• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 28 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Ikrimah bin Abu Jahal, Dari Penentang Dakwah Menjadi Sahabat Nabi

28/05/2026
in Kisah
Kisah Ikrimah bin Abu Jahal, Dari Penentang Dakwah Menjadi Sahabat Nabi

Sumber: Pixabay

66
SHARES
510
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK ada yang menyangka bahwa Ikrimah bin Abu Jahal, putra dari Abu Jahal yang dikenal sebagai salah satu musuh terbesar Rasulullah SAW, kelak akan menjadi bagian dari generasi terbaik umat Islam.

Abu Jahal adalah tokoh Makkah yang paling bengis. Ia merupakan pemimpin tindakan kemusyrikan nomor 1 sekaligus sosok penyiksa yang dengan ulahnya, Allah uji keimanan kaum mukminin dan ternyata mereka tegar menghadapinya.

Pada masa awal dakwah Islam di Makkah, Ikrimah mengikuti jejak ayahnya dalam menentang ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Sejarah dan Keistimewaan Hajar Aswad

Kisah Ikrimah bin Abu Jahal, Dari Penentang Dakwah Menjadi Sahabat Nabi

Saat usia Ikrimah sudah memasuki kepala 3, sudah sepantasnya dia masuk Islam seperti yang dilakukan para sahabatnya yaitu Sa’ad bin Abi Waqqash dan Mushab bin Umair.

Ikrimah bin Abu Jahal merasa harus menuruti kepemimpinan ayahnya untuk memusuhi Rasulullah, sehingga ia pun sangat membenci Rasulullah.

Ia juga menyiksa para sahabat beliau dengan kejam, ia melakukan penyiksaan kepada kaum muslimin agar ayahnya merasa senang.

Begitu ayahnya menjadi pemimpin perang Badar. ia bersumpah dengan Latta dan Uzza bahwa ia tidak akan kembali ke Makkah sebelum Rasulullah kalah.

Saat Abu Jahal memimpin perang Badar, Ikrimah menjadi pegangannya tempat ia bersandar dan menjadi tangannya di mana ia mengenggam.

Akan tetapi, Latta dan Uzza yang menjadi sesembahan mereka tidak menjawab seruan Abu Jahal karena keduanya tidak bisa mendengar. Akhirnya, Abu Jahal meninggal di Badar dan Ikrimah menyaksikan saat tombak-tombak kaum muslimin mengenai tubuh ayahnya.

Sejak hari di mana ayahnya terbunuh dalam perang Badar, Ikrimah punya pandangan lain terhadap Islam. Ia begitu benci pada Islam atas pembunuhan ayahnya; dan hari ini ia akan membalaskan dendamnya.

Oleh karenanya, Ikrimah dan beberapa orang lainnya yang ayahnya terbunuh di perang Badar menyalakan api permusuhan di dada kaum muslimin. Usaha mereka akhirnya menyulut terjadinya perang Uhud.

Proses masuk Islamnya Ikrimah bin Abu Jahal merupakan salah satu kisah yang menunjukkan betapa luasnya rahmat dan ampunan Allah SWT.

Setelah penaklukan Makkah (Fathu Makkah) pada tahun 8 Hijriah, Rasulullah SAW memberikan jaminan keamanan kepada penduduk Makkah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Namun, ada beberapa orang yang sebelumnya sangat keras memusuhi Islam sehingga dikecualikan dari amnesti umum tersebut. Salah satunya adalah Ikrimah bin Abu Jahal. Mengetahui hal itu, Ikrimah merasa takut dan memutuskan melarikan diri menuju Yaman melalui jalur laut.

istrinya yang bernama Ummu Hakim binti Al-Harits telah lebih dahulu memeluk Islam. Ia kemudian menemui Rasulullah SAW dan memohon agar suaminya diberi jaminan keamanan. Rasulullah menerima permohonan tersebut dan memberikan jaminan keselamatan bagi Ikrimah.

Ummu Hakim kemudian menyusul suaminya dan menyampaikan kabar bahwa Rasulullah SAW telah memberikan ampunan. Mendengar hal itu, Ikrimah kembali ke Makkah dan menemui Nabi Muhammad SAW.

Ketika melihat kedatangannya, Rasulullah menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan tidak mengungkit kesalahan-kesalahan masa lalunya.

Di hadapan Rasulullah SAW, Ikrimah mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan keislamannya. Ia juga menyesali seluruh permusuhan yang pernah dilakukannya terhadap Islam.

Sebagai bentuk penyesalan, Ikrimah berjanji akan mengerahkan seluruh tenaga, harta, dan kemampuannya untuk membela agama Allah sebagaimana dahulu ia gunakan untuk memerangi Islam.

Setelah memeluk Islam, Ikrimah membuktikan kesungguhannya. Ia ikut dalam berbagai peperangan membela kaum Muslimin dan dikenal sebagai prajurit yang pemberani.

Bahkan, pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq, ia turut berjuang dalam perang melawan kaum murtad dan gugur sebagai syuhada dalam Perang Yarmuk menurut banyak riwayat sejarah.

Kisah Ikrimah bin Abu Jahal mengajarkan bahwa tidak ada manusia yang terlalu jauh dari hidayah Allah. Seorang putra dari musuh terbesar Islam pun dapat berubah menjadi sahabat Nabi dan pejuang yang mengorbankan hidupnya demi agama yang dahulu ia pertentangkan. [DW]

Sumber: 65 Kisah Teladan Sahabat Nabi. Dr. Abdurrahman Raf’at al-Basya. Kaunee: 2008.

 

Tags: Kisah Ikrimah bin Abu Jahal Dari Penentang Dakwah Menjadi Sahabat Nabi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rumah Zakat Jakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Lewat Workshop Ecoenzym dan Kompos di Marunda

Next Post

Kisah Inspiratif Zaid Al-Khair, Pemimpin yang Menyerahkan Hatinya kepada Islam

Next Post
Kisah Inspiratif Zaid Al-Khair, Pemimpin yang Menyerahkan Hatinya kepada Islam

Kisah Inspiratif Zaid Al-Khair, Pemimpin yang Menyerahkan Hatinya kepada Islam

Kenali Beberapa Gizi Jeroan Sapi dan Kambing

Kenali Beberapa Gizi Jeroan Sapi dan Kambing

Tips Mendoakan Anak Saat I'tikaf

Persaksian Seorang Mukmin

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    545 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8525 shares
    Share 3410 Tweet 2131
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4363 shares
    Share 1745 Tweet 1091
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • 15 Tahun Menebar Berkah, Yayasan Bunyaanun Marshush Salurkan Qurban di Gunungsari Bogor

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    232 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga