ASOSIASI Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) menghimbau seluruh anggota Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) untuk memprioritakan keamanan jemaah umroh apabila terjadi perubahan dalam perjalanan.
Perubahan yang dimaksud termasuk perubahan jadwal, penundaan (delay) penerbangan, pengalihan rute, maupun pembatalan penerbangan, agar jemaah dapat memahami situasi yang terjadi.
Pemberitahuan ini dikeluarkan menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah akibat Amerika-Israel menyerang Iran.
Kalau sampai menunda (pelaksanaan umroh), tidak juga, tapi menyesuaikan dengan kondisi, tentu penerbangan mesti sudah berkoordinasi dengan negara Saudi dan keamanan perjalanannya.
Baca juga: Iran Mulai Proses Pemilihan Pemimpin Tertinggi untuk Gantikan Ali Khamenei yang Gugur
AMPHURI Imbau Penyelenggara Umroh Prioritaskan Keamanan Jemaah Umroh
Selama penerbangan masih menyanggupi untuk berangkat (membawa jemaah Umroh), maka tetap akan diberangkatkan, khususnya pesawat yang melayani penerbangan langsung.
Sebagaimana yang diketahui, situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kini berdampak pada pembatalan, penjadwalan ulang, maupun perubahan rute penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut.
Akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, berpotensi mempengaruhi operasional penerbangan jemaah Umroh dari Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan, AMPHURI juga mengimbau anggota Penyelenggara Umroh untuk melakukan komunikasi intensif dengan pihak maskapai penerbangan. Supaya, bisa memperoleh informasi terkini terkait status penerbangan jemaah sebelum keberangkatan ke bandara.
Tidak hanya itu, AMPHURI mengimbau Penyelenggara Umroh untuk memastikan pelayanan dan kenyamanan jemaah tetap terjaga.
Termasuk, penyediaan akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, serta pendampingan selama masa penundaan penerbangan baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
AMPHURI juga mengimbau Penyelenggara Umroh untuk menyiapkan langkah mitigasi dan rencana kontinjensi (contingency plan) apabila terjadi penundaan berkepanjangan, atau perubahan operasional penerbangan yang berdampak pada jadwal perjalanan jemaah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pihak penyelenggara juga diminta memberikan pendampingan maksimal kepada jemaah. Termasuk menjaga ketenangan dan memberikan penjelasan yang baik agar jemaah tetap merasa aman dan nyaman.
Selain itu, penting pula menjaga perkembangan situasi internasional, dan kebijakan penerbangan secara berkala melalui maskapai, otoritas bandara, dan pemerintah.
Serta, mengutamakan keselamatan dan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional perjalanan.
AMPHURI juga berharap seluruh anggota AMPHURI dapat mengambil langkah-langkah antisipatif, dan responsif demi menjaga kualitas pelayanan serta keamanan jemaah umroh Indonesia. [Din]


