• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 16 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Arti Rupiah Terus Anjlok terhadap Dolar

15/05/2026
in Berita
Arti Rupiah Terus Anjlok terhadap Dolar

Ilustrasi, foto: antaranews.com

67
SHARES
519
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Nilai rupiah terus anjlok terhadap dolar Amerika. Hari ini saja, nilai 1 dolar AS sudah lebih dari 17.500 rupiah.

Nilai dolar AS terus melonjak terhadap rupiah. Hingga hari Jumat (15/4), nilainya sudah mencapai 17.600 rupiah.

Kenaikan dolar AS itu memang juga terjadi di negara-negara sekawasan, seperti terhadap dolar Singapura, ringgit Malaysia, Baht Thailand, dan lainnya. Namun, yang terjadi terhadap rupiah begitu stabil: terus mengalami kenaikan.

Apa artinya?

Jumlah Utang Naik dengan Kurs Dolar

Tanpa menambah utang apa pun, nilai utang Indonesia akan terus mengalami kenaikan seiring dengan naiknya nilai dolar AS terhadap rupiah.

Hal ini karena utang luar negeri dalam bentuk mata uang dolar AS, sementara pemasukan seperti pajak dalam bentuk rupiah.

Jadi, jika nilai dolar AS terus naik, maka jumlah utang Indonesia akan terus naik sesuai dengan prosentase kenaikannya. Begitu pun sebaliknya jika turun.

Harga Barang Impor akan Melonjak

Nilai impor Indonesia tergolong besar. Sepanjang tahun 2025 lalu, nilainya mencapai 241 miliar dolar AS lebih. Dan repotnya, dari tahun ke tahun, nilai impor terus naik.

Barang-barang impor itu antara lain, BBM, gas LPG, mesin dan elektronik, bahkan produk pangan seperti gula, kedelai, dan gandum.

Jika barang-barang tersebut dijual secara subsidi oleh pemerintah, maka besaran subsidi tersebut akan terus melonjak seiring dengan kenaikan dolar. Dan subsidi itu dibiayai oleh anggaran negara.

Selain itu, produk-produk impor yang tidak disubsidi pemerintah, maka akan mengalami kenaikan harga jual. Dan hal ini akan menggerus daya beli rakyat.

Peningkatan Subsidi akan Mengurangi Alokasi Anggaran Lain

Jangan bayangkan subsidi negara berasal dari sumbangan Bank Dunia atau lainnya. Subsidi diambil dari anggaran yang ada. Itu artinya, akan berdampak pada pengurangan anggaran untuk hal lain.

Mungkin akan diambil dari dana kesehatan, dana pendidikan, dan dana-dana anggaran lainnya. Pengurangan ini tentu akan berdampak pada alokasi yang seharusnya. Setidaknya, akan terjadi penundaan pembayaran.

Mengurangi Daya Saing Negara

Penurunan nilai mata uang negara akan menambah biaya operasional produk jika bahannya dibeli dengan dolar. Misalnya mesin, produk elektronik, dan lainnya. Karena komponen utamanya dengan dolar, maka nilai jualnya akan mahal.

Nilai investasi dari luar akan menurun. Dampaknya, akan banyak PHK seiring hengkangnya perusahaan asing ke luar negeri karena produknya tidak laku di Indonesia.

Kerawanan Sosial di Masyarakat

Seiring dengan tanda-tanda ekonomi negara yang memburuk: banyaknya pengangguran, daya beli turun, bangkrutnya perusahaan; maka akan memunculkan banyak kerawanan sosial.

Kerawanan itu antara lain terjadinya peningkatan kriminalitas, hingga kemarahan publik yang berdampak pada kerusuhan dan lainnya. Hal ini akan kembali memberikan dampak buruk pada kinerja ekonomi negara.

Kesenjangan Ekonomi Rakyat yang Kian Melebar

Orang-orang kaya biasanya akan berinvestasi di sektor yang aman dan menguntungkan. Misalnya, deposito dolar, investasi ke luar negeri, dan lainnya.

Untuk mereka, kenaikan dolar terhadap rupiah akan meningkatkan nilai kekayaan mereka di dalam negeri. Hal ini karena mereka membelanjakan uangnya dalam bentuk rupiah, sementara pemasukan mereka dalam bentuk dolar.

Di sisi lain, rakyat yang tidak ‘bersentuhan’ dengan dolar, akan kian terpuruk karena inflasi, phk, dan daya beli. Hal ini akan menggerus tingkat ekonomi mereka, dari yang sebelumnya menengah menjadi bawah.

Suatu saat, jika hal ini terus berlanjut, tingkat ekonomi rakyat akan hanya ada dua: atas dan bawah. Tingkat menengahnya turun ke tingkat bawah. Dan hal ini akan berakibat fatal terhadap politik, keamanan, dan ekonomi negara. Semoga ini tidak terjadi [Mh]

 

 

 

 

Tags: Arti Rupiah Terus Anjlok terhadap Dolar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Marah, untukmu Surga

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8409 shares
    Share 3364 Tweet 2102
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11334 shares
    Share 4534 Tweet 2834
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5118 shares
    Share 2047 Tweet 1280
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3791 shares
    Share 1516 Tweet 948
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2127 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Arti Rupiah Terus Anjlok terhadap Dolar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ular dan Penampakan Jin

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2251 shares
    Share 900 Tweet 563
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga