WARNA outfit yang paling cocok untuk pemilik warm undertone. Salah satu jenis warna kulit (undertone) yang paling umum dimiliki orang Indonesia adalah warm undertone, yaitu rona dasar kulit yang cenderung memiliki nuansa kuning, keemasan, peach, atau olive hangat.
Cara paling mudah mengetahuinya adalah dengan melihat warna pembuluh darah di bagian dalam pergelangan tangan.
Jika warnanya cenderung kehijauan, kemungkinan besar kamu memiliki warm undertone. Memilih warna pakaian yang tepat untuk warm undertone bukan sekadar soal mengikuti tren.
Warna yang sesuai dapat membuat wajah terlihat lebih cerah, sehat, segar, bahkan memberikan efek glowing alami tanpa perlu makeup berlebihan.
Baca juga: Rekomendasi Warna Hijab untuk Baju Abu-Abu
Warna Outfit yang Cocok untuk Pemiliki Warna Kulit Warm Undertone
Empat warna outfit yang cocok untuk pemilik warm undertone:
Ivory
Banyak orang mengira semua warna putih cocok untuk semua undertone. Padahal, pemilik warm undertone sebaiknya menghindari putih yang terlalu terang atau kebiruan seperti pure white.
Sebagai gantinya, pilihlah ivory. Warna ini memiliki sentuhan kuning lembut yang lebih harmonis dengan warna kulit hangat.
Hasilnya, wajah terlihat lebih lembut, glowing, dan tidak tampak pucat. Ivory sangat fleksibel dan mudah dipadukan dengan banyak warna.
Warna ini cocok dijadikan investasi fashion karena sangat mudah dipadukan. Kamu bisa mengenakan blouse ivory dengan celana tobacco untuk kesan sophisticated, atau memilih dress ivory dengan aksesori emas untuk tampilan elegan.
Tobacco
Jika kamu mencari warna aman namun tetap flattering, tobacco adalah jawabannya. Tobacco merupakan warna cokelat kemerahan dengan nuansa hangat yang sangat cocok untuk warm undertone.
Digambarkan warna ini sebagai warna yang kaya dimensi. Keunggulan warna ini terletak pada fleksibilitasnya.
Hangat dan nyaman dipandang, tobacco memperkaya serta meningkatkan tampilan basic sehari-hari. Tobacco cocok untuk coat, blazer, tas, rok, hingga sepatu. Warna ini memberi kesan dewasa, classy, dan mahal tanpa harus terlihat berlebihan.
Selain itu, warna ini sangat mudah dipadukan dengan warna lain seperti ivory, mustard, olive, hingga turquoise.
Memilih warna bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menemukan palet yang paling mampu menonjolkan kecantikan alami diri sendiri.
Turquoise
Jika ingin tampil standout tanpa terlihat berlebihan, turquoise bisa menjadi pilihan terbaik. Perpaduan warna biru kehijauan ini punya kemampuan unik untuk menonjolkan rona hangat alami pada kulit.
Saat dikenakan, warna ini menciptakan kontras yang membuat wajah tampak lebih hidup dan cerah. Turquoise melengkapi warna kulit hangat dan membuat pemakainya terlihat sehat serta bercahaya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Turquoise sangat efektif memberi efek kulit yang sehat dan bercahaya. Dalam keseharian, turquoise bisa diaplikasikan lewat blouse, dress, sweater, atau bahkan outerwear statement.
Untuk tampilan kasual yang chic, warna ini bisa dipadukan dengan cokelat tua atau burnt orange. Sedangkan untuk kesan lebih clean dan modern, turquoise cocok dipadukan dengan ivory atau beige. Warna ini sangat ideal dikenakan saat siang hari karena mampu memantulkan kesan fresh secara alami.
Hijau hangat
Hijau menjadi salah satu warna yang sangat ramah untuk warm undertone, asalkan memilih shade yang tepat.
Pemilik warm undertone perlu menyesuaikan intensitas hijau dengan karakter warna kulit mereka. Jika warna kulitmu hangat dan cenderung lembut, pilih pea green atau olive muda.
Sementara untuk warm undertone yang lebih cerah, spring green bisa menjadi pilihan yang lebih cocok. Hijau bekerja sangat baik karena selaras dengan unsur keemasan alami pada kulit.
Warna ini memberi efek kulit terlihat lebih fresh, sehat, dan tidak kusam. Untuk tampilan sehari-hari, olive green sangat cocok untuk jaket, celana cargo, atau knit top. Sedangkan spring green lebih pas untuk dress atau blouse yang ingin memberi kesan playful. [Din]



