HAJI sering disebut sebagai puncak dari perjalanan spiritual seorang muslim. Namun, apa yang membuat ibadah ini begitu istimewa dibandingkan ibadah lainnya?
Menurut Ustadz Dary Fahrinadi, S.Ag, dari Shafwah Holidays, keistimewaan haji tidak hanya terletak pada kewajibannya bagi umat Islam yang mampu, tetapi juga karena haji merupakan penyempurna dari rangkaian rukun Islam yang telah dijalankan sebelumnya.
“Haji adalah rukun Islam terakhir yang diwajibkan. Ia menjadi semacam penutup perjalanan keislaman seseorang setelah syahadat, shalat, zakat, dan puasa. Karena itu banyak ulama memandang haji sebagai simbol kesempurnaan penghambaan kepada Allah,” ujar Ustadz Dary melalui pesan singkat pada Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam ibadah haji terkumpul berbagai bentuk ibadah yang tidak ditemukan secara lengkap dalam satu ibadah lainnya. Haji menggabungkan pengorbanan fisik, kesiapan mental, kekuatan spiritual, kemampuan finansial, serta ketundukan total kepada perintah Allah.
“Di dalam haji terkumpul ibadah hati, ibadah fisik, ibadah harta, kesabaran, pengorbanan, ilmu, dan ketundukan total kepada Allah,” jelasnya.
Tidak hanya itu, haji juga mengajarkan persamaan derajat seluruh manusia di hadapan Sang Pencipta. Ketika mengenakan pakaian ihram, seluruh jemaah tampil dalam kesederhanaan yang sama tanpa membedakan status sosial, jabatan, kekayaan, maupun latar belakang kehidupan.
“Saat ihram, tidak terlihat siapa pejabat, siapa rakyat biasa, siapa kaya, dan siapa miskin. Semua berdiri sama di hadapan Allah,” kata Ustadz Dary.
Baca juga: Ustadz Dary Fahrinadi Jelaskan Haji adalah Puncak Kepasrahan, Umroh Merupakan Ziarah Kerinduan
Ustadz Dary Fahrinadi Ungkap Haji Adalah Puncak Rukun Islam dan Simbol Kesempurnaan Penghambaan kepada Allah
Menurutnya, nilai persaudaraan dan kesetaraan tersebut menjadi salah satu pelajaran terbesar dari ibadah haji. Jutaan manusia dari berbagai bangsa, bahasa, dan budaya berkumpul di tempat yang sama dengan tujuan yang sama, yaitu memenuhi panggilan Allah.
Lebih jauh, Ustadz Dary mengingatkan bahwa keutamaan haji juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah yang menyebutkan bahwa balasan bagi haji mabrur adalah surga.
“Dan yang paling istimewa, Rasulullah bersabda bahwa haji mabrur balasannya adalah surga,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai haji bukan sekadar perjalanan menuju Kota Makkah atau pelaksanaan ritual keagamaan semata. Haji adalah perjalanan transformasi diri yang mengajarkan seorang muslim untuk meninggalkan kesombongan, mengendalikan hawa nafsu, memperkuat tauhid, dan memperbaharui hubungan dengan Allah.
“Maka haji bukan sekadar perjalanan ke Makkah, tetapi perjalanan meninggalkan ego, memenuhi panggilan Allah, dan pulang sebagai hamba yang lebih bersih dan baru hatinya,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama haji bukan hanya menyelesaikan rangkaian ibadah secara fisik, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan setelah kembali ke tanah air. Haji yang mabrur tercermin dari meningkatnya ketakwaan, akhlak yang lebih baik, serta komitmen untuk terus berada di jalan kebaikan.
Bagi masyarakat yang sedang merencanakan ibadah umroh, haji, maupun wisata halal lainnya, Shafwah Holidays dapat menjadi pilihan terpercaya. Sebagai penyelenggara perjalanan yang telah meraih Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Shafwah Holidays menghadirkan berbagai pilihan paket terbaik dengan jadwal keberangkatan yang pasti, pelayanan profesional, sistem pendaftaran yang mudah, serta dukungan pembayaran yang fleksibel untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah dalam mempersiapkan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya.
Dengan pengalaman dan komitmen dalam melayani jemaah, Shafwah Holidays terus berupaya menghadirkan layanan terbaik agar setiap perjalanan ibadah menjadi pengalaman spiritual yang berkesan dan penuh makna.
Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut mengenai program umroh, haji, dan wisata halal, calon jamaah dapat menghubungi Admin Muti di nomor 0812-9835-5467. [Din]





