SUSU merupakan salah satu sumber nutrisi yang penting bagi anak karena mengandung protein, kalsium, vitamin D, fosfor, dan berbagai zat gizi lain yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tulang serta perkembangan tubuh. Di pasaran, orang tua dapat menemukan berbagai jenis susu, mulai dari susu putih hingga susu cokelat. Tak sedikit yang bertanya, mana yang sebenarnya lebih baik untuk pertumbuhan anak?
Jawabannya tidak sesederhana memilih berdasarkan rasa. Baik susu putih maupun susu cokelat memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama jika berasal dari jenis susu yang sama. Perbedaan utamanya terletak pada tambahan kakao, gula, dan bahan perasa yang digunakan dalam susu cokelat.
Baca Juga: Resep Membuat Bubur Sumsum yang Mudah untuk Dicoba
Susu Cokelat atau Susu Putih, Mana yang Lebih Baik untuk Pertumbuhan Anak?
Kandungan Gizi Susu Putih
Susu putih, baik yang segar maupun yang telah dipasteurisasi atau UHT, umumnya mengandung protein berkualitas tinggi, kalsium, fosfor, vitamin B12, riboflavin, dan sering kali telah diperkaya vitamin D.
Protein di dalam susu membantu pembentukan jaringan tubuh, termasuk otot. Sementara itu, kalsium dan vitamin D bekerja sama menjaga pertumbuhan tulang dan gigi agar lebih kuat.
Karena tidak memiliki tambahan perasa, susu putih biasanya mengandung gula tambahan yang lebih sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali, tergantung jenis produknya.
Bagaimana dengan Susu Cokelat?
Susu cokelat pada dasarnya tetap menggunakan susu sebagai bahan utama. Artinya, kandungan protein dan kalsiumnya relatif sama dengan susu putih. Yang membedakan adalah adanya bubuk kakao dan gula tambahan agar rasanya lebih manis.
Bubuk kakao sendiri mengandung antioksidan alami seperti flavonoid yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, jumlah kakao dalam susu cokelat umumnya tidak terlalu banyak sehingga manfaat tersebut bukan menjadi alasan utama memilihnya.
Yang perlu diperhatikan justru kandungan gula tambahannya. Beberapa produk susu cokelat memiliki kadar gula yang lebih tinggi dibandingkan susu putih.
Mana yang Lebih Baik untuk Pertumbuhan?
Jika berbicara mengenai pertumbuhan tulang, tinggi badan, dan perkembangan anak, susu putih maupun susu cokelat sama-sama dapat memberikan manfaat selama kandungan gizinya memenuhi kebutuhan anak.
Namun, banyak ahli gizi lebih menyarankan susu putih sebagai pilihan utama karena umumnya mengandung gula tambahan yang lebih sedikit. Konsumsi gula berlebihan pada anak dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan, kerusakan gigi, dan membentuk kebiasaan menyukai makanan atau minuman yang terlalu manis.
Meski demikian, jika seorang anak tidak menyukai susu putih tetapi mau minum susu cokelat, orang tua tidak perlu langsung melarangnya. Yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah gula serta memastikan konsumsi susu tetap sesuai kebutuhan harian.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pertumbuhan Anak Tidak Bergantung pada Susu Saja
Perlu dipahami bahwa tidak ada satu jenis susu yang mampu membuat anak tumbuh tinggi dengan sendirinya. Pertumbuhan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kecukupan gizi secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, kesehatan, dan faktor genetik.
Anak tetap membutuhkan makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani maupun nabati, sayur, buah, serta lemak sehat. Susu hanyalah salah satu pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. [DW]





