MENGASUH anak laki-laki di era modern menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang tua.
Perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi digital, tekanan ekonomi, hingga menurunnya kualitas interaksi keluarga membuat proses pengasuhan semakin kompleks.
Anak-anak tumbuh di lingkungan yang penuh distraksi, sementara orang tua sering kali harus membagi fokus antara pekerjaan, tanggung jawab rumah tangga, dan kebutuhan emosional keluarga.
Praktisi parenting Islam, Bendri Jaisyurrahman, menekankan bahwa pengasuhan tidak dimulai dari usaha mengubah anak, melainkan dari kesediaan orang tua untuk memperbaiki diri terlebih dahulu.
Anak cenderung belajar melalui contoh yang mereka lihat setiap hari. Cara orang tua berbicara, mengelola emosi, dan memperlakukan orang lain akan membentuk pola perilaku anak secara perlahan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang hangat dengan anak laki-laki sejak dini.
Anak yang merasa aman, dihargai, dan dekat dengan orang tuanya cenderung memiliki fondasi emosional yang lebih kuat.
Sebaliknya, ketika anak kehilangan rasa hormat atau kedekatan dengan keluarga, mereka lebih mudah mencari penerimaan di luar rumah tanpa pertimbangan yang matang.
Dalam praktik pengasuhan, orang tua tidak dituntut menjadi sosok yang sempurna.
Mengasuh Anak Laki-Laki di Tengah Tantangan Akhir Zaman, Begini Kata Praktisi Parenting Islam
Baca juga: Dalil Tentang Khilafah Palsu di Akhir Zaman
Yang lebih penting adalah menjadi orang tua yang terus belajar, mampu mengelola emosi, dan memahami kebutuhan anak sesuai zamannya.
Kemampuan berkomunikasi juga menjadi hal penting, terutama dalam menyampaikan nasihat tanpa merendahkan atau melukai perasaan anak.
Selain itu, perkembangan anak perlu didukung secara menyeluruh, mulai dari aspek spiritual, emosional, intelektual, fisik, hingga sosial.
Pendekatan yang seimbang membantu anak tumbuh lebih percaya diri dan memiliki arah hidup yang jelas.
Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, pengasuhan yang penuh kesadaran, keteladanan, dan komunikasi yang sehat menjadi bekal penting agar anak laki-laki dapat tumbuh dengan karakter yang kuat sekaligus tetap dekat dengan keluarganya.[Sdz]




