ADA pasangan yang menikah lima tahun dan masih saling merindu. Ada pula yang telah hidup bersama puluhan tahun tetapi tetap menemukan alasan untuk tersenyum setiap kali pulang ke rumah. Rahasianya bukan karena mereka tidak pernah menghadapi masalah, melainkan karena mereka memahami bahwa cinta bukan sesuatu yang hanya ditemukan, tetapi juga harus dirawat.
Dalam kehidupan rumah tangga, rutinitas sering kali menjadi tantangan yang tidak disadari. Bangun pagi, bekerja, mengurus anak, saling menyapa, menyelesaikan pekerjaan rumah, lalu tidur. Hari demi hari berlalu dengan pola yang hampir sama. Jika tidak disikapi dengan bijak, hubungan suami istri bisa berubah menjadi sekadar kemitraan dalam menjalankan tugas, bukan lagi perjalanan cinta yang hangat dan membahagiakan.
Baca Juga: 6 Manfaat Air Putih Untuk Kesehatan
Bagaimana Cara Merawat Hati agar Cinta Selalu Baru?
Allah SWT telah mengingatkan bahwa pernikahan dibangun di atas fondasi yang sangat indah:
_”Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang (mawaddah wa rahmah).”(QS. Ar-Rum: 21)
Mawaddah dan rahmah bukanlah hadiah yang turun begitu saja sepanjang waktu. Keduanya perlu dipelihara dengan kesungguhan, kreativitas, dan niat ibadah.
Belajar dari Rasulullah Shalallahu, ‘alaihi wa Sallam
Ketika berbicara tentang cinta dalam rumah tangga, Rasulullah Saw. adalah teladan terbaik. Beliau tidak membiarkan hubungan dengan istri-istrinya berjalan datar.
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah Saw. pernah berlomba lari dengan Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha. Pada kesempatan lain, beliau membiarkan Aisyah menyaksikan permainan para sahabat dari balik pundaknya. Beliau juga memanggil Aisyah dengan panggilan sayang, _”Ya Humaira”_ (wahai yang kemerah-merahan pipinya).
Hal-hal sederhana itu menunjukkan bahwa cinta tidak selalu membutuhkan hadiah mahal atau liburan mewah. Kadang cinta tumbuh dari perhatian kecil yang dilakukan dengan tulus.
Aisyah bahkan pernah berkata:
_”Aku tidak pernah cemburu kepada seorang wanita sebagaimana kecemburuanku kepada Khadijah.”_
Padahal Khadijah telah wafat bertahun-tahun sebelumnya. Ini menunjukkan betapa Rasulullah Saw. tetap menjaga kenangan dan penghargaan terhadap istrinya dengan penuh cinta dan kesetiaan.
Inovasi Kecil yang Menghidupkan Cinta
Pasangan yang telah lama menikah tidak membutuhkan sensasi baru setiap hari. Yang mereka perlukan adalah cara-cara sederhana untuk menghadirkan kembali kehangatan.
1. Membuat “Waktu Berdua” yang Sakral
Tidak harus makan malam di restoran mahal. Menyeduh teh bersama setelah anak-anak tidur, berjalan kaki di sekitar rumah, atau berbincang tanpa gangguan gawai selama 20 menit setiap hari dapat menjadi ruang untuk saling mendengar dan memahami.
2. Menjadi Sahabat yang Saling Bertumbuh
Cobalah sesekali mengikuti kelas, kajian, atau kegiatan sosial bersama. Ketika pasangan bertumbuh dalam pengalaman dan ilmu yang sama, akan selalu ada cerita baru untuk dibagikan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
3. Menghidupkan Tradisi Apresiasi
Banyak pasangan lupa mengucapkan terima kasih karena merasa semua sudah menjadi kewajiban. Padahal satu kalimat sederhana seperti:
“Terima kasih sudah menemani perjuangan keluarga ini.”
sering kali mampu menghangatkan hati lebih lama daripada hadiah yang mahal.
4. Menciptakan Kejutan-Kejutan Kecil
Menuliskan pesan di meja makan, mengirim doa melalui pesan singkat, atau menyiapkan makanan favorit pasangan tanpa diminta adalah bentuk perhatian yang membuat seseorang merasa dicintai.
5. Mengenang Perjalanan Bersama
Sesekali bukalah kembali album foto lama, ceritakan perjuangan awal pernikahan, atau kunjungi tempat yang pernah memiliki kenangan khusus.
Mengenang perjalanan yang telah dilalui bersama dapat memperkuat rasa syukur dan ikatan emosional. [DW]
Sumber: Ustadzah DR. Eko Yuliarti Siroj