PEMBERIAN Makanan Pendamping ASI (MPASI) menjadi fase penting dalam tumbuh kembang bayi.
Seperti yang dikutip dari buku Mommyclopedia Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun yang ditulis oleh dr. Meta Hanindita, Sp.A., pentingnya pemilihan jenis dan tekstur makanan yang sesuai dengan usia guna mendukung pertumbuhan sekaligus mencegah risiko kesehatan.
Pertama, madu tidak dianjurkan untuk bayi berusia di bawah satu tahun. Konsumsi madu pada usia tersebut berisiko menyebabkan botulisme infantil, yakni keracunan serius akibat bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyerang sistem saraf bayi.
Kedua, gula dan garam pada dasarnya boleh diperkenalkan dalam jumlah sangat terbatas. Penambahan dilakukan sekadar untuk memperkaya rasa, bukan sebagai bahan utama.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Asupan dapat berasal dari bahan makanan yang secara alami mengandung gula atau garam, seperti mentega asin, dengan tetap memperhatikan batas aman konsumsi.
Ketiga, makanan bertekstur tetap dapat diberikan meski bayi belum tumbuh gigi. Pertumbuhan gigi bukan indikator kesiapan menerima makanan padat. Justru, variasi tekstur membantu melatih kemampuan oromotor dan merangsang perkembangan bicara.
Keempat, telur dapat diperkenalkan sebelum usia satu tahun. Sejumlah penelitian menunjukkan tidak ada bukti kuat bahwa menunda pemberian telur hingga lewat satu tahun dapat mencegah alergi. Namun, telur harus dimasak hingga matang sempurna untuk mencegah infeksi salmonella.
Delapan Fakta Penting Seputar MPASI untuk Bayi di Bawah Satu Tahun
Baca juga: Mengenal Oral Thrust Pada Bayi
Kelima, makanan padat pertama yang umum direkomendasikan adalah berbahan dasar beras karena bersifat hipoalergenik. Sementara itu, gandum atau campuran sereal lain biasanya diperkenalkan setelah usia delapan bulan guna mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Keenam, makanan baru dapat ditawarkan berulang kali hingga 10–15 kali. Jika bayi menolak pada percobaan awal, orang tua disarankan tetap mencoba kembali sebelum menyimpulkan bayi tidak menyukai makanan tersebut.
Terakhir, susu sapi tidak dianjurkan sebagai minuman utama sebelum usia satu tahun karena kandungan elektrolitnya yang tinggi dapat membebani ginjal bayi yang belum matang sepenuhnya.[Sdz]





