JEMAAH Indonesia akan mendapatkan fasilitas layanan bus shalawat yang akan mengantarkan mereka ke Masjidil Haram selama berada di Makkah, Arab Saudi. Layanan ini dioperasikan selama 24 jam bagi jemaah.
Kebijakan penyediaan bus shalawat merupakan aturan dari otoritas Arab Saudi dan kebijakan pemerintah Indonesia. Tahun ini operasional bus shalawat akan dilayani enam syarikah.
Dikutip dari berbagai sumber, Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi 2026, Syaiful Rahman mengungkapkan, negara pengirim jemaah haji dengan lokasi hotel berjarak sekurang-kurangnya 2.000 meter wajib menyediakan transportasi antar jemput dari tempat akomodasi menuju Masjidil Haram.
Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Mulai Berangkat 2026 dengan Layanan Terintegrasi Makkah Route
Bus Shalawat akan Mengantar Jemaah Indonesia selama di Masjidil Haram
Namun pemerintah Indonesia memberikan kebijakan seluruh jemaah di Kota Mekah dapat mengakses layanan ini tanpa terikat pada aturan jarak.
Bus ini beroperasi di lima wilayah pemondokan jemaah haji Indonesia yakni Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, serta Aziziyah.
“Walaupun jaraknya (hotel) kurang dari 2.000 meter tetap diberikan (layanan),” ujarnya.
Jemaah haji, lanjut Syaiful, akan diantarkan ke Masjidil Haram melalui tiga terminal. Jemaah haji yang tinggal di wilayah Misfalah akan diantarkan melalui terminal Ajyad.
Kemudian jemaah haji yang tinggal di wilayah Jarwal dan Aziziah akan diantarkan melalui terminal Jabal Ka’bah. Selanjutnya, jemaah haji yang tinggal di wilayah Syisyah dan Raudhah akan diantarkan melalui terminal Syib Amir.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Setiap bus akan dilengkapi stiker warna sesuai rute. Stiker hijau untuk bus shalawat yang melayani wilayah Syisyah 1 – terminal Syib Amir.
Kemudian, stiker biru untuk bus shalawat yang melayani wilayah Syisyah 2 – terminal Syib Amir. Stiker pink untuk bus shalawat yang melayani wilayah Raudhah – terminal Syib Amir.
Stiker oranye untuk bus shalawat yang melayani wilayah Jarwal – terminal Jabal Ka’bah. Lalu, stiker kuning untuk bus shalawat yang melayani wilayah Aziziah – terminal Jabal Ka’bah. Sedangkan stiker ungu untuk bus shalawat yang melayani wilayah Misfalah – terminal Ajyad. [Din]





