• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 9 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Mengapa Harus Biasa Saja dalam Menyikapi Kebahagiaan?

09/06/2026
in Khazanah
Mengapa Harus Biasa Saja dalam Menyikapi Kebahagiaan?

Sumber: Pixabay

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIDUP yang bahagia adalah kehidupan yang penuh makna. Bisa diartikan juga sebagai hidup yang tidak hampa dan tidak sia-sia.

Banyak memberi manfaat bagi manusia lain, bermanfaat bagi lingkungan, bermanfaat –terlebih bagi orang-orang yang memerlukan pertolongan.

Maka wajar saja jika suatu ketika kita bersedih. Kita terluka. Kita berduka. Kita kecewa. Kita marah. Itu wajar dan manusiawi dan sama sekali tidak bertentangan dengan makna kebahagiaan.

Bahagia itu justru ketika kita mengetahui emosi yang berkembang dalam jiwa. Misalnya, suatu ketika merasa marah.

Baca Juga: Apa yang Menjadi Takdirmu Akan Hadir Kepadamu

Mengapa Harus Biasa Saja dalam Menyikapi Kebahagiaan?

Coba pahami, mengapa marah, sebab apa dan untuk apa marah? Kemudian pikirkan, apakah harus mengekspresikan kemarahan, atau –bagaimana ekspresi marah yang konstruktif? Apa dampaknya, apa risikonya, apa hasilnya?

Mengetahui semua hal itu adalah cara agar mendapatkan kualitas kehidupan yang baik dan bermakna. Tidak larut dalam kemarahan.

Tidak hilang kendali saat marah. Bahkan bisa mengambil pelajaran terbaik dari sebab yang membuat marah. Seperti inilah jalan kebahagiaan.

Bahagia bukan karena tidak pernah marah. Bahagia bukan karena tidak pernah berduka. Bahagia bukan karena tidak pernah terluka.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bahagia bukan karena tidak pernah kecewa. Tetapi karena bisa bersikap secara tepat terhadap setiap emosi yang sedang berkembang dalam diri, selanjutnya bisa mendapatkan motivasi untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Perasaan bahagian ini bisa disebarkan untuk orang lain yang ada di sekitar kita. Sejatinya, bahagia bukan selalu berpatokan ketika mendapat hal-hal besar yang kita inginkan, tapi bahagia bisa diciptakan ketika mendapat hal-hal kecil dan sederhana.

Misal contohnya ketika kamu pergi, di jalanan yang kamu lalui dengan motor atau mobilmu tidak ada kendala sedikitpun atau tidak macet, di situlah kamu patut berbahagia dan bersyukur.

Mark Manson (2026) memberikan ulasan yang menarik dalam tema ini. “If your emotions don’t know what is going on, they cannot bring the tools required to fix the situation. Jika emosi Anda tidak mengetahui apa yang sedang terjadi, emosi tersebut tidak dapat memberikan alat yang dibutuhkan untuk memperbaiki situasi” (Mark Manson, 2026). [DW]

Sumber: Ustadz Cahyadi Takariawan dalam tulisannya “Biasa Saja, Bahagia Jangan Dilebih-lebihkan”

Tags: Mengapa Harus Biasa Saja dalam Menyikapi Kebahagiaan?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dua Pekerja jadi Korban Ledakan Galian di Fatmawati

Next Post

Simak Bekal untuk Menjalani Hidup yang Tak Kekal di Sini!

Next Post
Simak Bekal untuk Menjalani Hidup yang Tak Kekal di Sini!

Simak Bekal untuk Menjalani Hidup yang Tak Kekal di Sini!

Kehebatan al-Razi dalam Dunia Kedokteran

Kehebatan al-Razi dalam Dunia Kedokteran

Ketahui Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati

Ketahui Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8610 shares
    Share 3444 Tweet 2153
  • Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11422 shares
    Share 4569 Tweet 2856
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3874 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Cara Membuahkan Pohon Anggur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kajian Akbar Bertema Langkah Baik Bersama Muslim Pro dan Maybank Indonesia Digelar Secara Gratis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4629 shares
    Share 1852 Tweet 1157
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga