• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah yang Terhunus

09/07/2026
in Kisah, Unggulan
Akhir Cerita Penista Agama

(foto: pixabay)

228
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SIAPA yang tak mengenal nama Khalid bin Walid. Panglima perang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang terkenal si Pedang Allah yang terhunus.

Namun, sebelum menjadi panglima perang Islam, beliau adalah panglima perang kafir Quraisy. Bahkan ia sangat disegani baik oleh lawan maupun kawan.

Khalid mempunyai seorang saudara bernama Walid. Keduanya merupakan jagoan Quraisy saat itu.

Hanya saja saat perang Badr, Walid ditangkap. Rasulullah Shallallahu alaihiwa sallam, memberi pilihan pada Walid,”memeluk Islam atau membayar tebusan.

Walid memilih masuk Islam dan memproklamirkan Islam di hadapan kaum kafir Quraisy.

Melihat Walid yang sudah bebas dan terang-terangan mempublikasikan keislamannya. Khalid kemudian bertanya kepada Walid.

“Apa yang menyebabkan kamu masuk Islam?” kata Khalid.

“Aku lihat sendiri belum pernah mendapatkan perlakuan seperti itu dari kerabatku yang paling dekat sekalipun.

“Hanya saja aku khawatir jika aku masuk Islam di Madinah, jangan-jangan kaum muslimin menuduhku masuk Islam karena takut ditawan,” jawab Khalid.

Baca Juga: Khalifah Umar Menangisi Kepergian Khalid bin Walid

Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah yang Terhunus

Mendengar pengakuan Walid, membuat Khalid semakin benci dengan Islam. Khalid membuktikannya kebencian pada perang Uhud.

Dengan kemampuan strategi perangnya, Khalid bin Walid mampu membuat pasukan muslimin repot.

Ia membuat jebakan agar kaum muslimin mengambil harta rampasan di bawah bukit, kemudian menembak dengan pasukan panahnya.

Khalid bin Walid berkata” Hai Muhammad, kami sudah menang, kamu telah kalah dalam peperangan ini….lihatlah pamanmu Hamzah yang tewas tercabik-cabik tubuhnya dan lihatlah pasukanmu yang telah porak-poranda”.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Tidak, aku yang menang dan engkau yang kalah Khalid …Mereka yang gugur adalah Syahid.

“Sebenarnya mereka tidak mati, wahai Khalid, mereka hidup di sisi Allah Subhanahu wa taala penuh dengan kemuliaan dan kenikmatan.

“Mereka telah berhasil pindah alam dari dunia menuju akhirat menuju surga Allah karena membela agama Allah, gugur sebagai syuhada.

“Akan tetapi, matinya tentaramu, matinya sebagai kafir dan dimasukkan ke neraka jahannam.”

Setelah itu, Khalid memerintahkan pasukannya untuk kembali. Sejak itu, Khalid termenung terngiang selalu akan kata-kata Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan penasaran akan sosok Muhammad.

Maka, Khalid mengutus mata-mata untuk memantau dan mengamati aktivitas Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam setelah perang Uhud tersebut.

Setelah cukup lama memata-matai Rasulullah, akhirnya utusan Khalid bin Walid melaporkan hasil pengamatan tersebut.

Kata utusan tersebut: ”Aku mendengar semangat juang yang dikemukakan Muhammad kepada para pasukannya. Muhammad mengatakan:

”Aku heran kepada seorang panglima, Khalid bin Walid yang gagah perkasa dan cerdas, tapi kenapa dia tidak paham dengan Islam yang aku bawa?

Sekiranya Khalid bin Walid tahu dan paham dengan agama yang aku bawa, dia akan berjuang bersamaku (Muhammad), Khalid akan aku jadikan juru rundingku yang duduk bersanding di sampingku.

Kata kata mutiara tersebut disampaikan mata-mata Khalid bin Walid di Mekkah kepada panglimanya.

Pada perjanjian Hudaibiyyah, saat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan kaum muslimin mengunjungi Masjidil Haram, kembali Khalid bersama tentaranya bermaksud menghadang perjalanan.

Saat itu, Khalid menjumpai pemandangan yang membuat jiwanya bergetar. Dipimpin Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kaum muslimin menyelenggarakan shalat jamaah.

Tak lama setelah itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, mengutus Walid untuk menemui saudaranya Khalid, mengajaknya untuk masuk Islam.

Setelah dibujuk Walid, Khalid menghadap Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, dan masuk Islam.

Saat bertemu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, Khalid meminta doa dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

“Wahai Rasulullah, aku telah memposisikan diriku memerangi Islam, maka berdoalah kepada Allah agar Dia mengampuniku,” katanya.

Untuk memenangkan Khalid, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kemudian berdoa,” Ya Allah, ampunilah Khalid atas segala perbuatannya yang menghalangi manusia dari jalan-Mu.”

Sejak saat itu, Khalid menjadi Panglima Perang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang paling ditakuti dan disegani oleh musuh-musuh Islam.

Setiap beliau memimpin pasukan dan berperang melawan musuh Islam, pasti Allah memberikan kemenangan.[ind]

Tags: Khalid bin walidpedang allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagaimana Cara Merawat Hati agar Cinta Selalu Baru?

Next Post

Kemenag Imbau Perkuat Tata Kelola Karakter Pengajaran di Pesantren

Next Post
Kemenag Imbau Perkuat Tata Kelola Karakter Pengajaran di Pesantren

Kemenag Imbau Perkuat Tata Kelola Karakter Pengajaran di Pesantren

Sedekah Adalah Tameng yang Menyelamatkan dari Musibah

Sedekah Adalah Tameng yang Menyelamatkan dari Musibah

Ternyata Hal Ini yang Menjadi Penyebab Hilangnya Keberkahan Allah

Ternyata Hal Ini yang Menjadi Penyebab Hilangnya Keberkahan Allah

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    233 shares
    Share 93 Tweet 58
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9105 shares
    Share 3642 Tweet 2276
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Warna Baju yang Cocok untuk Tipe Kulit Sawo Matang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4398 shares
    Share 1759 Tweet 1100
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga