HARI Raya Iduladha menjadi momentum bagi banyak orang mulai mencari berbagai cara untuk mengolah daging sapi atau kambing agar lebih empuk.
Selain menggunakan nanas, daun pepaya, atau teknik perebusan tertentu, ada satu cara tradisional yang cukup sering diperbincangkan di masyarakat, yaitu memanfaatkan biji kurma untuk membantu mengempukkan daging.
Metode ini mungkin terdengar unik karena biji kurma lebih sering dianggap sebagai limbah setelah buahnya dikonsumsi.
Padahal, di beberapa daerah dan komunitas, biji kurma telah lama dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bahan minuman hingga campuran pengolahan makanan. Lalu, benarkah biji kurma dapat membantu membuat daging menjadi lebih empuk?
Baca Juga: Kisah Abdullah bin Jahsy, Pejuang Islam yang Gugur dalam Perang Uhud
Biji Kurma untuk Mengempukkan Daging, Mitos atau Fakta?
Mengenal Kandungan Biji Kurma
Biji kurma merupakan bagian yang menyumbang sekitar 10–15 persen dari berat buah kurma. Meski sering dibuang, penelitian menunjukkan bahwa biji kurma mengandung serat, lemak alami, senyawa fenolik, dan antioksidan dalam jumlah yang cukup tinggi. Penelitian dari Universitas Brawijaya bahkan menyebutkan bahwa biji kurma memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai produk pangan
Mengapa Biji Kurma Dikaitkan dengan Daging Empuk?
Hingga saat ini, belum banyak penelitian ilmiah yang secara khusus membuktikan bahwa biji kurma memiliki enzim pemecah protein seperti bromelain pada nanas atau papain pada pepaya. Namun, dalam praktik kuliner tradisional, biji kurma yang telah dibersihkan dan direbus bersama daging dipercaya dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut.
Sebagian praktisi kuliner berpendapat bahwa proses perebusan yang lama bersama biji kurma dapat membantu mempertahankan kelembapan daging selama pemasakan. Selain itu, senyawa alami yang terdapat pada biji kurma diduga turut memengaruhi tekstur daging meskipun mekanismenya belum terbukti secara ilmiah.
Karena itu, penggunaan biji kurma lebih tepat dianggap sebagai teknik tradisional yang diwariskan secara turun-temurun daripada metode yang sudah teruji secara ilmiah seperti penggunaan nanas atau daun pepaya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Cara Menggunakan Biji Kurma Saat Memasak Daging
Jika ingin mencoba metode ini, langkah-langkahnya cukup sederhana:
- Kumpulkan biji kurma yang sudah dipisahkan dari buahnya.
- Cuci hingga bersih untuk menghilangkan sisa daging buah yang menempel.
- Rebus biji kurma selama beberapa menit.
- Masukkan beberapa biji kurma ke dalam panci saat merebus daging sapi atau kambing.
- Masak hingga daging mencapai tingkat keempukan yang diinginkan.
Beberapa orang juga mengombinasikan metode ini dengan rempah-rempah seperti jahe, serai, atau daun salam untuk mengurangi aroma prengus pada daging kambing.
Biji kurma merupakan bahan alami yang memiliki kandungan serat dan antioksidan cukup tinggi serta berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai produk pangan. Meskipun terdapat tradisi menggunakan biji kurma saat merebus daging agar lebih empuk, hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa biji kurma bekerja sebagai pelunak daging seperti nanas atau pepaya.
Namun demikian, penggunaan biji kurma dalam masakan tetap menarik untuk dicoba sebagai bagian dari kearifan kuliner tradisional. Selama digunakan dengan benar dan dikombinasikan dengan teknik memasak yang tepat, daging yang dihasilkan tetap dapat menjadi hidangan yang lezat dan nikmat untuk dinikmati bersama keluarga. [DW]





