PROSES munculnya kerutan, kendur kulit, hingga hilangnya elastisitas dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bekerja jauh sebelum tanda-tanda tersebut terlihat di cermin.
Faktor genetik menjadi salah satu penentu utama. Jika orang tua kita menunjukkan tanda-tanda penuaan yang lebih cepat pada usia tertentu, kemungkinan kita juga.
Namun, faktor keturunan bukanlah vonis yang tidak bisa diubah. Berbagai kebiasaan sehari-hari tetap berperan besar dalam menentukan seberapa cepat proses penuaan terjadi.
Salah satu faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Paparan sinar UV yang terjadi terus-menerus dapat mempercepat kerusakan kolagen dan elastin, dua komponen penting yang menjaga kulit tetap kencang dan kenyal.
Baca juga: 5 Buah yang Bermanfaat untuk Menjaga Kecerahan Kulit Wajah
Ketahui Faktor Munculnya Kerutan di Kulit
Di negara tropis seperti Indonesia, di mana intensitas paparan sinar matahari relatif tinggi sepanjang tahun, efek penuaan akibat sinar UV atau photoaging sering kali terlihat lebih nyata dibandingkan di wilayah dengan paparan sinar matahari yang lebih rendah.
Selain faktor genetik dan sinar matahari, gaya hidup sehari-hari juga memegang peranan penting.
Kebiasaan merokok, kurang tidur, pola makan tinggi gula dan makanan ultra-proses, stres berkepanjangan, hingga minimalnya aktivitas fisik dapat mempercepat proses penuaan melalui peningkatan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.
Sebaliknya, pola hidup sehat dapat membantu menjaga kualitas kulit lebih lama dengan mendukung produksi kolagen alami serta proses regenerasi sel.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Kulit yang muda dan sehat memiliki lapisan kulit yang tebal, serta memiliki tekstur yang kencang, kenyal dan mulus. Namun, seiring bertambahnya usia kolagen yang menopang struktur kulit itu akan berkurang.
Pendekatan modern dalam perawatan kulit kini tidak hanya fokus pada mengatasi kerutan yang sudah muncul, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini yang mendukung regenerasi dan pembentukan kolagen kulit.
Salah satunya dengan injeksi biostimulator terkemuka PLLA-SCA (Poly-L-Lactic Acid Skin Collagen Activator). Yang bekerja menstimulasi kolagen tipe I dan III, sehingga lapisan kulit kembali tebal dan naik.
Perawatan dengan PLLA-SCA berfungsi membangun kembali struktur kulit, menambah volume yang hilang, menyamarkan kerutan, dan mengencangkan wajah secara bertahap. [Din]




