajarkan Al-Qur’an dan sunnah. Kesabaran, kejujuran, serta ketaatan menjadi bagian dari akhlaknya sehari-hari.
Meskipun tidak banyak riwayat yang secara rinci mengisahkan aktivitas beliau, para ulama tetap mencatat namanya sebagai salah satu perempuan yang mendapat kehormatan hidup di masa Rasulullah dan beriman kepada beliau. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua kemuliaan harus diukur dari banyaknya riwayat yang diriwayatkan. Terkadang, keteguhan dalam menjaga iman justru menjadi warisan terbesar yang dapat dikenang sepanjang masa.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dari perjalanan hidup Fatimah binti Utbah, umat Islam dapat mengambil pelajaran bahwa hidayah adalah anugerah Allah yang dapat datang kepada siapa saja. Tidak ada keluarga yang terlalu jauh dari rahmat-Nya, dan tidak ada masa lalu yang menghalangi seseorang untuk menjadi hamba yang bertakwa. Yang terpenting adalah keberanian menerima kebenaran ketika petunjuk itu datang.
Kisah beliau juga menjadi pengingat bahwa setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kemuliaan di sisi Allah melalui iman, amal saleh, dan keteguhan dalam menjalankan ajaran Islam. [DW]





